TRC PPA Apresiasi Bupati Tulungagung dalam Penanganan Korban Bullying

REDAKSI

- Redaksi

Sabtu, 1 November 2025 - 11:10 WIB

50253 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung/Jawa Timur– Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC PPA) Indonesia menyampaikan apresiasi tinggi kepada Bupati Tulungagung atas respons cepat dalam penanganan kasus korban bullying di wilayah tersebut.

Apresiasi ini diberikan setelah Bupati segera menurunkan tim dari Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Tulungagung untuk memberikan bantuan dan penanganan.

Respons Cepat Bupati Diapresiasi,Ketua Koordinator Nasional TRC PPA Indonesia, Jeny Claudya Lumowa ( Bunda Naomi) mengungkapkan rasa bangganya terhadap kepedulian Bupati Tulungagung dalam menyikapi kasus ini.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kami sangat apresiatif kinerja Bupati yang dengan cepat menurunkan tim membantu keluarga korban. Tentunya selanjutnya penanganan ini akan kami kawal dan pantau sampai korban benar-benar pulih, baik secara fisik maupun psikisnya,” tegas Jeny Claudya Lumowa yang dikenal dengan Bunda Naomi, Jumat (31/10/2025).

Baca Juga :  Pemdes Sragi Salurkan BLT Sebesar Rp. 300 Ribu Per Orang Kepada 30 Warga.

Apresiasi ini menyoroti kecepatan tindakan pemerintah daerah dalam memastikan korban mendapatkan dukungan yang diperlukan segera setelah kasus mencuat.
Pemulihan Korban Butuh Pendampingan
​Di sisi lain, perwakilan tim dari UPTD PPA Tulungagung, Safiii, dalam keterangan singkatnya menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan bagi korban untuk proses pemulihan.

Anak (korban) butuh pendampingan terus dalam pemulihan,” ujar Safiii.
​Ia menambahkan bahwa hasil asesmen yang dilakukan tim UPTD PPA pada hari itu akan segera dilaporkan kepada pimpinan mereka untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya.

Baca Juga :  Diduga Terlibat Korupsi “Alokasi Dana Desa” Mantan Kades Wadung Dibekuk Polisi.

Harapan Akhir Kasus Bullying,diketahui, kehadiran TRC PPA dalam penanganan kasus bullying di SMA 1 Pakel adalah untuk memastikan korban mendapatkan perlindungan dan penanganan yang maksimal.

TRC PPA secara tegas berharap agar kasus bullying ini menjadi yang terakhir terjadi di Tulungagung, menandakan komitmen untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari kekerasan.

[Hartanto, Kaperwil Oposisi News86. com Wilayah Provinsi Jawa Timur]

Berita Terkait

Empat Pimpinan DPRD Tulungagung Dipanggil KPK, Penelusuran Dugaan Pemerasan Gatut Sunu Masuki Babak Baru
Dugaan Pengadaan LKS di MIN 1 Trenggalek Kian Menggantung, Keterangan Sekolah dan Komite Berbeda, DPRD Minta Audit Menyeluruh
Anggota DPRD Tulungagung Sutomo Mengundurkan Diri, Proses PAW Menuju Penggantian oleh Peraih Suara Terbanyak Kedua
Segenap keluarga besar Media Oposisi News 86 Provinsi Jawa Timur serta seluruh mitra kerja mengucapkan:
Warga Desa Ketanon Terima Bantuan Sembako Dengan Tertib 
Akhirnya Setelah 1,5 Tahun Rusak,Jembatan Junjung Tulungagung Segera Di Perbaiki.
Akibat Sarpras Dan Supplier 18 SPPG di Tulungagung Dihentikan Operasi, BGN Ungkap Permasalahan.
PPPK Paruh Waktu Menjerit, Gaji Rp300 Ribu Sebulan Jadi Sorotan DPRD Tulungagung

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:34 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Duka atas Gugurnya Anggota POM TNI Saat Bantu Penangkapan Terduga Bandar Narkoba di Bireuen

Senin, 27 Juli 2026 - 14:42 WIB

BPBD Subulussalam Minta Warga Bersabar, Bantuan Rumah Pascabencana Masih Tertahan di Tahap Pertama

Senin, 27 Juli 2026 - 13:23 WIB

852 Motor untuk Imum Gampong Digelontorkan, Keberhasilan Program Kini Dipertaruhkan

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:57 WIB

Pegadaian Syariah dan Serikat Pekerja Bersama Rumah Zakat Gelar Khitanan Massal untuk 16 Anak di Banda Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:26 WIB

Klarifikasi Sekda Bongkar Simpang Siur Informasi, Terduga Kasus Sabu Dipastikan Bukan ASN Pemkab Gayo Lues

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:39 WIB

Dari Informasi Warga hingga Penangkapan ASN, Polisi Telusuri Dugaan Jaringan Peredaran Sabu di Gayo Lues

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:56 WIB

Dua Mantan Petani Ganja Gayo Lues Bersaksi di Hadapan Kepala BNN RI, Program Alih Komoditas Jadi Sorotan Puncak HANI

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:29 WIB

Kritik Pejabat Tak Boleh Berhenti di Media Sosial, Bukti Harus Bicara

Berita Terbaru