Diterpa Sorotan, Geuchik Krueng Baro Blang Mee Klarifikasi Polemik Posyandu dan Lahan Rp120 Juta

SIWAH RIMBA

- Redaksi

Minggu, 1 Maret 2026 - 22:19 WIB

50159 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara — Geuchik Gampong Krueng Baro Blang Mee, Kecamatan Samudra, Muhammad Ali, akhirnya angkat bicara menanggapi sejumlah tudingan yang menyeret namanya dalam beberapa pemberitaan terakhir.
Klarifikasi itu disampaikan pada Sabtu malam, 28 Februari 2026.

Muhammad Ali menilai informasi yang beredar tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi di lapangan. Ia menyebut sejumlah isu yang berkembang telah membentuk persepsi publik yang menurutnya tidak tepat.

Terkait polemik pembagian buah dalam kegiatan posyandu, ia menegaskan pemerintah gampong hanya mengalokasikan anggaran. Pengadaan kebutuhan kegiatan, kata dia, dilakukan langsung oleh kader posyandu.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami hanya menyediakan anggaran. Soal belanja kebutuhan, termasuk buah, itu dilakukan kader. Kami tidak mengetahui apakah benar buah pir itu busuk atau tidak,” ujarnya.

Ia juga mempertanyakan narasi dalam video yang beredar luas. Dalam rekaman tersebut, buah yang disebut busuk justru terlihat dimakan. “Kalau memang busuk, tidak mungkin dimakan, bahkan sampai dua kali digigit. Ini yang membuat kami menduga ada unsur rekayasa,” katanya.

Baca Juga :  Partai Aceh Peduli : Ketua DPW - PA Aceh Utara Belikan Baju Lebaran Kepada 100 Anak Yatim Piatu

Menurut dia, apabila benar ditemukan kualitas konsumsi yang tidak layak, semestinya dilaporkan kepada kader untuk ditindaklanjuti, bukan langsung digulirkan ke ruang publik.

Sorotan lain menyangkut dugaan pengadaan tanah senilai Rp120 juta dalam APBG 2025. Muhammad Ali membantah adanya pos pembelian tanah dalam anggaran gampong tahun berjalan. Ia menjelaskan dana tersebut dialokasikan untuk penyewaan lahan pertanian dalam rangka program ketahanan pangan.

“Bukan beli tanah. Itu sewa lahan untuk ditanami padi dan bersumber dari BUMG. Anggarannya Rp120 juta, tetapi yang sudah dikelola sekitar Rp30 juta. Sisanya masih tersimpan di rekening BUMG karena pelaksanaannya bertahap,” tuturnya.

Ia memastikan lokasi lahan yang disewa berada di wilayah desa setempat dan dimanfaatkan untuk mendukung produksi pertanian warga.

Baca Juga :  Polsek Syamtalira Bayu Siaga, Pastikan Tradisi MeugangTak Ternoda Gangguan

Adapun mengenai baliho informasi anggaran yang dipersoalkan, ia mengakui pemasangan belum dilakukan. Namun, menurutnya, hal itu bukan berarti diabaikan. “Belum terpasang dan akan segera kami pasang,” katanya.

Menanggapi laporan sejumlah warga ke kejaksaan, Muhammad Ali memilih bersikap hati-hati. Ia menyebut pelaporan merupakan hak setiap warga negara. “Saya tidak ingin banyak berkomentar. Jika ada yang melapor, itu hak mereka,” ujarnya.

Ia menilai isu yang berkembang jauh dari kenyataan yang sesungguhnya. Karena itu, ia berharap setiap informasi yang akan dipublikasikan dapat melalui proses verifikasi yang cermat.

“Kalau memang ada fakta yang riil, tentu semua bisa menerima. Tapi mohon setiap isu ditelaah secara teliti sebelum dinaikkan menjadi pemberitaan, jangan sampai ada yang dirugikan,” ucapnya menutup pernyataan. [SR]

Berita Terkait

SDN 6 Syamtalira Bayu Hidupkan Tradisi Jumat Religius, Siswa Dilatih Berani dan Berakhlak
Hardiknas di SMAN 1 Meurah Mulia: Pendidikan Tak Lagi Sekadar Seremoni, Kreativitas Siswa Meledak di Panggung Bakat
Cot Girek Membara: Buruh PTPN IV Tagih Nyali Pemerintah dan Aparat
Seragam Rp120 Ribu di Balik Dalih “Ikhlas”: Jadup Tanjong Geulumpang Diselimuti Tanda Tanya
Dua Kali Diperpanjang, Kursi Pucuk Perseroda Aceh Utara Tetap Sepi—Alarm Krisis Kepercayaan?
Warga Gampong Tanjong Glumpang Bantah Isu Dugaan Pungli Dana Jadup
Jadup Dipalak: Bantuan Bencana Berubah Jadi “Upeti” di Baktiya
Hardiknas Tanpa Basa-basi: Dua Sekolah di Geureudong Pase Tinggalkan Seremoni Kosong, Pilih Makna

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:39 WIB

Jejak Ganja dari Pegunungan Gayo Lues Mulai Terbuka, Polisi Diminta Bongkar Aktor Besar di Balik Peredarannya

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Ekonomi Tak Boleh Halangi Pendidikan, Anggota DPR RI Nasir Djamil Salurkan Bantuan PIP di Bireuen

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:50 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Ungkap Dugaan Peredaran Sabu, Satu Tersangka Diamankan, Dua Nama Masih Diburu

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:55 WIB

Benteng Terakhir Ada di Sekolah, BNNK Gayo Lues Minta Perang Melawan Narkoba Dimulai dari Ruang Kelas

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:59 WIB

LPTQ Matang Raya Juara Umum MTQ ke-38 Baktiya, Ini Harapan Camat

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:46 WIB

Hadapi Tantangan Tugas yang Kian Kompleks, Polres Aceh Utara Perkuat Kompetensi Personel

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:22 WIB

Ratusan Warga Gayo Lues Padati Sosialisasi JKN-JKA, DPRA Serap Aspirasi Perubahan Qanun Kesehatan Aceh

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:32 WIB

Pemkab Aceh Singkil dan PT PLB Tanam 3.000 Mangrove

Berita Terbaru