Prahara Batas Terurai: Dari Rusia, Presiden Prabowo Tegaskan Empat Pulau Milik Aceh

REDAKSI

- Redaksi

Selasa, 17 Juni 2025 - 21:06 WIB

50368 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas penting melalui konferensi video langsung dari Rusia hari ini, Selasa, 17 Juni 2025,dalam rangka lawatan kerjanya. Rapat yang membahas dinamika empat pulau strategis ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara yang berkumpul di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Dalam rapat tersebut, Presiden Prabowo didampingi oleh Wakil Ketua DPR, Bapak Prof. Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Dalam Negeri, Bapak Tito Karnavian, dan Menteri Sekretaris Negara, Bapak Prasetyo Hadi.

Selain itu, turut hadir pula dua kepala daerah yang wilayahnya terkait langsung dengan pembahasan, yakni Gubernur Aceh, Bapak Muzakir Manaf, dan Gubernur Sumatra Utara, Bapak Bobby Nasution.

Fokus utama rapat terbatas ini adalah untuk membahas status administratif empat pulau yang selama ini berada dalam dinamika antara Provinsi Aceh dan Provinsi Sumatra Utara.

Setelah mendalami dasar-dasar dokumen yang dimiliki oleh pemerintah, Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengambil keputusan final.

Berdasarkan keputusan tersebut, keempat pulau yang dimaksud – yaitu Pulau Panjang, Pulau Lipan, Pulau Mangkir Gadang, dan Pulau Mangkir Ketek – secara administratif resmi masuk ke dalam wilayah Provinsi Aceh. Keputusan ini diharapkan dapat menyelesaikan sengketa administratif yang mungkin timbul di masa lalu dan memberikan kepastian hukum bagi pengelolaan dan pengembangan pulau-pulau tersebut ke depan.

Baca Juga :  Polri Pacu SDM Unggul dengan AI untuk Indonesia Emas 2045

Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai implikasi dari keputusan ini terhadap aspek-aspek lain seperti pembangunan infrastruktur atau pengelolaan sumber daya di keempat pulau tersebut. Namun, keputusan presiden ini menandai langkah penting dalam penataan wilayah administratif di Indonesia. []

Berita Terkait

Ayahwa Ketuk Pintu Kemensos, Desak Percepatan Pemulihan Banjir dan Akses Pendidikan di Aceh Utara
PWI Pusat Desak Hotman Paris Klarifikasi Pernyataan kepada Wartawan, Ingatkan Martabat Pers Tak Boleh Direndahkan
Ayah Wa Temui Kemensos Percepat Penyaluran Bantuan Korban Bencana
Di Tengah Tugas Kenegaraan, Haji Uma Tuntaskan Magister Cumlaude dan Diwisuda Bersama Putranya
Duka Mendalam Menyelimuti PWI, Zulmansyah Sekedang Berpulang di Tengah Pengabdian
Kasasi Di Tengah Kewajiban Transparansi: Saat Penjaga Hukum Dipertanyakan Komitmennya
Ramai di Medsos Soal Untung Mitra MBG, BGN Buka Data Sebenarnya
HPN 2026 Banten Sukses Digelar, Panitia Sampaikan Apresiasi kepada Seluruh Mitra dan Pemangku Kepentingan

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:34 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Duka atas Gugurnya Anggota POM TNI Saat Bantu Penangkapan Terduga Bandar Narkoba di Bireuen

Senin, 27 Juli 2026 - 14:42 WIB

BPBD Subulussalam Minta Warga Bersabar, Bantuan Rumah Pascabencana Masih Tertahan di Tahap Pertama

Senin, 27 Juli 2026 - 13:23 WIB

852 Motor untuk Imum Gampong Digelontorkan, Keberhasilan Program Kini Dipertaruhkan

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:57 WIB

Pegadaian Syariah dan Serikat Pekerja Bersama Rumah Zakat Gelar Khitanan Massal untuk 16 Anak di Banda Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:26 WIB

Klarifikasi Sekda Bongkar Simpang Siur Informasi, Terduga Kasus Sabu Dipastikan Bukan ASN Pemkab Gayo Lues

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:39 WIB

Dari Informasi Warga hingga Penangkapan ASN, Polisi Telusuri Dugaan Jaringan Peredaran Sabu di Gayo Lues

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:56 WIB

Dua Mantan Petani Ganja Gayo Lues Bersaksi di Hadapan Kepala BNN RI, Program Alih Komoditas Jadi Sorotan Puncak HANI

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:29 WIB

Kritik Pejabat Tak Boleh Berhenti di Media Sosial, Bukti Harus Bicara

Berita Terbaru