Setelah Papua, Akankah Gayo Dapatkan Hak Khusus Orang Asli di Aceh?.

REDAKSI

- Redaksi

Kamis, 17 Juli 2025 - 19:51 WIB

50649 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues – Desakan untuk pengakuan Orang Asli Aceh (OAA), khususnya Suku Gayo, semakin menguat. Masyarakat Adat Gayo menyerukan Pemerintah Provinsi Aceh untuk segera mengesahkan Undang-Undang Orang Asli Aceh demi melindungi hak-hak kultural dan historis mereka.

Tokoh Founder Linge Antara Institute (FLAI), Zam Zam Mubaroq, pada Kamis (17/07/2025) mengungkapkan urgensi pengakuan ini.

Menurutnya, pengakuan Gayo sebagai OAA sangat krusial untuk menjaga identitas, cagar budaya dunia, dan hak adat istiadat Suku Gayo yang kaya. “Pengakuan ini harus dijaga dan dilestarikan di Aceh,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perjuangan ini berakar pada pernyataan Gubernur Aceh sebelumnya, Muzakir Manaf, yang menyoroti perlunya pembagian daerah otonomi baru untuk melindungi Orang Asli Aceh, termasuk Suku Gayo.

Baca Juga :  Gebyar Pawai Obor 1 Muharram 1447 H: Desa Porang Menyala dalam Semangat Persatuan dan Religiusitas

Adat dan hukum masyarakat Adat Gayo, yang dikenal dengan 45 Pasal Nenggeri Linge, merupakan tatanan peradaban yang sejalan dengan Alquran dan Hadist Rasulullah SAW.

Zam Zam Mubaroq juga menyoroti pentingnya pengakuan Kelembagaan Reje Linge sebagai struktur kultural dalam undang-undang pemerintahan Aceh yang baru, demi melindungi hak hukum masyarakat Adat Gayo.

Ia menyamakan desakan ini dengan pengakuan Orang Asli Papua dalam undang-undang otonomi khusus Papua.

Secara arkeologis, keberadaan Gayo sebagai orang asli Aceh diperkuat dengan penemuan di ceruk Mendale di kawasan Danau Lut Tawar, Serule, dan beberapa daerah lain yang menyimpan banyak data sejarah.

Fakta sejarah menunjukkan bahwa Gayo sudah ada sejak zaman dahulu kala, bahkan diklaim sebagai sumber segala sumber pemerintahan pertama di Provinsi Aceh.

Baca Juga :  Untuk mendongkrak Produktivitas Sektor Pertanian. Pemdes Porang Salurkan Bantuan Pertanian, Ratusan KK Siap Panen Ekonomi

Lebih lanjut, demi menjaga hak adat masyarakat Gayo, wacana pembentukan Provinsi Aceh Leuser Antara (ALA) atau Provinsi ALA kembali mengemuka.

Pembentukan provinsi otonom baru ini dianggap sebagai langkah strategis untuk memperkuat perdamaian dan otonomi khusus Aceh.

“Kami meminta pisah bukan karena tidak setuju dengan Provinsi Aceh, tetapi lebih dari sekadar perjuangan untuk bersama-sama maju sebagai Provinsi yang berada di bawah Komando Wali Nanggroe,” jelas Zam Zam Mubaroq.

Diharapkan Pemerintah Provinsi Aceh dapat menyetujui dan mendukung penuh pembentukan Provinsi ALA, sebagai wujud nyata pengakuan dan perlindungan terhadap hak-hak Orang Asli Aceh. []

Berita Terkait

Kebakaran Hebat Terjadi di Desa Telege Jernih Padang, Terangun, Kerugian dan Penyebab Masih Didata
Panen Perdana Jagung Yonif TP 855/Raksa Dharma, BNNK Gayo Lues Dorong Petani Beralih ke Komoditas Legal
Dugaan Penimbunan BBM Bersubsidi Terungkap di Raklunung, Polisi Telusuri Asal Solar dan Pertalite
Razia Dini Hari di Blangkejeren, Dua Pria Diduga Main Judi Online Diamankan Polisi
Ibnu Hafit Tekankan Peran Keluarga dalam Pencegahan Narkoba, Pemda Gayo Lues Perlu Perkuat Perlindungan Anak Sejak Dini
Razia Bergeser dari Perempatan Blower ke Blangkejeren, Polres Gayo Lues Tingkatkan Penertiban Lalu Lintas
Plt. Sekda Gayo Lues H. Irwansyah Tekankan Peran Relawan Anti Narkotika, Pencegahan Harus Diperkuat hingga Tingkat Desa
BNNK Gayo Lues Perkuat Peran Relawan Anti Narkoba, Pemerintah Desa Didorong Aktif Lindungi Generasi Muda

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:30 WIB

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Patroli TNI Perkuat Keamanan Wilayah Plampang dan Sekitarnya

Minggu, 1 November 2026 - 20:24 WIB

Cegah Konflik Meluas Pascakekerasan, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Perangkat Desa Turun Tangan Mediasi Warga

Minggu, 1 November 2026 - 01:38 WIB

Deteksi Dini dan Pencegahan Gangguan Keamanan, Tiga Satuan TNI Gelar Patroli Malam di Wilayah Sumbawa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Patroli Malam Jadi Komitmen Koramil Utan dalam Menjaga Stabilitas Wilayah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Dekat dengan Rakyat, Koramil Moyo Hilir Perkuat Pembinaan Teritorial

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Unit Intel Kodim 1607/sumbawa Dan BNNP NTB Gerebek Dugaan Peredaran Sabu, Sepasang Kekasih Diciduk Dengan Barang Bukti 107,53 Gram!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Meriahkan Turnamen Sepak Bola Mini di Moyo Luar, Peltu Andri Mohar Tunjukkan Dukungan TNI terhadap Olahraga Masyarakat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Sinergi TNI dan Masyarakat Jadi Fondasi Pencegahan Narkoba di Wilayah Alas

Berita Terbaru

KARIMUN KEPRI

Bea Cukai Diminta Tangkap pengiriman Rokok ilegal ke Tanjung Batu

Senin, 2 Nov 2026 - 09:32 WIB