Samsul Akmal, Kaum Dhuafa yang Tinggal dalam Gubuk Kayu di Kunjungi Bupati Aceh Selatan

KHAIRUL MIZA

- Redaksi

Minggu, 5 April 2026 - 23:12 WIB

50192 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kluet Selatan|Oposisi News 86 – Minggu (5/4/2026) Kisah haru datang dari seorang warga Desa Ujung Padang kecamatan Kluet Selatan yang kurang mampu, Samsul Akmal 50 tahun, yang selama ini hidup dalam keterbatasan di sebuah rumah kayu sederhana yang nyaris menyerupai gubuk dengan Seorang istri dan 2 orang anak yang kedua masih duduk di bangku SD.

Kondisi tersebut mengetuk hati pemerintah daerah, hingga akhirnya mendapat perhatian langsung dari Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan, hadir Juga Plt Sekda Diva Samudra Putra,SE MM dan Kepala BPKD Syamsul Bahri, SH

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kunjungan yang berlangsung penuh kehangatan itu menjadi momen penting bagi Samsul Akmal. Ia tampak terharu ketika orang nomor satu di Aceh Selatan tersebut datang langsung melihat kondisi tempat tinggalnya yang sangat memprihatinkan.

Rumah yang dihuni Samsul terbuat dari papan kayu yang sudah lapuk, dengan atap seadanya yang tidak lagi mampu melindungi dari panas dan hujan secara maksimal.

Dalam kesempatan itu, Bupati H. Mirwan, yang kami konfirmasi melalui Camat Kluet selatan,H Teuku Muzhar.,SE,.MM menyampaikan bahwa pemerintah daerah tidak boleh menutup mata terhadap kondisi masyarakat yang masih hidup dalam kemiskinan ekstrem. Ia menegaskan bahwa kehadirannya bukan sekadar kunjungan simbolis, melainkan bentuk kepedulian nyata pemerintah terhadap warganya.

Baca Juga :  *Disdukcapil Ajak Warga Aceh Selatan Segera Rekam KTP-el untuk Kelancaran Penerbitan KK* Tapaktuan– Rabu(8/4/2026) Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Aceh Selatan, Masriadi,S.STP.,M.Si.mengimbau seluruh masyarakat agar segera melakukan perekaman KTP elektronik (KTP-el), khususnya bagi anggota keluarga yang telah berusia 17 tahun. Imbauan tersebut disampaikan menyusul masih ditemukannya kendala dalam proses penerbitan maupun pencetakan Kartu Keluarga (KK), akibat belum dilakukannya perekaman data KTP-el oleh sebagian warga. “Bagi anggota keluarga yang sudah berusia 17 tahun, wajib melakukan perekaman KTP-el. Jika belum, maka KK tidak dapat diterbitkan atau dicetak,” tegas Masriadi. Ia menjelaskan, sesuai ketentuan administrasi kependudukan, setiap penduduk yang telah berusia 17 tahun atau telah menikah diwajibkan memiliki KTP-el sebagai identitas resmi. Bahkan, terdapat batas toleransi waktu yakni 17 tahun ditambah 14 hari untuk segera melakukan perekaman. “Jika melewati batas tersebut dan belum melakukan perekaman, maka akan berdampak pada pengurusan dokumen lain, termasuk Kartu Keluarga,” ujarnya. Masriadi juga menekankan bahwa data kependudukan yang valid dan lengkap sangat penting untuk berbagai keperluan administrasi, seperti pendidikan, kesehatan, bantuan sosial, hingga layanan publik lainnya. Untuk itu, pihak Disdukcapil Aceh Selatan mengajak masyarakat agar tidak menunda-nunda proses perekaman. Layanan perekaman KTP-el tersedia di kantor Disdukcapil dari hari senin sampai jumat sesuai jam kerja operasional kantor pemerintahan pada umumnya, “Kami mengimbau masyarakat segera datang ke Disdukcapil untuk segera melakukan perekaman KTP-el, agar proses pengurusan KK dan dokumen lainnya tidak terhambat,” tutupnya. Dengan adanya kesadaran masyarakat dalam melengkapi administrasi kependudukan, diharapkan pelayanan publik di Aceh Selatan dapat berjalan lebih tertib, cepat, dan akurat. (Khairul Miza)

“Kita hadir di sini untuk memastikan bahwa masyarakat yang kurang mampu seperti Bapak Samsul Akmal mendapatkan perhatian dan bantuan yang layak. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Camat Kluet Selatan, H. Teuku Muzhar,.SE,MM mengatakan Bupati Aceh Selatan H.Mirwan akan segera menginstruksikan dinas terkait untuk segera melakukan pendataan dan penanganan terhadap kondisi rumah Samsul Akmal.

