Di Balik Perpisahan AKBP Hyrowo, Gayo Lues Menitipkan Harapan Baru kepada AKBP Cakra Donya

REDAKSI

- Redaksi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 01:30 WIB

50174 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues, Aceh|Oposisi News 86 — Pergantian Kapolres Gayo Lues bukan sekadar seremoni pergantian jabatan. Di balik prosesi lepas sambut yang berlangsung di Bale Pendopo Blangkejeren, Jumat malam, 17 Juli 2026, tersimpan catatan pengabdian, pengalaman menghadapi bencana, hingga harapan agar stabilitas keamanan tetap menjadi fondasi pembangunan daerah di kabupaten yang dikenal sebagai Negeri Seribu Bukit.

AKBP Hyrowo, S.I.K., mengakhiri masa tugasnya setelah lebih dari satu setengah tahun memimpin Polres Gayo Lues. Dalam sambutannya, ia tidak banyak berbicara mengenai capaian institusi. Perwira menengah Polri itu justru memilih mengenang hubungan sosial yang menurutnya menjadi kekuatan utama masyarakat Gayo Lues.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengaku telah bertugas di sejumlah wilayah Aceh, namun baru di Gayo Lues merasakan kuatnya budaya beserinen yang menempatkan nilai persaudaraan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Menurut Hyrowo, masyarakat tidak hanya menjalin hubungan sosial, tetapi memperlakukan sesama layaknya keluarga.

Pengalaman tersebut menjadi kesan yang disebutnya paling sulit dilupakan selama bertugas. Di tengah kenangan itu, Hyrowo juga mengingat salah satu fase paling berat dalam masa kepemimpinannya. Sekitar enam bulan setelah menjabat, Gayo Lues diterjang banjir bandang akibat bencana hidrometeorologi.

Baca Juga :  Hari Bhayangkara Ke-80, Kapolres Gayo Lues Tegaskan Komitmen Tingkatkan Pelayanan dan Kepercayaan Publik

Situasi tersebut memaksa seluruh unsur pemerintah, aparat keamanan, relawan, dan masyarakat bekerja tanpa mengenal waktu untuk melakukan evakuasi warga, menyalurkan bantuan kemanusiaan, serta mempercepat pemulihan wilayah terdampak.

Bagi Hyrowo, peristiwa tersebut memperlihatkan bahwa kekuatan terbesar Gayo Lues bukan hanya berada pada bentang alamnya, melainkan pada solidaritas masyarakat yang mampu bergerak bersama saat menghadapi keadaan darurat.

Tongkat komando kini berada di tangan AKBP Cakra Donya. Perwira yang baru dipercaya memimpin Polres Gayo Lues itu mengawali sambutannya dengan kesan terhadap keindahan alam yang mengelilingi wilayah tersebut.

Namun di balik panorama pegunungan yang memikat, ia melihat tantangan nyata berupa kondisi geografis yang menuntut kesiapan aparat dalam menjangkau seluruh wilayah pelayanan kepolisian.

Menurut Cakra Donya, keberhasilan menjaga keamanan dan ketertiban tidak dapat dilakukan hanya oleh institusi kepolisian. Dibutuhkan dukungan pemerintah daerah, Forkopimda, tokoh adat, tokoh agama, serta seluruh lapisan masyarakat agar tercipta sinergi yang kuat dalam menjaga situasi tetap kondusif.

Bupati Gayo Lues Suhaidi memanfaatkan momentum tersebut untuk menyampaikan penghargaan kepada AKBP Hyrowo atas dedikasinya selama bertugas. Ia menilai koordinasi yang terjalin antara pemerintah daerah dan Polres Gayo Lues telah memberikan kontribusi dalam menjaga stabilitas daerah, termasuk ketika menghadapi bencana hidrometeorologi yang sempat menguji kesiapsiagaan seluruh unsur pemerintahan.

Baca Juga :  Jelang Idul Adha, Pemkab Aceh Utara Gempur Inflasi Lewat Pasar Murah di Geureudong Pase

Suhaidi menyampaikan ucapan terima kasih atas pengabdian AKBP Hyrowo dan berharap seluruh amal bakti yang telah diberikan menjadi manfaat bagi masyarakat serta menjadi bekal dalam penugasan berikutnya.

Kepada AKBP Cakra Donya, Bupati menyampaikan selamat datang sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Gayo Lues untuk terus memperkuat sinergi bersama Polres Gayo Lues. Menurutnya, keamanan merupakan prasyarat penting bagi keberlangsungan pembangunan, investasi, pelayanan publik, dan aktivitas masyarakat.

Lepas sambut itu menjadi penanda berakhirnya satu babak kepemimpinan sekaligus dimulainya babak baru. Di tengah dinamika tantangan keamanan, kondisi geografis yang tidak mudah, dan kebutuhan pembangunan yang terus berkembang, masyarakat Gayo Lues kini menaruh harapan agar kolaborasi antara pemerintah daerah dan kepolisian tetap terjaga, sehingga stabilitas yang telah dibangun dapat terus dipertahankan demi kepentingan masyarakat luas. [Mustafa Porang]

Berita Terkait

Klarifikasi Sekda Bongkar Simpang Siur Informasi, Terduga Kasus Sabu Dipastikan Bukan ASN Pemkab Gayo Lues
Dari Informasi Warga hingga Penangkapan ASN, Polisi Telusuri Dugaan Jaringan Peredaran Sabu di Gayo Lues
Dua Mantan Petani Ganja Gayo Lues Bersaksi di Hadapan Kepala BNN RI, Program Alih Komoditas Jadi Sorotan Puncak HANI
Kritik Pejabat Tak Boleh Berhenti di Media Sosial, Bukti Harus Bicara
20 Pejabat Eselon II Diuji, Pemkab Aceh Utara Mulai Bongkar Formasi Pimpinan
Kadis Kominfo Gayo Lues Ajak Insan Pers Perkuat Kemitraan dan Bangun Komunikasi Terbuka
Pengawasan Internal Diperketat, Polres Gayo Lues Pastikan Personel Bebas Narkoba dan Judi Online
Kepala BNNK Gayo Lues Kawal Monitoring Starbucks FSC, Program 165.755 Bibit Kopi Didorong Perkuat Ekonomi Kawasan Rawan Tanaman Terlarang

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:26 WIB

Klarifikasi Sekda Bongkar Simpang Siur Informasi, Terduga Kasus Sabu Dipastikan Bukan ASN Pemkab Gayo Lues

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:39 WIB

Dari Informasi Warga hingga Penangkapan ASN, Polisi Telusuri Dugaan Jaringan Peredaran Sabu di Gayo Lues

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:29 WIB

Kritik Pejabat Tak Boleh Berhenti di Media Sosial, Bukti Harus Bicara

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:18 WIB

20 Pejabat Eselon II Diuji, Pemkab Aceh Utara Mulai Bongkar Formasi Pimpinan

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:34 WIB

Kadis Kominfo Gayo Lues Ajak Insan Pers Perkuat Kemitraan dan Bangun Komunikasi Terbuka

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:24 WIB

Pengawasan Internal Diperketat, Polres Gayo Lues Pastikan Personel Bebas Narkoba dan Judi Online

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:53 WIB

Kepala BNNK Gayo Lues Kawal Monitoring Starbucks FSC, Program 165.755 Bibit Kopi Didorong Perkuat Ekonomi Kawasan Rawan Tanaman Terlarang

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:28 WIB

Kasus Sabu di Gayo Lues Kembali Terungkap, Tantangan Memutus Jaringan Masih Besar

Berita Terbaru