Skandal Ijazah di Subulussalam: Kepala SD Pulo Belen Disorot Tajam, Gagal Akreditasi hingga Ijazah Bertanda Tangan ‘Orang Lain’!

KABIRO SUBULUSSALAM- ACEH SINGKIL

- Redaksi

Rabu, 16 Juli 2025 - 14:00 WIB

50612 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUBULUSSALAM – Sebuah skandal memalukan mencoreng dunia pendidikan Kota Subulussalam. Sejumlah wali murid SD Negeri Pulo Belen, Kecamatan Sultan Daulat, dibuat geram setelah mengetahui ijazah anak-anak mereka ditandatangani bukan oleh Kepala Sekolah SD Pulo Belen, Suriyati, S.Pd, melainkan oleh Kepala SD Negeri Kuta Gara, M. Yasin, S.Pd.I., M.Pd.

Kejanggalan fatal ini terkuak pada Senin (14/7/2025), memicu kekhawatiran besar tentang legalitas dan masa depan dokumen krusial para siswa.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para orang tua tak habis pikir, mempertanyakan alasan di balik keputusan aneh ini. Mereka merasa sangat dirugikan dan menuntut pertanggungjawaban penuh dari Kepala Sekolah SD Pulo Belen.

“Bagaimana mungkin ijazah anak kami ditandatangani orang lain? Apa legalitasnya nanti? Ini menunjukkan ada masalah serius di sekolah ini,” keluh salah satu wali murid dengan nada emosi.

Dalih “Aplikasi Rusak” Dibantah Mentah-Mentah Kadisdik

Baca Juga :  Penantian Masyarakat Terhadap Pelatihan pertukangan Dan Kelestrian Yang Menguras Dana Desa

Kepala SD Pulo Belen, Suriyati, S.Pd, mencoba berkelit. Ia mengklaim bahwa insiden ini terjadi akibat “gangguan teknis pada aplikasi Sispena (Sistem Penilaian Akreditasi) yang mengalami kerusakan sistem. “Menurutnya, penandatanganan oleh kepala sekolah lain hanyalah “solusi sementara” untuk mempercepat proses administratif.

Namun, pembelaan itu langsung dipatahkan mentah-mentah oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Subulussalam, Nasrul Padang. Dengan tegas, Nasrul membantah keras klaim Suriyati.

“Bukan karena Sispena rusak! Ini sepenuhnya karena kepala sekolah SD Pulo Belen tidak kooperatif dalam menjalankan tugasnya,” semprot Nasrul Padang.

“Banyak kewajiban administratif, termasuk yang berkaitan dengan akreditasi dan kelulusan, yang tidak diselesaikan tepat waktu.”

Gagal Akreditasi: Bukti Kelalaian Kolektif?
Nasrul Padang bahkan mengungkapkan bahwa Dinas Pendidikan telah berulang kali memberikan pendampingan dan arahan, namun tak digubris serius oleh Suriyati.

Polemik ijazah ini bukan satu-satunya borok SD Negeri Pulo Belen. Sekolah tersebut juga menjadi sorotan tajam karena gagal total dalam proses akreditasi terbaru.

Baca Juga :  SMA Negeri 1 Subulussalam Sangat Membutuhkan Aula dan Ruang Kelas

“Kegagalan akreditasi ini tentu sangat merugikan. Bukan hanya bagi siswa, tapi juga bagi masa depan sekolah itu sendiri. Ini akan menghambat akses terhadap berbagai bantuan dan program dari pemerintah,” tegas Nasrul.

Ia berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh dan tidak menutup kemungkinan menjatuhkan sanksi administratif berat terhadap Kepala Sekolah SD Pulo Belen.

Akreditasi adalah cerminan mutu pendidikan. Kegagalan SD Pulo Belen dalam proses ini bukan sekadar masalah administrasi, melainkan indikasi serius dari carut-marutnya sistem manajerial sekolah.

Pertanyaan besar kini mengemuka: apakah ini hanya kelalaian individu, ataukah ada sistem pengawasan yang lemah di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Subulussalam?.

Insiden ini menuntut investigasi tuntas dan pertanggungjawaban konkret demi menyelamatkan masa depan pendidikan anak-anak di Subulussalam. [ER.K]

Berita Terkait

Surat Mutasi ASN Diduga Palsu, BKPSDM Subulussalam Minta Aparat Usut Pelaku Penyebar Hoaks
Pokir DPRK Subulussalam: Antara Kepentingan Publik dan Bayang-Bayang Transaksi Politik
Bayang-Bayang Mafia Tanah di Lahan Transmigrasi Longkib, Negara Diuji Menegakkan Aturan
Sengketa Lahan Longkib Kian Membara, Dugaan Pemalsuan AJB hingga Tindak Pidana Lain Menguat, Penegakan Hukum Diuji
Sengketa 50 Hektar di Longkib Memanas, Nama Ketua Apkasindo Aceh Terseret, Dugaan Pelanggaran Regulasi Mengemuka
Janji yang Diuji Waktu, Kepemimpinan yang Ditagih Publik
Kanopi Ambruk, Integritas Proyek Dipertanyakan
Menjelang Idulfitri, Mantan Wali Kota dan Ketua DPRK Subulussalam Beri Perhatian kepada Rekan Media dan LSM

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 09:47 WIB

Ribuan Warga Turun ke Jalan! Aliansi Rakyat Tolak Penutupan Tambang Emas Lantung Desak Pemerintah Terbitkan IPR

Rabu, 16 September 2026 - 08:27 WIB

‎Perkuat Kehadiran di Wilayah Binaan, Babinsa Jorok Dampingi Bantuan Pangan ‎

Rabu, 16 September 2026 - 08:19 WIB

Dari Lunyuk Ode, Semangat Qur’ani Tumbuhkan Generasi Berintegritas dan Berakhlak Mulia

Selasa, 15 September 2026 - 20:13 WIB

Jaga Ketertiban Pawai Ta’aruf, Babinsa Plampang Hadir di Tengah Warga

Selasa, 15 September 2026 - 20:05 WIB

Mencegah Sebelum Menjadi Bencana, Koramil 1607-07/Lunyuk Edukasi Warga tentang Risiko Kebakaran

Selasa, 15 September 2026 - 20:00 WIB

‎Babinsa Labuhan Ijuk Hadir di Tengah Musdes, Dukung Pembangunan Desa Berbasis Kebutuhan Masyarakat ‎

Selasa, 15 September 2026 - 19:55 WIB

Dari Kebijakan ke Masyarakat, Babinsa Kalimango Kawal 577 KK Terima Bantuan Beras

Selasa, 15 September 2026 - 19:42 WIB

Beras untuk Ketahanan Keluarga, Babinsa Baru Perkuat Sinergi dalam Penyaluran Bantuan Pangan Bapanas

Berita Terbaru