DPD GMNI NTB dan BEMNUS Bali-Nusra Gelar Nobar Film Dokumenter, Soroti Krisis Lingkungan dan Ancaman terhadap Masyarakat Adat

REDAKSI NTB

- Redaksi

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:50 WIB

507 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram, oposisinews86.com, (8 Mei 2026),– Di tengah meningkatnya ancaman kerusakan lingkungan dan terkikisnya budaya masyarakat adat, Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia bersama BEM Nusantara menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) dan diskusi publik film dokumenter di Nonasuka Kopitiam, Kota Mataram, pada 4 dan 7 Mei 2026.

Kegiatan yang diikuti ratusan aktivis dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Mataram ini menjadi ruang refleksi sekaligus diskusi kritis terkait persoalan lingkungan, masyarakat adat, dan dampak pembangunan terhadap kehidupan sosial masyarakat.

Pada hari pertama, peserta diajak menyaksikan film dokumenter berjudul Menolak Punah, yang mengisahkan perjuangan tiga komunitas adat di Indonesia dalam mempertahankan budaya dan identitas mereka dari ancaman modernisasi.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara di hari kedua, film dokumenter Pesta Babi diputar. Film ini menggambarkan perjuangan masyarakat adat Papua Selatan menghadapi proyek strategis nasional yang dinilai berpotensi merusak lingkungan sekaligus mengancam akar budaya masyarakat setempat.

Baca Juga :  Antisipasi Gangguan, Koramil 1607-08 Aktif Pantau Titik Strategis

Antusiasme mahasiswa terlihat tinggi. Selain memenuhi lokasi nobar, para peserta juga aktif menyampaikan pandangan, kritik, dan usulan saat sesi diskusi publik yang digelar usai pemutaran film.

Ketua DPD GMNI NTB, Sulhamran, mengatakan kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk kepedulian generasi muda terhadap situasi sosial dan lingkungan yang tengah dihadapi masyarakat, termasuk di NTB.

“Sebagai generasi muda, kami ingin melakukan sesuatu yang berdampak positif bagi masyarakat dan daerah dalam jangka panjang. Nobar dan diskusi ini menjadi salah satu cara untuk membangun kesadaran bersama dalam menjaga harkat masyarakat, budaya, dan lingkungan hidup,” ujarnya usai kegiatan, Kamis (07/05/2026).

Menurutnya, diskusi publik sengaja dirangkaikan dengan pemutaran film agar mahasiswa tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga mampu berpikir kritis terhadap berbagai persoalan yang terjadi di sekitar mereka.

Baca Juga :  ‎Lingkungan Lebih Tertib, Babinsa Rhee Beru Aktif Kawal Penertiban Lapak

Untuk memperkaya pembahasan, panitia menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang, mulai dari aktivis lingkungan hidup, pegiat masyarakat adat, hingga Direktur Climota Rangers NTB.

“Kami berharap kegiatan ini melahirkan ide-ide baru dan mendorong kesadaran mahasiswa untuk ikut menjaga kelestarian budaya, adat istiadat, serta ekosistem lingkungan,” tambah Sulhamran.

Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan oleh generasi muda NTB sebagai bentuk perlawanan terhadap berbagai kebijakan atau praktik yang dinilai dapat merusak lingkungan dan tatanan sosial masyarakat.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa film dokumenter tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga dapat menjadi media edukasi dan gerakan sosial untuk membangun kesadaran kolektif terhadap isu-isu kemanusiaan dan lingkungan hidup. (*)

Berita Terkait

Sinergi TNI dan Warga, Patroli Koramil Moyo Hulu Perkuat Keamanan Lingkungan
‎Sinergi TNI dan Pemerintah Desa Wujudkan Percepatan Pembangunan KDKMP
Personel Koramil 1607-03/Ropang Hadiri Rapat Pleno Penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) Desa Aimual
Bapas Sumbawa Deklarasi Zero HP Ilegal, Narkoba dan Penipuan Bersama TNI-Polri
Pendapatan RSUD Sumbawa Naik Tajam, Kepercayaan Masyarakat Disebut Mulai Pulih
Ciptakan Situasi Aman, Koramil 1607-03/Ropang Intensifkan Pengawasan Wilayah
Ciptakan Situasi Kondusif, Koramil 1607-04/Alas Aktif Patroli Wilayah
Patroli Koramil 1607-09/Utan Hadirkan Rasa Aman bagi Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:19 WIB

Hardiknas di SMAN 1 Meurah Mulia: Pendidikan Tak Lagi Sekadar Seremoni, Kreativitas Siswa Meledak di Panggung Bakat

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:14 WIB

Cot Girek Membara: Buruh PTPN IV Tagih Nyali Pemerintah dan Aparat

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:14 WIB

Seragam Rp120 Ribu di Balik Dalih “Ikhlas”: Jadup Tanjong Geulumpang Diselimuti Tanda Tanya

Senin, 4 Mei 2026 - 22:31 WIB

Dua Kali Diperpanjang, Kursi Pucuk Perseroda Aceh Utara Tetap Sepi—Alarm Krisis Kepercayaan?

Senin, 4 Mei 2026 - 22:04 WIB

Warga Gampong Tanjong Glumpang Bantah Isu Dugaan Pungli Dana Jadup

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:34 WIB

Jadup Dipalak: Bantuan Bencana Berubah Jadi “Upeti” di Baktiya

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:33 WIB

Hardiknas Tanpa Basa-basi: Dua Sekolah di Geureudong Pase Tinggalkan Seremoni Kosong, Pilih Makna

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:16 WIB

Kepala Biro UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Ucapkan Selamat atas Wisuda H. Mashudi, S.H., M.Sos

Berita Terbaru

KARIMUN KEPRI

Gempar Akan  Hadir Di  Kabupaten Karimun

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:35 WIB