Ia berharap agar dalam waktu dekat, rumah yang tidak layak huni tersebut dapat diperbaiki atau dibangun kembali menjadi rumah

Selain itu, bantuan sosial juga diserahkan H. Mirwan kepada Samsul Akmal untuk meringankan beban hidup sehari-hari. Bantuan tersebut berupa uang tunai yang diharapkan dapat membantu meringankan beban untuk sekedar memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.

Samsul Akmal, dengan mata berkaca-kaca, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah daerah.

Baca Juga :  Terkait Ancaman El nino, H.Mirwan: Jalur irigasi dan Distribusi Pupuk Subsidi Harus Efektif

Ia mengaku tidak menyangka bahwa kondisinya akan mendapat perhatian langsung dari Bupati.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Bupati yang sudah datang melihat kondisi saya. Ini sangat berarti bagi saya,” ungkapnya dengan suara haru.

diketahui Samsul Akmal dalam keseharian nya mencari nafkah dengan menawarkan jasa memanjat kelapa, walupun dengan penuh resiko,ikhtiarnya sama sekali tidak goyah,karena untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga nya sehari hari

Kunjungan ini juga menjadi pengingat bagi semua pihak akan pentingnya kepedulian sosial terhadap sesama, khususnya bagi masyarakat yang hidup dalam keterbatasan.

Pemerintah daerah berharap sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak dapat terus terjalin dalam upaya mengentaskan kemiskinan di Aceh Selatan.

Dengan langkah nyata seperti ini, diharapkan tidak ada lagi warga yang harus tinggal di rumah tidak layak huni, dan kesejahteraan masyarakat Aceh Selatan dapat terus meningkat di masa mendatang. (Khairul Miza)

Berita Terkait

H. Baital Mukadis dan Dandim Tinjau Rencana Pembangunan Jembatan Bailey di Jalur Buluh Suma
Tgk. Muhibbut Thibri: Zakat Mampu Wujudkan Keadilan Sosial di Tengah Masyarakat
Baitul Mal Luncurkan 7 Inovasi Baru, Permudah Akses Untuk Rakyat
Kapolres Aceh Selatan Raih Peringkat Pertama IKPA Triwulan 1
Plt Sekda Pastikan Pengadaan Tender Sesuai Prosedur Yang Berlaku
Gerakan Tanam Serentak Seindonesia, BPP Pasie Raja Menggema
Padusi Tapa: Ketangguhan Seorang Istri Prajurit Mengolah Tradisi Menjadi Kekuatan Ekonomi
SPBU Nelayan Milik KNTI Aceh Selatan diresmikan 2 kementerian

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:12 WIB

Cegah Gangguan Sejak Dini, Patroli Rutin TNI Disambut Positif Masyarakat

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:06 WIB

‎Selamatkan Hutan Sumbawa, Dandim 1607 Tekankan Peran Masyarakat dan Aparat

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:52 WIB

‎Koramil 1607-09/Utan Hadir dalam Pembentukan Desa Binaan Imigrasi Kabupaten Sumbawa

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:59 WIB

‎Wujud Kepedulian TNI Terhadap Pendidikan, Babinsa Utan Hadiri Purna Siswa ‎

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:55 WIB

‎Patroli Malam TNI di Lenangguar, Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:05 WIB

Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Alas Barat Masuki Tahap Penting

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:59 WIB

Danramil 1607-02/Empang Hadiri Penataan Ulang Data Penerima Manfaat MBG di Kecamatan Plampang

Senin, 18 Mei 2026 - 20:13 WIB

Jembatan Gantung Garuda Hadirkan Harapan Baru, Akses dan Kesejahteraan Warga Segera Meningkat

Berita Terbaru