Paska Keracunan MBG,Kepala Dinas Ketahanan PanganTulungagung Lakukan Survei Epidemiologi ke Siswa SMK 3 Boyolangu

HARTANTO

- Redaksi

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:10 WIB

50191 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung – Tim Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) KabupatenTulungagung bersama Dinas Kesehatan,Dinas Ketahanan Pangan,serta Puskesmas Boyolangu dan Puskesmas Beji,melaksanakan Survei Epidemiologi (SE) terhadap ribuan siswa, Rabu (21/1/2026).

Survei ini dilakukan untuk menganalisis keluhan dan gejala kesehatan yang dialami siswa pasca konsumsi makanan dalam kegiatan sebelumnya,sekaligus sebagai langkah deteksi dini dan kewaspadaan kesehatan.

Pelaksanaan SE dilakukan dengan metode kuesioner berbasis barcode,di mana para siswa diminta mengisi sejumlah pertanyaan terkait keluhan yang dirasakan,riwayat konsumsi makanan,hingga perubahan bau,rasa,maupun bentuk makanan yang dikonsumsi.”Survei ini bertujuan untuk mendata dan meminimalisir kemungkinan terburuk dari dampak konsumsi makanan kemarin. Kami berupaya mengumpulkan data sebanyak-banyaknya terkait keluhan pasca konsumsi,” ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan KabupatenTulungagung, Sony Welly Ahmadi.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melibatkan 51 Kelas, Sasar 2.000 Siswa,Survei Epidemiologi ini menyasar seluruh siswa dari 51 kelas, dengan total sekitar 2.000 responden. Dari jumlah tersebut, tercatat sekitar 70 hingga 75 siswa tidak masuk sekolah pada hari pelaksanaan survei.”Sebagian besar siswa sudah masuk dan secara visual tampak sehat.Namun tetap kami lakukan deteksi dini. Bagi yang masih merasa sakit,kami arahkan untuk berobat kePuskesmas Boyolangu maupun Puskesmas Beji,” jelasnya.

Baca Juga :  Bupati Blitar Bersama Muspida Plus Serta Forkopimda Kompak Hijaukan Kawasan Lereng Gunung Kelud

Sementara itu, bagi siswa yang tidak hadir tim tetap melakukan pendataan melalui kontak telepon,guna memastikan seluruh sasaran tetap terjangkau meski berada dirumah.

Keluhan beragam hingga saat ini masih belum ada ditemukan kasus rawat inap akibat kejadian tersebut. Beberapa siswa sempat menjalani pemeriksaan di fasilitas kesehatan,termasuk praktik mandiri,namun diperbolehkan pulang setelah diperiksa.”Keluhan yang muncul beragam dan berbeda-beda.Ada yang sudah membaik, ada pula yang masih dalam pemantauan.

Baca Juga :  Ancaman Tegas Bupati Tulungagung: Alsintan Disalahgunakan, Penjara Menanti!

Bahkan ditemukan laporan bintik merah pada kulit, sehingga perlu dipastikan apakah berkaitan dengan konsumsi makanan atau penyakit lain,”tambahnya.Tim menegaskan bahwa tidak semua siswa yang sakit akibat konsumsi makanan, sehingga klarifikasi terus dilakukan melalui SE dan pemeriksaan lanjutan.

Kami mendukung penuh langkah Survei Epidemiologi ini. Keamanan pangan adalah prioritas utama kami.Dinas Ketahanan Pangan akan terus melakukan pengawasan,evaluasi,serta berkoordinasi dengan pihak dapur penyedia makanan agar kejadian serupa tidak terulang,” tegas Sony.

Beliau juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi,serta mempercayakan penanganan kasus ini kepada tim yang berwenang.”Semua langkah yang dilakukan bertujuan melindungi kesehatan anak-anak.

Kami berharap seluruh siswa yang sempat mengalami keluhan segera pulih dan bisa beraktivitas kembali seperti biasa. [Hartanto]

Berita Terkait

21 Kepala SMP Digeser, Dua Sekolah Masih Kosong: Rotasi Kepala Sekolah Jangan Berhenti pada Sekadar Tukar Kursi
RAPBD 2027 dan Perubahan APBD 2026 Tulungagung Disorot: Pendapatan Turun, Belanja Naik, Publik Menanti Bukti Manfaat Anggaran
RSUD Campurdarat Matangkan Layanan CT-Scan, Akses Diagnosis Warga Tulungagung Selatan Diproyeksikan Lebih Dekat
Dugaan Tata Kelola KPRI Sejahtera Mengemuka, Pengurus Persilakan Audit dan Buka Ruang Klarifikasi Semua Pihak
Anak Tak Boleh Hanya Menjadi Penonton, Tulungagung Dorong Generasi Muda Masuk Panggung Pembangunan
Ujian Seleksi Perangkat Desa Tawangsari Digelar Terbuka, Integritas dan Kompetensi Jadi Penentu
Empat Pimpinan DPRD Tulungagung Dipanggil KPK, Penelusuran Dugaan Pemerasan Gatut Sunu Masuki Babak Baru
Dugaan Pengadaan LKS di MIN 1 Trenggalek Kian Menggantung, Keterangan Sekolah dan Komite Berbeda, DPRD Minta Audit Menyeluruh

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 08:27 WIB

‎Perkuat Kehadiran di Wilayah Binaan, Babinsa Jorok Dampingi Bantuan Pangan ‎

Rabu, 16 September 2026 - 08:19 WIB

Dari Lunyuk Ode, Semangat Qur’ani Tumbuhkan Generasi Berintegritas dan Berakhlak Mulia

Selasa, 15 September 2026 - 20:16 WIB

‎Jelang Musim Tanam, Babinsa Kakiang Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Karhutla

Selasa, 15 September 2026 - 20:05 WIB

Mencegah Sebelum Menjadi Bencana, Koramil 1607-07/Lunyuk Edukasi Warga tentang Risiko Kebakaran

Selasa, 15 September 2026 - 20:00 WIB

‎Babinsa Labuhan Ijuk Hadir di Tengah Musdes, Dukung Pembangunan Desa Berbasis Kebutuhan Masyarakat ‎

Selasa, 15 September 2026 - 19:55 WIB

Dari Kebijakan ke Masyarakat, Babinsa Kalimango Kawal 577 KK Terima Bantuan Beras

Selasa, 15 September 2026 - 19:42 WIB

Beras untuk Ketahanan Keluarga, Babinsa Baru Perkuat Sinergi dalam Penyaluran Bantuan Pangan Bapanas

Selasa, 15 September 2026 - 19:35 WIB

Danposramil Lape-Lopok Hadiri Penutupan Turnamen Kades Cup II Desa Pungkit

Berita Terbaru