Masyarakat  Minta Presiden Joko Widodo Tarik Dan Lebur Sertifikat Pirlok Seureuke

REDAKSI 2

- Redaksi

Jumat, 26 April 2024 - 10:15 WIB

50608 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara – Kurun waktu begitu lama sampai puluhan tahun permasalahan lahan dan tapal batas antar Desa Lubuk pusaka dan Lahan warga Desa Seureuke tak kunjung terselesaikan,
Seakan pemerintah Daerah dan instansi terkait tutup mata terkait silang sengketa antar warga Desa Lubuk pusaka dan warga Desa Seureuke ( ex transmigrasi ).

 

Zulkifli salah satu warga Desa Lubuk Pusaka , kepada media ini  Selasa 23/4/2024,  menuturkan  bahwa Permasalahan lahan kita ini sudah cukup lama,Dari tahun 1990 silam , Karena tanpa kordinasi dengan kami  pihak aperatur Desa Seureuke ( ex transmigrasi ) mengklaim dan merambah lahan Desa Lubuk Pusaka untuk dijadikan lahan perkebunan inti rakyat lokal ( Pirlok ) bekerjasama dengan PT Perkebunan dan dibawah naungan Koperasi Unit Desa (KUD) Seureuke kala itu , dan lahan masyarakat Desa Lubuk Pusaka yang diserobot mencapai ribuan hektar tanpa pemberitahuan terdahulu .

Ironisnya setelah lahan dikuasai oleh PT dan dikelola oleh KUD , Sertifikat lahan tersebut dikeluarkan pihak BPN Aceh Utara pada tahun 1995 , Yang menjadi tanda tanya masyarakat Desa Lubuk Pusaka kenapa Satu persil sertifikat pun tidak ada atas nama warga Desa Lubuk Pusaka,Sedangkan lahan warga Desa Lubuk pusaka mencapai ribuan hektar yg masuk kedalam lahan perkebunan inti rakyat lokal ( Pirlok ) tersebut ,,ujar nya

Baca Juga :  Jalan Utama Geureudong Pase Aceh Utara Rusak Parah, Pemda Jangan Tutup Mata

 

Selain itu sebut jul,” Kita sudah surati dari Desa Lubuk Pusaka ke DPRK, Dinas Pertanahan Nasional (BPN) dan Bupati Aceh Utara , Tapi sampai saat ini tidak ada perkembangan dan tindak lanjut dari pemerintah setempat terkait sengketa lahan ini ungkap jul dengan nada kesal.

Kami sangat berharap kepada Bapak menteri ATR / BPN di Jakarta dan Bapak Presiden Joko Widodo untuk menarik dan melebur sertifikat tersebut,Karena yang memegang sertifikat tersebut bukanlah warga Desa Lubuk Pusaka.

Ada hal kekhawatiran kami terhadap warga diluar Desa Lubuk Pusaka yang merambah lahan warga setempat akan terjadi bentrok dilapangan ,” pungkas julkifli .(red)

Berita Terkait

Selamat Milad Samudra Pasai 800
SDN 6 Syamtalira Bayu Hidupkan Tradisi Jumat Religius, Siswa Dilatih Berani dan Berakhlak
Hardiknas di SMAN 1 Meurah Mulia: Pendidikan Tak Lagi Sekadar Seremoni, Kreativitas Siswa Meledak di Panggung Bakat
Cot Girek Membara: Buruh PTPN IV Tagih Nyali Pemerintah dan Aparat
Seragam Rp120 Ribu di Balik Dalih “Ikhlas”: Jadup Tanjong Geulumpang Diselimuti Tanda Tanya
Dua Kali Diperpanjang, Kursi Pucuk Perseroda Aceh Utara Tetap Sepi—Alarm Krisis Kepercayaan?
Warga Gampong Tanjong Glumpang Bantah Isu Dugaan Pungli Dana Jadup
Jadup Dipalak: Bantuan Bencana Berubah Jadi “Upeti” di Baktiya

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 08:27 WIB

‎Perkuat Kehadiran di Wilayah Binaan, Babinsa Jorok Dampingi Bantuan Pangan ‎

Rabu, 16 September 2026 - 08:19 WIB

Dari Lunyuk Ode, Semangat Qur’ani Tumbuhkan Generasi Berintegritas dan Berakhlak Mulia

Selasa, 15 September 2026 - 20:16 WIB

‎Jelang Musim Tanam, Babinsa Kakiang Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Karhutla

Selasa, 15 September 2026 - 20:05 WIB

Mencegah Sebelum Menjadi Bencana, Koramil 1607-07/Lunyuk Edukasi Warga tentang Risiko Kebakaran

Selasa, 15 September 2026 - 20:00 WIB

‎Babinsa Labuhan Ijuk Hadir di Tengah Musdes, Dukung Pembangunan Desa Berbasis Kebutuhan Masyarakat ‎

Selasa, 15 September 2026 - 19:55 WIB

Dari Kebijakan ke Masyarakat, Babinsa Kalimango Kawal 577 KK Terima Bantuan Beras

Selasa, 15 September 2026 - 19:42 WIB

Beras untuk Ketahanan Keluarga, Babinsa Baru Perkuat Sinergi dalam Penyaluran Bantuan Pangan Bapanas

Selasa, 15 September 2026 - 19:35 WIB

Danposramil Lape-Lopok Hadiri Penutupan Turnamen Kades Cup II Desa Pungkit

Berita Terbaru