Puskesmas Geureudong Pase Aceh Utara Gelar Program Pemeriksaan Kesehatan Keliling

REDAKSI 2

- Redaksi

Rabu, 23 April 2025 - 20:55 WIB

501,264 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara – Puskesmas Geureudong Pase Aceh Utara meluncurkan program pemeriksaan kesehatan keliling dan pengobatan massal di awal triwulan pertama tahun 2025 kepada masyarakat, kegiatan tersebut dilakukan untuk memberikan pelayanan medis langsung kepada masyarakat di wilayah kerjanya,” Rabu (23/04/2024).

Kepala UPTD Puskesmas Geureudong Pase, Ns.Jasroni, S. Kep, M.K.M, mengatakan, kali ini di Desa Dayah Seupeng menjadi sasaran pengobatan, dengan tim Puskesmas yang kita turunkan terdiri dari Dokter, perawat, bidan, Petugas analis, Apoteker dan tenaga kesehatan lainnya untuk mendukung acara tersebut, tak kurang dari 20 personil kita kerahkan untuk melayani pemeriksaan kesehatan masyarakat Dayah Seupeng yang berjumlah sekitar 200 orang dari semua golongan umur dan berbagai macam masalah kesehatan,” tutur Jasroni.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lanjut Kapus,” Program yang diberi tema Pemeriksaan Kesehatan Keliling Dokling (Dokter Keliling) bertujuan untuk mendekatkan akses pengobatan masyarakat ke desa-desa dalam wilayah kecamatan Geureudong Pase, biasanya pasien yang ingin berobat harus mendatangi puskesmas untuk mendapatkan pelayanan, namun dengan program ini, pelayanan puskesmas yang hadir satu hari ditengah masyarakat dengan menggunakan system jemput bola, sehingga selama ini masyarakat yang terkendala dengan akses jalan, keterbatasan terhadap kemampuan fisik untuk bisa ke puskesmas, maka bisa langsung menjumpai petugas kesehatan didesanya sendiri dan menjawab berbagai keluhan yang dihadapinya selama ini.

Baca Juga :  Dandim 0103/Aceh Utara Cek Lahan Jagong Siap Tanam di Wilayah Koramil Meurah Mulia.

Sesuai dengan Arahan Plt. Kadinkes Aceh Utara, Jalaluddin, SKM.M.Kes kepada seluruh Kepala Puskesmas Aceh Utara terkait dengan program 100 hari kerja Bupati/Wabup Aceh Utara (Yahwa-Panyang) di Bidang Kesehatan (Meu Ubat), ada 4 indikator yang diharapkan diantaranya, Intervensi Spesifik Percepatan stunting, BLUD Puskesmas, Pemeriksaan kesehatan gratis di fasilitas kesehatan dan Pemeriksaan kesehatan keliling (Dokling), maka Puskesmas Geureudong Pase mengimplementasikasi indicator tersebut di wilayah kerjanya,” ujarnya.

Untuk Intervensi Stunting, kita menurunkan petugas gizi terlatih untuk berkunjung ke rumah balita stunting dengan memberikan bahan makanan tambahan dan mengedukasi keluarga tentang asupan gizi yang dibutuhkan oleh balita, Terkait BLUD, baru saja kemarin UPTD Puskesmas Geureudong Pase menerima Surat Keputasan (SK) BLUD dari Bupati Aceh Utara bersamaan dengan Lounching BLUD seluruh Puskesmas Aceh Utara di Lhoksukon, Pemeriksaan Kesehatan Gratis juga telah kita jalankan seperti Cek Kesehatan Gratis seiring dengan program Presiden RI saat ini, dan yang terakhir Pemeriksaan kesehatan keliling (Dokling) bagi masyarakat yang sedang kita laksanakan saat ini, dengan mendatangi desa menjangkau pemukiman penduduk yang sulit diakses.

Baca Juga :  Mimbar Jumat Dijadikan Kanal Kamtibmas, Polres Lhokseumawe Selipkan Santunan di Tengah Pesan Keamanan

Seluruh program 100 hari kerja Bupati telah dilaksanakan oleh Puskesmas Geureudong Pase dibawah arahan dan petunjuk Plt. Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara. Kegiatan ini tidak lepas juga berkat kerjasama Muspika Kecamatan, Aparatur Desa dan Kader Posyandu dan mempunyai peran masing-masing dalam melaksanakan tugasnya.

Warga diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk memeriksakan kesehatannya.
Puskesmas juga menghimbau agar masyarakat tetap menjaga pola hidup sehat dan rutin berolahraga,” pungkas nya mengakhiri. [SR]

Berita Terkait

SDN 6 Syamtalira Bayu Hidupkan Tradisi Jumat Religius, Siswa Dilatih Berani dan Berakhlak
Hardiknas di SMAN 1 Meurah Mulia: Pendidikan Tak Lagi Sekadar Seremoni, Kreativitas Siswa Meledak di Panggung Bakat
Cot Girek Membara: Buruh PTPN IV Tagih Nyali Pemerintah dan Aparat
Seragam Rp120 Ribu di Balik Dalih “Ikhlas”: Jadup Tanjong Geulumpang Diselimuti Tanda Tanya
Dua Kali Diperpanjang, Kursi Pucuk Perseroda Aceh Utara Tetap Sepi—Alarm Krisis Kepercayaan?
Warga Gampong Tanjong Glumpang Bantah Isu Dugaan Pungli Dana Jadup
Jadup Dipalak: Bantuan Bencana Berubah Jadi “Upeti” di Baktiya
Hardiknas Tanpa Basa-basi: Dua Sekolah di Geureudong Pase Tinggalkan Seremoni Kosong, Pilih Makna

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:34 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Duka atas Gugurnya Anggota POM TNI Saat Bantu Penangkapan Terduga Bandar Narkoba di Bireuen

Senin, 27 Juli 2026 - 14:42 WIB

BPBD Subulussalam Minta Warga Bersabar, Bantuan Rumah Pascabencana Masih Tertahan di Tahap Pertama

Senin, 27 Juli 2026 - 13:23 WIB

852 Motor untuk Imum Gampong Digelontorkan, Keberhasilan Program Kini Dipertaruhkan

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:57 WIB

Pegadaian Syariah dan Serikat Pekerja Bersama Rumah Zakat Gelar Khitanan Massal untuk 16 Anak di Banda Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:26 WIB

Klarifikasi Sekda Bongkar Simpang Siur Informasi, Terduga Kasus Sabu Dipastikan Bukan ASN Pemkab Gayo Lues

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:39 WIB

Dari Informasi Warga hingga Penangkapan ASN, Polisi Telusuri Dugaan Jaringan Peredaran Sabu di Gayo Lues

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:56 WIB

Dua Mantan Petani Ganja Gayo Lues Bersaksi di Hadapan Kepala BNN RI, Program Alih Komoditas Jadi Sorotan Puncak HANI

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:29 WIB

Kritik Pejabat Tak Boleh Berhenti di Media Sosial, Bukti Harus Bicara

Berita Terbaru