Instruksi Kadisdik Aceh Abaikan Wartawan Non-UKW Picu Tudingan Anti Transparansi

SIWAH RIMBA

- Redaksi

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:32 WIB

50101 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh|Oposisi News 86 — Pernyataan Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin MSP, yang meminta kepala sekolah mengabaikan wartawan tanpa sertifikat Uji Kompetensi Wartawan (UKW) memicu gelombang kecaman. Arahan itu dinilai tidak sekadar keliru, tetapi juga berbahaya karena berpotensi menjadi tameng birokrasi untuk menutup akses informasi publik.

Video berdurasi hampir dua menit yang diunggah melalui akun Facebook pribadinya pada Kamis (21/5/2026) menyebar cepat dan memantik reaksi keras dari kalangan jurnalis.

Dalam rekaman tersebut, Murthalamuddin meminta pihak sekolah menolak pihak yang dianggap mengganggu, termasuk wartawan dari media yang belum terverifikasi Dewan Pers.
“Jika ada pihak-pihak mengaku wartawan atau LSM yang mengancam, menuduh, atau meminta sesuatu yang mengganggu kinerja, maka tolak,” ujar Murthalamuddin.

Ucapan itu muncul di tengah sorotan terhadap proyek rehabilitasi dan rekonstruksi sekolah pascabencana di Aceh. Alih-alih memperkuat keterbukaan, instruksi tersebut justru dinilai mempersempit ruang kontrol publik terhadap penggunaan anggaran negara.

Sejumlah insan pers menilai pernyataan Kadisdik Aceh membangun opini seolah wartawan tanpa UKW tidak sah menjalankan tugas jurnalistik. Padahal, Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers tidak pernah menjadikan UKW sebagai syarat legal profesi wartawan.

UKW hanya instrumen peningkatan kompetensi, bukan alat untuk menentukan siapa yang berhak melakukan peliputan. Penilaian sepihak terhadap status wartawan dikhawatirkan melahirkan diskriminasi sekaligus menjadi preseden buruk bagi keterbukaan informasi di lingkungan pemerintahan.

Pernyataan Murthalamuddin juga dianggap berpotensi mendorong pejabat publik menghindari pertanyaan media dengan dalih administrasi. Situasi itu dinilai berbahaya bagi iklim demokrasi karena membuka ruang pembungkaman kritik secara halus.

Baca Juga :  Saat Desa Menjaga Akhlak: Tradisi Mengaji Tetap Hidup di Suka Damai

Kalangan jurnalis tidak menampik adanya oknum yang mencatut profesi wartawan untuk kepentingan tertentu. Namun mereka menegaskan, penyimpangan segelintir orang tidak bisa dijadikan alasan untuk mencurigai seluruh kerja pers.
“Masalah oknum harus ditindak secara hukum, bukan malah membatasi akses wartawan terhadap informasi publik,” ujar salah seorang jurnalis senior.

Hingga berita ini ditayangkan, Murthalamuddin belum memberikan klarifikasi lanjutan atas polemik tersebut. Sementara organisasi pers di Aceh mulai menyuarakan protes dan mendesak Dinas Pendidikan mencabut narasi yang dinilai mencederai kebebasan pers serta semangat transparansi pemerintahan. (SR-Tim)

Berita Terkait

Pegadaian Syariah dan Serikat Pekerja Bersama Rumah Zakat Gelar Khitanan Massal untuk 16 Anak di Banda Aceh
Klarifikasi Sekda Bongkar Simpang Siur Informasi, Terduga Kasus Sabu Dipastikan Bukan ASN Pemkab Gayo Lues
Dari Informasi Warga hingga Penangkapan ASN, Polisi Telusuri Dugaan Jaringan Peredaran Sabu di Gayo Lues
Dua Mantan Petani Ganja Gayo Lues Bersaksi di Hadapan Kepala BNN RI, Program Alih Komoditas Jadi Sorotan Puncak HANI
Kritik Pejabat Tak Boleh Berhenti di Media Sosial, Bukti Harus Bicara
20 Pejabat Eselon II Diuji, Pemkab Aceh Utara Mulai Bongkar Formasi Pimpinan
Kadis Kominfo Gayo Lues Ajak Insan Pers Perkuat Kemitraan dan Bangun Komunikasi Terbuka
Pengawasan Internal Diperketat, Polres Gayo Lues Pastikan Personel Bebas Narkoba dan Judi Online

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:05 WIB

‎Gotong Royong Bersihkan Pantai Ai Limung, Wujud Nyata Kemanunggalan TNI dan Rakyat ‎

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:38 WIB

Perkuat Pelayanan Air Bersih, Dandim 1607/Sumbawa Dukung Kebijakan Penyesuaian Tarif Perumda Batulanteh

Rabu, 1 Juli 2026 - 12:05 WIB

Tim Inafis Turun Tangan Usai Penemuan ABK Meninggal di Perairan Gilimas

Rabu, 1 Juli 2026 - 07:05 WIB

Kodim 1607/Sumbawa Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Melalui Penyiapan Satuan Perbantuan Triwulan II TA 2026

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:53 WIB

Kasdim 1607/Sumbawa: Data Akurat Kunci Keberhasilan Pembangunan Ekonomi Nasional

Senin, 29 Juni 2026 - 16:58 WIB

‎Kebersamaan TNI dan Rakyat Terwujud dalam Pembangunan Masjid Baiturrahman

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:53 WIB

Anggota Posramil 02/Plampang Gelar Patroli Malam Demi Jaga Keamanan Wilayah

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:54 WIB

Cegah Gangguan Sejak Dini, Patroli Rutin TNI Disambut Positif Masyarakat

Berita Terbaru