Edi Saputra Putra Kluet Raya,Siap Ukir Mimpi di Panggung Dangdut Nasional

KHAIRUL MIZA

- Redaksi

Senin, 13 April 2026 - 13:22 WIB

50381 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Selatan| Oposisi News 86 — Senin(13/4/2026) Semangat pantang menyerah ditunjukkan oleh Edi Saputra (23), seorang pemuda asal Krueng Batu kecamatan Kluet Utara, Kabupaten Aceh Selatan yang terus berjuang menggapai cita-citanya menjadi penyanyi dangdut profesional.

Dengan tekad kuat dan doa yang tak pernah putus, Edi kini bersiap melangkah ke tahap penting dalam perjalanannya di dunia tarik suara.

Setelah mengikuti tahapan audisi secara online, Edi dijadwalkan bertolak ke Kota Medan dalam waktu dekat, tepatnya pada 19 April 2026 untuk mengikuti seleksi lanjutan secara offline.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia berharap kesempatan ini menjadi pintu pembuka menuju panggung yang lebih besar sekaligus membawa nama baik daerah asalnya.

“Insya Allah tanggal 19 april ini saya akan mengikuti audisi secara offline di medan. Saya mengharapkandoa dari keluarga dan semuanya agar bisa memberikan penampilan terbaik,” ujar Edi dengan penuh harap.

Baca Juga :  KIP Aceh Selatan Laksanakan Rapat Pleno Hasil Perhitungan Perolehan Suara Pemilu 2024 Tingkat Kabupaten Aceh Selatan

Perjalanan hidup Edi bukanlah kisah yang mudah. Lahir di Pulo Kambing pada 11 Juli 2002, ia telah merasakan pahitnya kehilangan seorang ayah sejak usia dini. Menjadi yatim di usia satu tahun, Edi dibesarkan oleh kakek dan neneknya dengan penuh kasih sayang.

Namun takdir kembali menguji keyakinannya. Sang kakek yang selama ini menjadi sosok penyemangat utama telah lebih dulu berpulang. Kini, Edi tinggal bersama neneknya di Krueng Batu, melanjutkan perjuangan hidup dengan membawa harapan dan mimpi yang diwariskan oleh orang yang dicintainya.

“Dulu kakek sangat ingin melihat saya jadi penyanyi. Beliau selalu mendukung saya, bahkan sampai menangis. Tapi Allah lebih dulu memanggilnya,” tutur Edi dengan suara bergetar.

Langkah Edi di dunia musik bukan tanpa rintangan. Ia pernah mencoba peruntungan dalam ajang Liga Dangdut Indonesia (LIDA) tahun 2021, namun harus terhenti di tengah jalan. Meski begitu, kegagalan tersebut tidak membuatnya surut.

Baca Juga :  intimidasi dan Kuras Harta Lansia, Remaja 17 tahun di Amankan Satreskrim Polres Aceh Selatan

Dengan keterbatasan, bahkan tanpa dukungan sponsor, Edi tetap berjuang secara mandiri. Baginya, kegagalan adalah bagian dari proses menuju keberhasilan.

“Tanpa sponsor, saya tetap mencoba. Kegagalan bukan alasan untuk berhenti, tapi motivasi untuk bangkit dan lebih baik,” tegasnya.

Sebagai anak tunggal, Edi memikul tanggung jawab besar untuk membahagiakan neneknya serta mengangkat nama Aceh Selatan ke tingkat yang lebih tinggi. Ia pun kembali menegaskan komitmennya untuk terus berjuang dan tidak menyerah pada keadaan.

“Bismillah, saya ingin mewujudkan mimpi menjadi penyanyi dangdut dan membanggakan keluarga dan daerah biaya Aceh Selatan. Saya akan terus berusaha,” pungkasnya.

Perjuangan Edi Saputra menjadi potret nyata bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan kerja keras, doa, dan keyakinan, harapan itu tetap hidup dan terus menyala. [Khairul Miza]

Berita Terkait

H. Baital Mukadis dan Dandim Tinjau Rencana Pembangunan Jembatan Bailey di Jalur Buluh Suma
Tgk. Muhibbut Thibri: Zakat Mampu Wujudkan Keadilan Sosial di Tengah Masyarakat
Baitul Mal Luncurkan 7 Inovasi Baru, Permudah Akses Untuk Rakyat
Kapolres Aceh Selatan Raih Peringkat Pertama IKPA Triwulan 1
Plt Sekda Pastikan Pengadaan Tender Sesuai Prosedur Yang Berlaku
Gerakan Tanam Serentak Seindonesia, BPP Pasie Raja Menggema
Padusi Tapa: Ketangguhan Seorang Istri Prajurit Mengolah Tradisi Menjadi Kekuatan Ekonomi
SPBU Nelayan Milik KNTI Aceh Selatan diresmikan 2 kementerian

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 06:05 WIB

Akhirnya Setelah 1,5 Tahun Rusak,Jembatan Junjung Tulungagung Segera Di Perbaiki.

Kamis, 11 Juni 2026 - 05:59 WIB

Akibat Sarpras Dan Supplier 18 SPPG di Tulungagung Dihentikan Operasi, BGN Ungkap Permasalahan.

Senin, 1 Juni 2026 - 20:21 WIB

PPPK Paruh Waktu Menjerit, Gaji Rp300 Ribu Sebulan Jadi Sorotan DPRD Tulungagung

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:15 WIB

Vonis SKTM RSUD dr. Iskak: Ketika Surat Orang Miskin Diduga Dijadikan Ladang Bancakan

Senin, 11 Mei 2026 - 22:19 WIB

Bersih Desa Picisan, Wujud Syukur dan Kekompakan Masyarakat

Selasa, 5 Mei 2026 - 01:31 WIB

Tri Hariadi Dilantik sebagai Pj Sekda, Menjaga Kontinuitas dan Stabilitas Tata Kelola Pemerintahan Tulungagung

Jumat, 24 April 2026 - 11:25 WIB

Plt. Bupati Tulungagung Segera Definitifkan Jabatan Kosong Kepsek

Kamis, 23 April 2026 - 22:18 WIB

Workshop Pantomim di Tulungagung Dorong Kreativitas dan Kepercayaan Diri Siswa

Berita Terbaru