Jelang Idul Adha, Pemkab Aceh Utara Gempur Inflasi Lewat Pasar Murah di Geureudong Pase

SIWAH RIMBA

- Redaksi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:56 WIB

5053 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara|Oposisi News 86 — Pemerintah Kabupaten Aceh Utara mulai bergerak mengendalikan lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang Idul Adha 1447 Hijriah. Melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), operasi pasar murah digelar di sejumlah wilayah, termasuk Kecamatan Geureudong Pase, Sabtu (16/5/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di halaman Kantor Camat Geureudong Pase itu langsung dipadati warga. Sejumlah bahan pokok dijual jauh di bawah harga pasar sebagai langkah stabilisasi ekonomi sekaligus meringankan beban masyarakat pascabencana.

Paket kebutuhan yang disediakan meliputi beras Rp55 ribu per 5 kilogram, gula pasir Rp29 ribu per 2 kilogram, minyak goreng Rp37 ribu per 2 liter, tepung terigu Rp14 ribu per 2 kilogram, dan telur ayam Rp42 ribu per papan.

Kepala Disperindag Aceh Utara, Kusairi, ST, M.S.M. menegaskan operasi pasar menjadi instrumen pemerintah daerah untuk menahan gejolak harga yang kerap meningkat menjelang hari besar keagamaan.
“Pemerintah tidak boleh tinggal diam saat harga sembako terus bergerak naik. Pasar murah ini bagian dari upaya menjaga daya beli masyarakat agar tetap stabil menjelang Idul Adha,” ujar Kusairi.

Menurutnya, program tersebut juga bentuk perhatian pemerintah daerah bagi warga yang masih terdampak kondisi ekonomi pascabencana.

Baca Juga :  Lahan Tidur Disulap Jadi Kebun Produktif, Jagung Lapas Lhoksukon Tumbuh Menjanjikan

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi. Warga menilai langkah pemerintah daerah itu memberi dampak langsung di tengah mahalnya harga kebutuhan pokok di pasar tradisional.
“Kalau beli di pasar biasa harganya jauh lebih mahal. Program ini benar-benar membantu masyarakat kecil,” ujar seorang warga.

Camat Geureudong Pase, Mardani, menyebut operasi pasar murah menjadi bukti keberpihakan pemerintah terhadap warga di tengah tekanan ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.
“Ini bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada masyarakat. Harapannya, warga bisa lebih terbantu menghadapi kebutuhan menjelang hari raya,” ujarnya. (SR)

Berita Terkait

Klarifikasi Sekda Bongkar Simpang Siur Informasi, Terduga Kasus Sabu Dipastikan Bukan ASN Pemkab Gayo Lues
Dari Informasi Warga hingga Penangkapan ASN, Polisi Telusuri Dugaan Jaringan Peredaran Sabu di Gayo Lues
Dua Mantan Petani Ganja Gayo Lues Bersaksi di Hadapan Kepala BNN RI, Program Alih Komoditas Jadi Sorotan Puncak HANI
Kritik Pejabat Tak Boleh Berhenti di Media Sosial, Bukti Harus Bicara
20 Pejabat Eselon II Diuji, Pemkab Aceh Utara Mulai Bongkar Formasi Pimpinan
Kadis Kominfo Gayo Lues Ajak Insan Pers Perkuat Kemitraan dan Bangun Komunikasi Terbuka
Pengawasan Internal Diperketat, Polres Gayo Lues Pastikan Personel Bebas Narkoba dan Judi Online
Kepala BNNK Gayo Lues Kawal Monitoring Starbucks FSC, Program 165.755 Bibit Kopi Didorong Perkuat Ekonomi Kawasan Rawan Tanaman Terlarang

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:26 WIB

Klarifikasi Sekda Bongkar Simpang Siur Informasi, Terduga Kasus Sabu Dipastikan Bukan ASN Pemkab Gayo Lues

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:39 WIB

Dari Informasi Warga hingga Penangkapan ASN, Polisi Telusuri Dugaan Jaringan Peredaran Sabu di Gayo Lues

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:29 WIB

Kritik Pejabat Tak Boleh Berhenti di Media Sosial, Bukti Harus Bicara

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:18 WIB

20 Pejabat Eselon II Diuji, Pemkab Aceh Utara Mulai Bongkar Formasi Pimpinan

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:34 WIB

Kadis Kominfo Gayo Lues Ajak Insan Pers Perkuat Kemitraan dan Bangun Komunikasi Terbuka

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:24 WIB

Pengawasan Internal Diperketat, Polres Gayo Lues Pastikan Personel Bebas Narkoba dan Judi Online

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:53 WIB

Kepala BNNK Gayo Lues Kawal Monitoring Starbucks FSC, Program 165.755 Bibit Kopi Didorong Perkuat Ekonomi Kawasan Rawan Tanaman Terlarang

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:28 WIB

Kasus Sabu di Gayo Lues Kembali Terungkap, Tantangan Memutus Jaringan Masih Besar

Berita Terbaru