Dua Dekade Aceh Damai, Kesejahteraan dan Ketimpangan Masih Menyelimuti Rakyat

REDAKSI 2

- Redaksi

Jumat, 15 Agustus 2025 - 13:39 WIB

50236 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Opini – Dua puluh tahun sudah Aceh menandatangani perjanjian damai yang mengakhiri konflik panjang dan penuh darah. Dentuman senjata digantikan riuh pasar, wajah-wajah pucat ketakutan berganti senyum anak-anak yang berlarian di jalan kampung. Namun, di balik potret damai itu, ada ironi yang tak pernah pudar: kesejahteraan dan ketimpangan masih menjadi selimut tebal yang menutupi mimpi rakyat Aceh.

Dana otonomi khusus yang mengalir triliunan rupiah tiap tahun seharusnya menjadi pengungkit ekonomi, membuka lapangan kerja, dan membangun infrastruktur yang layak. Namun, fakta di lapangan menunjukkan jurang kesenjangan yang menganga.

Ditengah gedung-gedung pemerintahan yang megah, masih banyak desa yang akses jalan rusak dan terputus, sekolah dengan fasilitas yang kurang memadai, fasilitas kesehatan yang jauh dari kesempurnaan, dan deretan rumah reot masyarakat miiskin yang tak layak huni.

Ironi semakin terasa ketika laporan resmi menunjukkan angka kemiskinan Aceh bertahan di papan atas nasional. Banyak keluarga masih hidup dari hasil tani subsisten, nelayan bergantung pada laut yang tak lagi ramah, dan generasi muda merantau karena lapangan kerja di tanah sendiri semakin sempit.

Dua dekade damai seharusnya cukup waktu untuk menata fondasi kesejahteraan. Namun, yang terlihat justru birokrasi gemuk, elite politik yang sibuk berbagi kursi, dan kebijakan yang lebih sering memanjakan kelompok tertentu ketimbang mensejahterakan rakyat secara merata.
Damai tanpa keadilan sosial hanyalah ketenangan semu ibarat luka yang tertutup kulit, namun membusuk di dalam.

Baca Juga :  Hangat di Ujung Pengabdian: Puskesmas Meurah Mulia Sambut Ramadhan dan Lepas 10 Pegawai

Kini, Aceh dihadapkan pada pertanyaan yang tak bisa lagi dihindari: apakah damai ini akan kita biarkan menjadi monumen tanpa makna, atau kita jadikan tonggak untuk menghapus ketimpangan?
Dua dekade sudah terlewati. Rakyat Aceh tak hanya ingin hidup tanpa konflik, mereka ingin hidup dengan martabat, kesejahteraan, dan kesempatan yang setara.

Penulis: Siwah Rimba

Berita Terkait

Selamat Milad Samudra Pasai 800
SDN 6 Syamtalira Bayu Hidupkan Tradisi Jumat Religius, Siswa Dilatih Berani dan Berakhlak
Hardiknas di SMAN 1 Meurah Mulia: Pendidikan Tak Lagi Sekadar Seremoni, Kreativitas Siswa Meledak di Panggung Bakat
Cot Girek Membara: Buruh PTPN IV Tagih Nyali Pemerintah dan Aparat
Seragam Rp120 Ribu di Balik Dalih “Ikhlas”: Jadup Tanjong Geulumpang Diselimuti Tanda Tanya
Dua Kali Diperpanjang, Kursi Pucuk Perseroda Aceh Utara Tetap Sepi—Alarm Krisis Kepercayaan?
Warga Gampong Tanjong Glumpang Bantah Isu Dugaan Pungli Dana Jadup
Jadup Dipalak: Bantuan Bencana Berubah Jadi “Upeti” di Baktiya

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:10 WIB

Sejumlah Belanja Miliaran Rupiah di RSUD M. Sani Karimun Disorot, Transparansi Pelaksanaan Kegiatan Dipertanyakan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:38 WIB

DLH Karimun Belum Temukan Data Izin Lingkungan PT Karimun Jaya Plastik, Pemeriksaan Lapangan Dinantikan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Wartawan Dilarang Meliput Pabrik Pengolahan Limbah Plastik di Karimun, Ada Apa? Aparat dan DLH Diminta Periksa Legalitas Perusahaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:10 WIB

DPD PSI  kabupaten karimun berharap Ir. H.joko widodo bersedia menjadi ketua dewan pembina  PSI

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Konfirmasi Proyek Jalan SP Mutiara–Paret Lapis Berujung Pemblokiran WhatsApp Kepala BP Karimun, Transparansi Dipertanyakan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:46 WIB

Kajari Karimun Diminta Periksa Proyek Pengerjaan Jalan Mutiara Ke Paret Lapis

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Proyek Jalan Miliaran di Parit Rampak Disorot, Spesifikasi dan Transparansi Pekerjaan Dipertanyakan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:23 WIB

Berita Terbaru

DAERAH

Descubre Las Mejores Ofertas y Juegos en Westio Casino

Sabtu, 24 Okt 2026 - 20:45 WIB