Penyelidikan Setengah Ton Ganja Kering Mengarah pada Penemuan Ladang Seluas 25 Hektar di Gayo Lues

REDAKSI

- Redaksi

Senin, 4 Agustus 2025 - 12:05 WIB

50390 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues – Kisah berani para penegak hukum di Provinsi Aceh terukir kembali saat tim gabungan yang terdiri dari Ditresnarkoba Polda Aceh dan Polres Gayo Lues berhasil menemukan dan memusnahkan ladang ganja seluas 25 hektar.

Penemuan ini bukan sekadar keberuntungan, melainkan hasil kerja keras dan sinergi yang dimulai dari sebuah informasi kecil dari masyarakat.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Semuanya bermula pada 24 Juli 2025, ketika laporan masyarakat tentang keberadaan ladang ganja di kawasan Pegunungan Pantan Dedep, Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), sampai ke telinga Kapolres Gayo Lues.

Tak buang waktu, tim Satresnarkoba Polres Gayo Lues segera dikerahkan untuk melakukan penyelidikan.
Selama empat hari, para personel menelusuri medan berat pegunungan, bersembunyi dari pandangan, dan mengamati setiap petunjuk.

Akhirnya, kerja keras mereka membuahkan hasil. Mereka menemukan bukan hanya satu, melainkan empat titik ladang ganja. Luasnya mengejutkan, mencapai total 25 hektar, dengan perkiraan bobot tanaman ganja sekitar 37,5 ton.

Baca Juga :  Muspika Kecamatan Terangun Didampingi Kapolsek Terangun Serahkan Bantuan korban kebakaran Di Pasar Lama Kota Blangkejeren

Laporan temuan ini langsung disampaikan kepada Direktur Resnarkoba Polda Aceh, yang dengan cepat membentuk tim gabungan untuk operasi pemusnahan.

Tim besar yang terdiri dari puluhan personel dari Polda Aceh, Polres Gayo Lues, dan Brimob, bersama perwakilan TNGL, berangkat pada 28 Juli.

Perjalanan mereka penuh tantangan. Setelah menempuh medan yang sulit, tim akhirnya tiba di lokasi pada 29 Juli sore. Pemusnahan segera dimulai, namun karena hari mulai gelap, tiga titik lainnya baru bisa diselesaikan keesokan harinya.

Seluruh ladang ganja, yang terdiri dari 4 hektar, 7 hektar, 8 hektar, dan 6 hektar, berhasil dimusnahkan.

Namun, kejutan tidak berhenti sampai di situ. Saat tim dalam perjalanan pulang menyusuri sungai, mereka menemukan dua karung besar berisi ganja kering seberat 80 kilogram yang tersembunyi.

Diduga, ganja kering ini sudah siap untuk didistribusikan. Penemuan ini menambah bukti bahwa jaringan narkotika di wilayah tersebut sangat terorganisir.

Operasi ini juga menguji ketangguhan para personel. Enam anggota Polres Gayo Lues terpaksa ditinggal di lokasi karena salah satunya sakit. Sementara itu, dua personel lainnya mengalami kecelakaan terjatuh ke jurang saat perjalanan pulang.

Baca Juga :  Personel Polsek Terangun Lakukan Pembersihan Material Longsor Di Jalan Lintas Tongra Abdya

Keduanya kini sedang dalam perawatan intensif di rumah sakit, menjadi saksi bisu betapa berbahayanya operasi ini.

Wadirresnarkoba Polda Aceh, AKBP Andy Sumarta, S.I.K., M.H., dan Kapolres Gayo Lues, AKBP Hyrowo, S.I.K., menegaskan komitmen mereka. “Kami tidak hanya memusnahkan ladang ganja, tapi juga memutus mata rantai peredarannya,” ujar Kapolres.

“Kami akan terus meningkatkan upaya pencegahan, penindakan, dan penyuluhan agar masyarakat sadar akan bahaya narkoba. Kami mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama menjaga Gayo Lues dari bahaya narkotika.”

Keberhasilan operasi ini menunjukkan betapa pentingnya sinergi antara aparat penegak hukum dan masyarakat dalam memerangi narkotika.

Operasi serupa akan terus dilakukan untuk memberantas jaringan produksi ganja hingga ke akarnya, demi menjaga generasi muda dari bahaya narkoba. [MK]

Sumber: Humas Polres Gayo Lues.

Berita Terkait

Harimau Sumatera Muncul Berulang di Blangpegayon, Warga Cemas dan Pertanyakan Kesiapan Mitigasi Satwa Liar
Apresiasi Institusi dan Dukungan Profesi, Kapolres Gayo Lues Ganjar Personel Berprestasi dan Terima Penghargaan IDI
Residivis Pencurian Dibekuk di Blangkejeren, Polisi Tegaskan Penegakan Hukum dan Imbau Kewaspadaan Warga
Mantan Direktur RSUD di Gayo Lues, dr. Taufiq Ririansyah Tanjung, Wafat di Medan
Kunjungan Wamen Koperasi RI di Gayo Lues Tegaskan Percepatan Koperasi Desa sebagai Pilar Kemandirian Ekonomi Rakyat
Negara Hadir di Gayo Lues, Kunjungan Wakil Menteri Koperasi Tegaskan Arah Penguatan Koperasi dan UMKM Berbasis Desa
Pengukuhan Urang Tue Kampung Porang Periode 2025–2031 Diharapkan Perkuat Tata Kelola Adat dan Pemerintahan Kampung
Silaturahmi Lebaran Menguatkan Etos Kerja dan Disiplin Aparatur

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:35 WIB

Gebrakan Ketua RT 04 Sungai Pasir, Gandeng PT Solnet Bangun Gapura dan Dorong Penataan Wilayah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:55 WIB

Bupati Karimun Diminta Tinjau Legalitas Operasional Mayatama Solusindo, Dugaan Kelengkapan Perizinan Jadi Sorotan

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:49 WIB

Usaha Tanpa Izin Dipertanyakan, Pemkab Karimun Didesak Bertindak terhadap Dugaan Operasional ISP yang Belum Transparan

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:09 WIB

Hak Jawab Disampaikan Terkait Pemberitaan Penggunaan Anggaran di Lingkungan Imigrasi Karimun

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:34 WIB

Bupati Karimun Terima Kunjungan Tim Verifikasi dan Variasi Program Sekolah Nasional Terintegrasi

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:25 WIB

APH Diminta Periksa Sejumlah Kegiatan dan Anggaran Imigrasi Karimun Tahun 2025

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:43 WIB

Kanwil DJBC Khusus Kepri Bersama KPPBC TMP B Karimun Lakukan Pemusnahan  Barang Hasil Penindakan

Senin, 18 Mei 2026 - 12:57 WIB

Jaringan Lelet

Berita Terbaru