Aceh Utara — Di tengah upaya memulihkan layanan publik pasca-banjir bandang, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara mulai menguatkan kembali sektor kesehatan yang sempat tersendat. Sabtu (14/2), Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, SE., MM—sapaan akrabnya Ayah WA—secara resmi menyerahkan satu unit ambulance baru kepada Puskesmas Simpang Tiga, Kecamatan Langkahan.
Seremoni yang berlangsung di halaman Pendopo Bupati itu bukan sekadar agenda protokoler. Armada tersebut menjadi bagian dari langkah strategis memulihkan akses evakuasi medis yang terganggu akibat kerusakan fasilitas saat banjir melanda.
Ayah Wa menegaskan, ketersediaan ambulance merupakan kebutuhan fundamental dalam sistem pelayanan kesehatan, terutama di wilayah yang sempat terisolasi. Menurutnya, proses pemulihan tidak boleh berhenti pada perbaikan fisik infrastruktur semata, tetapi juga harus memastikan keberlanjutan layanan dasar bagi warga. “Kita ingin pelayanan darurat tetap berjalan tanpa hambatan, apa pun situasinya,” ujarnya.
Ia menitipkan dua pesan kepada pengelola puskesmas: optimalisasi penggunaan armada untuk kepentingan pasien serta komitmen menjaga dan merawat kendaraan agar selalu dalam kondisi siap operasi.
Penyerahan tersebut turut dihadiri Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Aceh Utara Jamaluddin, S.Sos., M.Pd, Kepala Bappeda, dan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan.
Unit ambulance yang diserahkan telah dilengkapi perangkat medis standar kegawatdaruratan—tandu pasien, tabung oksigen, hingga kursi pendamping tenaga kesehatan—seluruhnya dalam kondisi baru dan siap digunakan.
Dengan tambahan armada ini, pemerintah daerah berupaya memastikan bahwa momentum pemulihan pascabencana tidak sekadar menjadi retorika, melainkan terwujud dalam penguatan layanan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
[SR]









































