Dari Posko ke Perkampungan: MPC PP Aceh Utara Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan Gratis

REDAKSI 2

- Redaksi

Senin, 19 Januari 2026 - 23:12 WIB

50224 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara/Oposisi News 86 — Di bawah cahaya lampu seadanya, tenda-tenda pengungsian di Riseh Teungah, Kecamatan Sawang, masih berdiri sebagai penanda bahwa banjir bandang belum sepenuhnya berlalu dari kehidupan warga. Minggu malam, 18 Januari 2026, bantuan kembali datang—kali ini bukan dari negara, melainkan dari organisasi masyarakat dan relawan medis.

MPC Pemuda Pancasila (PP) Aceh Utara bersama tim dokter dari Banda Aceh membuka layanan pengobatan gratis dan menyalurkan bantuan logistik bagi para pengungsi. Aksi ini menjadi kelanjutan dari kegiatan serupa yang sebelumnya digelar di Kecamatan Langkahan. Dari satu lokasi ke lokasi lain, rombongan bergerak memastikan pelayanan tidak berhenti pada wilayah yang mudah dijangkau.

Di tengah keterbatasan fasilitas kesehatan di camp pengungsian, kehadiran dokter spesialis menjadi perhatian utama warga. Sejumlah pengungsi langsung memadati pos layanan medis, mengeluhkan gatal-gatal, batuk, dan gangguan kesehatan ringan—penyakit yang lazim muncul ketika hunian darurat berlarut tanpa kepastian.

“Antusiasme warga sangat tinggi. Mereka ditangani langsung dokter spesialis, dokter umum, hingga dokter gigi,” kata Ketua MPC Pemuda Pancasila Aceh Utara, Ali Kuba.

Tim medis yang terlibat antara lain dr. Heru Noviat Herdata SpA, dr. Dian Paramita Sp.OG, DR. dr. Darnifayanti M.Ked(Ped), Sp.A (K), dr. Nadia Rizki, drg. Aya, serta tim Klinik Darfa Banda Aceh. Di luar layanan kesehatan, bantuan yang disalurkan mencakup sembako, pakaian baru, mukena, kain sarung, perlengkapan sekolah, susu bayi, dan kebutuhan dasar lainnya—barang-barang yang hingga kini masih dibutuhkan pengungsi.

Baca Juga :  Respon Cepat Pangdam IM Tangani Jembatan Rusak di Aceh Utara

Aksi kemanusiaan ini turut melibatkan warga Essence Jakarta dan Yayasan Perguruan Al Ihsan Jakarta Barat. Cut Okta hadir mewakili Essence Jakarta, sementara Yayasan Perguruan Al Ihsan diwakili H. Hasan, mantan Ketua KNPI Jakarta Barat.

Ali Kuba menyampaikan apresiasi kepada para relawan dan donatur yang, menurutnya, terus hadir di saat warga masih bertahan di pengungsian. “Bantuan dan pengobatan gratis ini setidaknya meringankan beban korban banjir bandang yang hingga kini belum bisa kembali ke kehidupan normal,” ujarnya.

Di Riseh Teungah, malam kembali menutup aktivitas. Namun tenda-tenda itu tetap berdiri—menjadi pengingat bahwa bagi para pengungsi, bencana belum benar-benar selesai, meski sorotan perlahan meredup. [SR]

Berita Terkait

Selamat Milad Samudra Pasai 800
SDN 6 Syamtalira Bayu Hidupkan Tradisi Jumat Religius, Siswa Dilatih Berani dan Berakhlak
Hardiknas di SMAN 1 Meurah Mulia: Pendidikan Tak Lagi Sekadar Seremoni, Kreativitas Siswa Meledak di Panggung Bakat
Cot Girek Membara: Buruh PTPN IV Tagih Nyali Pemerintah dan Aparat
Seragam Rp120 Ribu di Balik Dalih “Ikhlas”: Jadup Tanjong Geulumpang Diselimuti Tanda Tanya
Dua Kali Diperpanjang, Kursi Pucuk Perseroda Aceh Utara Tetap Sepi—Alarm Krisis Kepercayaan?
Warga Gampong Tanjong Glumpang Bantah Isu Dugaan Pungli Dana Jadup
Jadup Dipalak: Bantuan Bencana Berubah Jadi “Upeti” di Baktiya

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:10 WIB

Sejumlah Belanja Miliaran Rupiah di RSUD M. Sani Karimun Disorot, Transparansi Pelaksanaan Kegiatan Dipertanyakan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:38 WIB

DLH Karimun Belum Temukan Data Izin Lingkungan PT Karimun Jaya Plastik, Pemeriksaan Lapangan Dinantikan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Wartawan Dilarang Meliput Pabrik Pengolahan Limbah Plastik di Karimun, Ada Apa? Aparat dan DLH Diminta Periksa Legalitas Perusahaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:10 WIB

DPD PSI  kabupaten karimun berharap Ir. H.joko widodo bersedia menjadi ketua dewan pembina  PSI

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Konfirmasi Proyek Jalan SP Mutiara–Paret Lapis Berujung Pemblokiran WhatsApp Kepala BP Karimun, Transparansi Dipertanyakan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:46 WIB

Kajari Karimun Diminta Periksa Proyek Pengerjaan Jalan Mutiara Ke Paret Lapis

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Proyek Jalan Miliaran di Parit Rampak Disorot, Spesifikasi dan Transparansi Pekerjaan Dipertanyakan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:23 WIB

Berita Terbaru

DAERAH

Descubre Las Mejores Ofertas y Juegos en Westio Casino

Sabtu, 24 Okt 2026 - 20:45 WIB