Gayo Lues, Aceh|Oposisi News 86 -Perubahan kepemimpinan kembali terjadi di tubuh Kepolisian Resor Gayo Lues. AKBP Cakra Donya, S.I.K. resmi mengemban amanah sebagai Kapolres Gayo Lues menggantikan AKBP Hyrowo yang mendapat penugasan baru sebagai Kapolres Langsa.
Pergantian tersebut merupakan bagian dari rotasi jabatan di lingkungan Polda Aceh yang dilaksanakan melalui upacara serah terima jabatan di Markas Polda Aceh, Rabu, 15 Juli 2026.
Serah terima jabatan dipimpin langsung oleh Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan sebagai tindak lanjut Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1335/VI/KEP/2026 hingga ST/1341/VI/KEP/2026 tertanggal 25 Juni 2026 mengenai pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polri. Rotasi tersebut mencakup tujuh pejabat utama Polda Aceh dan sembilan Kapolres di berbagai wilayah.

AKBP.Cakra Donya Resmi Jabat Kapolres Gayo Lues, menggantikan AKBP Hyrowo SIK.
Masuknya AKBP Cakra Donya ke Gayo Lues menjadi bagian dari mekanisme pembinaan karier yang rutin dilakukan di institusi Polri. Sebelum dipercaya memimpin Polres Gayo Lues, perwira menengah tersebut bertugas di Baintelkam Polri sebagai Kanit IV Subdit Pembangunan Demokrasi Direktorat Politik.
Pengalaman pada bidang intelijen dan pembangunan demokrasi dinilai menjadi bekal penting dalam menghadapi dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah yang memiliki karakter geografis luas serta berbatasan dengan sejumlah daerah.
Sementara itu, AKBP Hyrowo yang sebelumnya memimpin Polres Gayo Lues kini dipercaya memegang jabatan sebagai Kapolres Langsa. Pergeseran jabatan tersebut merupakan bagian dari penyegaran organisasi yang lazim dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian sekaligus memperkuat pelayanan kepada masyarakat.
Informasi mengenai pergantian Kapolres Gayo Lues dibenarkan oleh Kasubsipenmas Polres Gayo Lues, Aipda Edi Syahputra, pada Kamis, 16 Juli 2026. Ia menjelaskan bahwa AKBP Cakra Donya secara resmi telah menerima amanah sebagai Kapolres Gayo Lues setelah mengikuti prosesi serah terima jabatan yang dipimpin Kapolda Aceh.
Mutasi di lingkungan Polri tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan personel semata, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam menjaga kesinambungan program, memperkuat manajemen organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Kepemimpinan baru diharapkan mampu melanjutkan program-program yang telah berjalan sekaligus menghadirkan inovasi sesuai kebutuhan masyarakat di wilayah hukum Polres Gayo Lues.
Dalam rotasi kali ini, Kapolda Aceh juga melantik sejumlah pejabat utama, di antaranya Kombes Pol Iskandar ZA sebagai Irwasda Polda Aceh, Kombes Pol Mohammad Ali Kadhafi sebagai Karo Ops, Kombes Pol Muhammad Saleh sebagai Karo Rena, Kombes Pol Aldinar R. J. Hanter Manurung sebagai Karo Logistik, Kombes Pol Gazali Ahmad sebagai Direktur Reserse Narkoba, Kombes Pol Moechamad Zainul sebagai Direktur Polisi Perairan dan Udara, serta Kombes Pol Henki Ismanto sebagai Kepala Sekolah Polisi Negara Polda Aceh.
Selain Gayo Lues dan Langsa, sejumlah Polres lain juga mengalami pergantian pimpinan.
Di antaranya Polres Aceh Barat yang kini dipimpin AKBP Agus Sulistianto, Polres Aceh Barat Daya oleh AKBP Ade Gita Rachmadi B., Polres Sabang oleh AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, Polres Pidie Jaya oleh AKBP Tendri Wardi, serta Polres Bireuen yang kini dipimpin AKBP Yulhendri.
Pergantian kepemimpinan tersebut diharapkan mampu memperkuat stabilitas keamanan, meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian, memperkuat penegakan hukum yang profesional, serta membangun sinergi yang semakin erat dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat di masing-masing wilayah hukum.
Bagi masyarakat Gayo Lues, kehadiran AKBP Cakra Donya menjadi awal babak baru kepemimpinan Polres yang diharapkan mampu menjawab tantangan keamanan, menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, dan memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian melalui pelayanan yang humanis, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas. [Mustafa Porang]




































