Tragis: Petani Gayo Lues Tewas Diduga Akibat Amukan Gajah Liar di Hutan Kopi

REDAKSI

- Redaksi

Selasa, 17 Juni 2025 - 22:38 WIB

50515 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues – Samsudin (45), seorang petani dari Desa Uning Pune, Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues, ditemukan tak bernyawa di Hutan Kopi pada Senin, 16 Juni 2025. Ia diduga kuat menjadi korban amukan gajah liar saat sedang mencari ikan jurung bersama rekan-rekannya.

Peristiwa tragis ini pertama kali dilaporkan pada Senin malam, sekitar pukul 20.00 WIB, setelah warga Desa Uning Pune menerima kabar duka tersebut. Samsudin, yang sehari-hari bekerja sebagai petani/pekebun, pergi ke Hutan Kopi bersama lima rekannya: Sahali (30), Zakaria (27), Matsah (25), Salman (23), dan Khairul (18).

Menurut kronologi yang disampaikan oleh Camat Putri Betung, Muhammad Jon, S.Pd., rombongan tersebut berangkat pada Senin pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Namun, sebelum mencapai lokasi tujuan mencari ikan, mereka dikejutkan oleh kemunculan gajah liar. Kelima rekan Samsudin berhasil menyelamatkan diri dengan berlarian ke arah yang berbeda, sementara Samsudin terpisah dari rombongan.

Pukul 15.00 WIB, para saksi mulai memanggil warga Desa Uning Pune yang berada di sekitar kebun untuk membantu mencari korban. Pencarian membuahkan hasil sekitar pukul 17.00 WIB, ketika warga bersama para saksi menemukan Samsudin sudah tergeletak tak bernyawa di pinggir sungai. Tas bawaan dan parang miliknya ditemukan di samping jasad korban.

Baca Juga :  Polisi RW Polres Gayo Lues Lakukan Kunjungan ke Dusun Binaan

Setelah dievakuasi ke rumah duka di Desa Uning Pune, keluarga korban menolak untuk dilakukan visum.

Keputusan ini diambil karena tidak ditemukan bekas luka maupun memar di tubuh Samsudin, sehingga dugaan kuat mengarah pada serangan gajah liar yang mungkin menyebabkan korban terkejut hingga jatuh atau mengalami kondisi fatal lainnya tanpa meninggalkan jejak fisik.
Insiden ini menjadi pengingat pahit akan bahaya interaksi antara manusia dan satwa liar, terutama di daerah yang berbatasan langsung dengan habitat gajah.

Pihak berwenang dan masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan serta mencari solusi untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang. [MK]

Berita Terkait

Kunjungan Wamen Koperasi RI di Gayo Lues Tegaskan Percepatan Koperasi Desa sebagai Pilar Kemandirian Ekonomi Rakyat
Negara Hadir di Gayo Lues, Kunjungan Wakil Menteri Koperasi Tegaskan Arah Penguatan Koperasi dan UMKM Berbasis Desa
Pengukuhan Urang Tue Kampung Porang Periode 2025–2031 Diharapkan Perkuat Tata Kelola Adat dan Pemerintahan Kampung
Silaturahmi Lebaran Menguatkan Etos Kerja dan Disiplin Aparatur
Halalbihalal di Kampung Jawa Perkuat Jalinan Silaturahmi dan Persaudaraan Warga
Jembatan Ambruk, Negara Absen: Nyawa Warga Dipertaruhkan di Pining
Jembatan Ambruk, Negara Absen: Nyawa Warga Dipertaruhkan di Pining
Polres Gayo Lues Ungkap Curas Berujung Maut, Pelaku Ditangkap Kurang dari 2×24 Jam

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 20:46 WIB

‎Patroli Malam Rutin, Komitmen Koramil Utan Jaga Stabilitas Wilayah

Jumat, 17 April 2026 - 20:40 WIB

‎TNI dan Warga Bersatu, Wujudkan Jembatan Penghubung Antar Wilayah

Jumat, 17 April 2026 - 20:33 WIB

Menuju Desa Sejahtera, Babinsa Gapit Dorong Penguatan Kelembagaan dan Stabilitas Wilayah

Jumat, 17 April 2026 - 20:27 WIB

‎Hadiri Paripurna 2026, Dandim 1607/Sumbawa Salurkan Santunan Taspen kepada Keluarga Korban

Jumat, 17 April 2026 - 20:10 WIB

‎Wujud Kepedulian TNI, Distribusi Susu dan Obat TBC di Berare Berlangsung Aman

Jumat, 17 April 2026 - 20:02 WIB

‎Sinergi TNI dan Bulog, Penyerapan Gabah Petani di Orong Telu Berjalan Lancar

Jumat, 17 April 2026 - 07:01 WIB

Baru 2 Minggu Menjabat, Kasat Reskrim Polres Sumbawa Bongkar Mafia LPG Oplosan

Kamis, 16 April 2026 - 20:32 WIB

Dandim 1607/Sumbawa: Pembangunan Jembatan Garuda Wujud Nyata Kepedulian TNI untuk Rakyat

Berita Terbaru