Irigasi Leubok Guha Dipulihkan, Geureudong Pase Menata Ulang Harapan Pascabanjir

SIWAH RIMBA

- Redaksi

Minggu, 15 Februari 2026 - 20:48 WIB

50121 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara – Banjir bandang yang menerjang hampir seluruh kecamatan di Aceh Utara pada penghujung November lalu meninggalkan kerusakan yang luas dan dalam. Jaringan jalan tergerus, fasilitas publik lumpuh, dan aktivitas pemerintahan sempat tersendat. Di banyak titik, denyut ekonomi warga praktis terhenti.

Di Kecamatan Geureudong Pase, pukulan paling telak datang dari rusaknya saluran irigasi Leubok Guha. Struktur yang menjadi tumpuan pengairan persawahan di empat desa itu tak mampu menahan derasnya arus bah. Ketika konstruksi tersebut ambruk, yang terancam bukan hanya musim tanam, melainkan keberlangsungan hidup ratusan keluarga petani di kawasan agraris itu.

Baca Juga :  SMPN 1 Geureudong Pase, Gelar Acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Merespons laporan masyarakat, Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil—Ayah Wa—memerintahkan percepatan penanganan melalui normalisasi saluran. Langkah itu diprioritaskan mengingat fungsi vital Leubok Guha sebagai penopang produksi pangan dan sumber nafkah warga.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Camat Geureudong Pase, Mardani, S.Sos., MSM, menyebut intervensi tersebut sebagai keputusan strategis di tengah situasi darurat. “Tanpa pengairan, petani tidak dapat memulai musim tanam. Perbaikan ini membuka ruang bagi warga untuk kembali produktif,” ujarnya.

Nada serupa disampaikan Ketua Forum Geusyik Geureudong Pase, Muksin. Ia menilai kehadiran pemerintah daerah pada fase krusial pascabencana memberi suntikan optimisme. “Pengerjaan sudah berlangsung. Dalam waktu dekat, sawah kembali teraliri. Itu artinya harapan mulai tumbuh,” katanya.

Baca Juga :  Sejumlah Warga Desa Asan AB Kecamatan Lhoksukon Pertanyakan Proyek Siluman Tanpa Papan Informasi

Tokoh masyarakat setempat, Abdisyah, menambahkan bahwa perhatian pemerintah menjadi penegas bahwa warga tidak dibiarkan menghadapi dampak bencana sendirian. Ia berharap pemulihan infrastruktur dasar ini menjadi pintu masuk bagi kebangkitan ekonomi yang lebih luas di Aceh Utara.

Di tengah pekerjaan rumah rekonstruksi yang masih panjang, mengalirnya kembali air ke petak-petak sawah menjadi simbol penting: pemulihan tidak selalu dimulai dari proyek besar, melainkan dari memastikan kebutuhan paling mendasar masyarakat terpenuhi. Dari sana, kehidupan perlahan disusun ulang. [SR]

Berita Terkait

Dapur MBG Rampung, Siswa Geureudong Pase Masih Menanti: Program Gizi Tertahan Tanpa Kepastian
Selamat Milad Samudra Pasai 800
SDN 6 Syamtalira Bayu Hidupkan Tradisi Jumat Religius, Siswa Dilatih Berani dan Berakhlak
Hardiknas di SMAN 1 Meurah Mulia: Pendidikan Tak Lagi Sekadar Seremoni, Kreativitas Siswa Meledak di Panggung Bakat
Cot Girek Membara: Buruh PTPN IV Tagih Nyali Pemerintah dan Aparat
Seragam Rp120 Ribu di Balik Dalih “Ikhlas”: Jadup Tanjong Geulumpang Diselimuti Tanda Tanya
Dua Kali Diperpanjang, Kursi Pucuk Perseroda Aceh Utara Tetap Sepi—Alarm Krisis Kepercayaan?
Warga Gampong Tanjong Glumpang Bantah Isu Dugaan Pungli Dana Jadup

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:30 WIB

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Patroli TNI Perkuat Keamanan Wilayah Plampang dan Sekitarnya

Minggu, 1 November 2026 - 20:24 WIB

Cegah Konflik Meluas Pascakekerasan, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Perangkat Desa Turun Tangan Mediasi Warga

Minggu, 1 November 2026 - 20:16 WIB

Dari Kebersihan Selokan hingga Kelestarian Hutan, Babinsa Kodim Sumbawa Ajak Warga Jaga Alam

Minggu, 1 November 2026 - 01:38 WIB

Deteksi Dini dan Pencegahan Gangguan Keamanan, Tiga Satuan TNI Gelar Patroli Malam di Wilayah Sumbawa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Patroli Malam Jadi Komitmen Koramil Utan dalam Menjaga Stabilitas Wilayah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Unit Intel Kodim 1607/sumbawa Dan BNNP NTB Gerebek Dugaan Peredaran Sabu, Sepasang Kekasih Diciduk Dengan Barang Bukti 107,53 Gram!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Meriahkan Turnamen Sepak Bola Mini di Moyo Luar, Peltu Andri Mohar Tunjukkan Dukungan TNI terhadap Olahraga Masyarakat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Sinergi TNI dan Masyarakat Jadi Fondasi Pencegahan Narkoba di Wilayah Alas

Berita Terbaru