MENGGANTUNG KERJA SAMA DI UDARA: LAKON SEMBRONO SEKRETARIS DISKOMINFO KARIMUN

SAJIRUN SARAGIH

- Redaksi

Kamis, 9 Oktober 2025 - 11:58 WIB

50361 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Diskominfo Karimun Asal Ngomong???. 

KARIMUN – Sikap dan ucapan pejabat publik tak ubahnya sebuah arsitektur etika yang mesti tegak kokoh di atas fondasi kejujuran dan akuntabilitas.

Namun, struktur ideal itu tampak runtuh di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, menyusul pernyataan serampangan Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfo), Irwan Dinopri, yang belakangan terbukti mengada-ada.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Klaim sepihak Irwan tentang adanya Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama dengan Pemerintah Daerah Karimun melalui Diskominfo, kini menguap tanpa jejak. Pernyataan itu—diucapkan dalam sebuah percakapan beberapa waktu lalu—ternyata hanyalah ilusi birokrasi yang minim pertanggungjawaban.

Struktur Bohong Pejabat Publik
Klaim Sekretaris Irwan Dinopri bukan sekadar slip of the tongue. Dalam konteks kekuasaan dan pengaruh pejabat publik, setiap kata adalah mata uang kepercayaan yang beredar di ruang publik. Kebohongan yang diutarakan dari podium birokrasi dapat memicu kegaduhan, meruntuhkan trust masyarakat, dan bahkan berpotensi menjerat konsekuensi hukum.

“Menjaga mulut pejabat publik,”

Sebagaimana ditegaskan, bukanlah perkara sopan santun belaka, melainkan kewajiban etis, politis, dan legal. Sikap Irwan yang tidak bertanggung jawab dan faktual itu jelas menunjukkan kontradiksi tajam dengan nilai-nilai Pancasila yang menuntut kejujuran dan keberpihakan pada kebenaran.

Baca Juga :  Asosiasi Anggota BPD Se- Kabupaten Bintan Laksanakan Kunjungan kerja di Desa Gemuruh

Sebagai pejabat yang memiliki platform dan pengaruh besar, pesan Irwan cepat beresonansi, berpotensi dibingkai ulang oleh media, dan mengkristal menjadi narasi publik yang keliru. Faktanya, sumber di lapangan memastikan bahwa hingga saat ini, tidak ada satu pun MoU resmi antara pihak terkait dengan Pemda Karimun melalui Diskominfo.

Tembok Kebisuan dan Ketidakjelasan
Skandal MoU fiktif ini hanyalah puncak gunung es dari masalah yang lebih sistemik di Diskominfo Karimun.

Laporan yang dihimpun menunjukkan bahwa konfirmasi terhadap hampir semua kegiatan di dinas tersebut selalu berakhir dengan tembok kebisuan.

Saat dikonfirmasi lebih lanjut mengenai detail kerja sama—termasuk berapa banyak media yang telah melakukan MoU dan berapa nominal anggarannya—seorang staf Diskominfo bernama Sarip hanya dapat menjawab dengan janji.

“Nanti kita sampaikan dulu ke kabid,” kata Sarip. Namun, respons yang dijanjikan tak kunjung datang, menegaskan pola komunikasi yang tertutup dan alpa transparansi dalam pengelolaan informasi publik. Sikap ini berbanding terbalik dengan fungsi utama dinas yang seharusnya menjadi etalase keterbukaan informasi.

Baca Juga :  Pungli Berkedok 'Uang Gerenti' Menjajah Pelabuhan Karimun: Jerat Pahlawan Devisa di Tanah Sendiri

Desakan Evaluasi Total: Membongkar Fondasi Kinerja

Fenomena “mengada-ada” dan ketidakmampuan memberikan konfirmasi yang akurat ini memantik reaksi keras dari publik. Seorang warga Karimun yang hanya ingin disapa sebagai H di seputaran Padi Mas, menyampaikan kegeraman yang mencerminkan aspirasi publik.

“Sudah saatnya Bupati Karimun melakukan evaluasi total di Dinas Diskominfo Karimun, baik staf maupun pejabatnya. Agar pelayanan bisa semaksimal mungkin, karena banyak yang kita konfirmasi tak ada jawaban,” tegas H.

Permintaan evaluasi ini bukan sekadar pergantian personel, melainkan seruan untuk perombakan struktural dan mentalitas di Diskominfo.

Keberadaan pejabat yang melontarkan klaim palsu dan staf yang membangun tembok informasi menunjukkan perlunya intervensi serius dari pucuk pimpinan daerah.

Jika sebuah dinas komunikasi saja tak mampu mengomunikasikan datanya secara jelas dan jujur, bagaimana publik bisa menaruh harapan pada akuntabilitas pemerintahan daerah?.

Kasus Irwan Dinopri harus menjadi momentum audit etika dan pengawasan kinerja demi menegakkan kembali integritas birokrasi di Karimun. [SAJIRUN, S]

Berita Terkait

Bea Cukai Diminta Tangkap pengiriman Rokok ilegal ke Tanjung Batu
APH di minta sikat rokok ilegal/ rokok tanpa pita cukai di tanjung batu.
Rokok Ilegal Diduga Kian Marak di Tanjung Batu, APH dan Bea Cukai Diminta Bongkar Jalur Distribusi hingga ke Akarnya
Rokok Tanpa Pita Cukai Diduga Marak di Tanjung Batu, Bea Cukai dan Aparat Diminta Telusuri Jalur Distribusi
“Dugaan Peredaran Ekstasi di Star Club Wiko Karimun Seolah Bebas, Aparat Dituntut Bertindak: Siapa yang Bertanggung Jawab?”
Dugaan peredaran narkoba jenis ekstasi  di Star club wiko semakin marak, di minta kapolda kepri  turunkan tim untuk memberantasnya.
Pertemuan di  rumah dinas bupati merupakan Tindak lanjut rapat dengar  pendapat umum ( RDPU ) bupati karimun dan dewan perwakilan daerah (DPD ) RI
Dugaan Peredaran Narkoba Jenis Pil Ekstasi Kembali Marak di Star Club Wiko

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:30 WIB

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Patroli TNI Perkuat Keamanan Wilayah Plampang dan Sekitarnya

Minggu, 1 November 2026 - 20:24 WIB

Cegah Konflik Meluas Pascakekerasan, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Perangkat Desa Turun Tangan Mediasi Warga

Minggu, 1 November 2026 - 01:38 WIB

Deteksi Dini dan Pencegahan Gangguan Keamanan, Tiga Satuan TNI Gelar Patroli Malam di Wilayah Sumbawa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Patroli Malam Jadi Komitmen Koramil Utan dalam Menjaga Stabilitas Wilayah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Dekat dengan Rakyat, Koramil Moyo Hilir Perkuat Pembinaan Teritorial

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Unit Intel Kodim 1607/sumbawa Dan BNNP NTB Gerebek Dugaan Peredaran Sabu, Sepasang Kekasih Diciduk Dengan Barang Bukti 107,53 Gram!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Meriahkan Turnamen Sepak Bola Mini di Moyo Luar, Peltu Andri Mohar Tunjukkan Dukungan TNI terhadap Olahraga Masyarakat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Sinergi TNI dan Masyarakat Jadi Fondasi Pencegahan Narkoba di Wilayah Alas

Berita Terbaru

KARIMUN KEPRI

Bea Cukai Diminta Tangkap pengiriman Rokok ilegal ke Tanjung Batu

Senin, 2 Nov 2026 - 09:32 WIB