Gayo Lues – Di tengah desakan harga beras yang kian merayap, Polres Gayo Lues dan jajaran Polseknya turun tangan. Mereka menggelar Gerakan Pangan Murah, sebuah upaya kolaboratif bersama Perum Bulog dan Badan Pangan Nasional, untuk menjajakan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Total 3 ton atau 600 karung beras, masing-masing berisi 5 kilogram, disiapkan untuk warga.
Harga yang ditawarkan jauh di bawah pasaran: Rp 60.000 per karung, setara dengan Rp 12.000 per kilogram. “Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian Polri terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujar Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Gayo Lues, IPTU Rahmansyah Pinim.
Menurutnya, inisiatif ini juga bagian dari upaya pemerintah mengendalikan laju inflasi daerah, terutama menjelang peringatan HUT ke-80 RI.
Warga yang datang ke acara tersebut menyambut baik langkah ini. Seorang penduduk Desa Bustanussalam mengatakan, harga yang ditawarkan sangat membantu di tengah kenaikan harga bahan pokok yang terasa belakangan ini.
Selain menjual beras, kegiatan itu juga dimanfaatkan untuk mengedukasi warga tentang pentingnya ketahanan pangan dan berbelanja secara bijak.
Melalui program ini, Polres Gayo Lues tak hanya berupaya menstabilkan harga, tapi juga mempererat hubungan dengan masyarakat, sejalan dengan program Polri Presisi yang humanis dan dekat dengan rakyat. [MK]
Sumber: Humas Polres Gayo Lues.