Ancaman Tegas Bupati Tulungagung: Alsintan Disalahgunakan, Penjara Menanti!

REDAKSI

- Redaksi

Sabtu, 5 Juli 2025 - 11:46 WIB

50241 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung/Jatim – Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, tak main-main dalam mengawal bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk petani. Dengan nada keras, ia menegaskan bahwa jika ada satu saja alsintan yang disalahgunakan atau dipindahtangankan, sanksi tegas dan proses hukum menanti.

Peringatan ini disampaikan langsung di hadapan para kelompok tani saat penyerahan bantuan di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Tulungagung, Jumat (04/07/2025).

“Jangan sampai alat-alat ini dipindahtangankan ke pihak lain. Jika ada penyalahgunaan, saya tak segan memberikan sanksi tegas dan melaporkannya ke aparat penegak hukum (APH)!” gertak Bupati Gatut Sunu, menunjukkan komitmennya menjaga agar bantuan ini tepat sasaran dan bermanfaat optimal.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian, Bupati masih memberikan kelonggaran untuk penggunaan bersama antarkelompok tani di luar wilayah penerima, asalkan dengan komunikasi yang baik dan tidak melanggar aturan.

Baca Juga :  Ada Oknum Yang Ingin Jatuhkan Mak Rini Dari Kursi Ketua PKB Blitar.?.

Fleksibilitas ini diharapkan dapat memaksimalkan pemanfaatan alsintan di seluruh wilayah Tulungagung.

Bantuan alsintan yang diserahkan ini, berupa dua unit mesin perontok padi (power thresher) dan satu unit mesin pemanen (harvester), merupakan alokasi dari APBN tahun 2024. Bantuan ini disalurkan kepada tiga kelompok tani di Desa Gerakan (Kecamatan Pakel), Desa Pulosari (Kecamatan Ngunut), dan Desa Tawing (Kecamatan Gondang).

“Dengan adanya bantuan ini, hasil panen petani bisa meningkat hingga 10 persen,” ujar Bupati, menaruh harapan besar pada peningkatan produktivitas pertanian, khususnya padi, yang menjadi tulang punggung ketahanan pangan daerah.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tulungagung, Suyanto, menambahkan bahwa satu unit mesin perontok padi berharga sekitar Rp15 juta, sementara mesin pemanen mencapai angka fantastis Rp400 juta per unit.

Baca Juga :  Bupati Tulungagung Gatot Sunu Wibowo Melantik Pejabat Administrator dan Pengawas

Perawatan dan operasional sepenuhnya diserahkan kepada kelompok tani penerima, menekankan kemandirian petani.

Tak berhenti sampai di sini, Bupati Gatut Sunu juga mengungkapkan bahwa pihaknya terus gencar melakukan lobi ke pemerintah pusat.

“Kami juga terus melakukan komunikasi dan lobi ke pemerintah pusat agar tahun depan bisa mendapat tambahan bantuan alsintan. Saat ini sudah dalam proses di Kementerian Pertanian,” jelasnya.

Dinas Pertanian Tulungagung bahkan telah mengusulkan tambahan 20 unit alsintan untuk efisiensi waktu dan biaya panen padi di masa depan.

Upaya ini menegaskan keseriusan Pemerintah Kabupaten Tulungagung dalam memajukan sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Akankah ancaman tegas Bupati ini efektif mencegah penyalahgunaan alsintan, dan bagaimana dampak jangka panjangnya terhadap peningkatan hasil panen di Tulungagung? Kita tunggu bersama. [Hartanto]

Berita Terkait

Belum dapat Lahan, 12 Kelurahan Tulungagung Belum Usulkan Pembangunan Koperasi Merah Putih
Polres Tulungagung Anugerahkan Tanda Kehormatan Pengabdian Kepada Personel
Paska Keracunan MBG,Kepala Dinas Ketahanan PanganTulungagung Lakukan Survei Epidemiologi ke Siswa SMK 3 Boyolangu
Kejari Tulungagung Musnahkan Barang Bukti 27 Perkara Pidana Umum
Proses Hukum Bus Harapan Jaya yang Tewaskan Dua Orang Dilimpahkan ke Kejaksaan
UMP 2026 Tulungagung Naik Signifikan,DPRD Ingatkan Resiko Tekanan Pada Pengusaha
Bupati Tulungagung Gatot Sunu Wibowo Melantik Pejabat Administrator dan Pengawas
Dinas PUPR Tulungagung “Giat Lakukan Perbaikan Aspal di Ruas jalan Ketanon- Simo”

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:05 WIB

Kapolres Gayo Lues dan Forkopimda Hadiri Penanaman Jagung Serentak Dukung Ketahanan Pangan

Sabtu, 7 Maret 2026 - 05:01 WIB

Residivis Pencuri Drum BBM Bantuan Bencana Ditangkap, Polisi Tegaskan Tidak Ada Toleransi terhadap Kejahatan yang Merugikan Masyarakat

Jumat, 6 Maret 2026 - 00:05 WIB

Stok BBM di Gayo Lues Dipastikan Aman, Polisi Imbau Warga Tidak Terpengaruh Isu Kelangkaan

Kamis, 5 Maret 2026 - 23:50 WIB

Khianati Kepercayaan Majikan, Karyawan Toko Perabot di Gayo Lues Ringkus Polisi Usai Aksi Pencurian Lintas Kabupaten Terbongkar

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:08 WIB

Operasi Pasar Murah Digelar di 11 Kecamatan, Pemkab Gayo Lues Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadhan

Jumat, 20 Februari 2026 - 23:12 WIB

Warga Padati Pusat Kota Jelang Berbuka, Arus Lalu Lintas Blangkejeren Direkayasa

Jumat, 20 Februari 2026 - 22:16 WIB

Pemkab Gayo Lues Pastikan Bantuan Sapi Meugang Tepat Sasaran dan Terbuka

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:33 WIB

Sinergi Polisi dan Jurnalis Menguat di Tengah Bencana Hidrometeorologi Gayo Lues

Berita Terbaru

BANGKA SELATAN

Tawa Anak-Anak di Serambi Masjid, Isyarat Tumbuhnya Harapan Generasi

Minggu, 8 Mar 2026 - 14:00 WIB