Diduga Dana Desa Tanggung Di Korupsi

REDAKSI

- Redaksi

Rabu, 22 Januari 2025 - 14:54 WIB

50249 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Tulungagung, Amri Rahmanto Sayekti.

(Poto Doc. HARTANTO)

Tulungagung/Jatim – Dugaan kasus tindak pidana korupsi yang melibatkan Desa Tanggung, Kecamatan Campurdarat, Tulungagung, terus memasuki tahapan penting dalam proses hukum, Senin (20/1/2025).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Tulungagung, Amri Rahmanto Sayekti, menyatakan bahwa penyidikan masih berlangsung dan penetapan tersangka belum dilakukan.

“Kami masih dalam proses penyidikan dalam rangka penetapan tersangka terkait Desa Tanggung,” ujar Amri.

Baca Juga :  Belum dapat Lahan, 12 Kelurahan Tulungagung Belum Usulkan Pembangunan Koperasi Merah Putih

Amri juga mengungkapkan bahwa Kejaksaan telah melakukan koordinasi awal dengan Inspektorat Kabupaten Tulungagung, untuk melaksanakan audit guna memperkuat pembuktian dalam kasus tersebut.

“Koordinasi dengan Inspektorat sudah dilakukan. Namun penghitungan audit belum dimulai karena masih berada di tahap awal,” jelasnya.

Sejauh ini, Kejaksaan Negeri Tulungagung telah memeriksa puluhan saksi yang dinilai relevan dengan penyelidikan.

Jumlah saksi yang sudah diperiksa kurang lebih mencapai 20 orang,” tambah Amri.
Kasus ini menjadi perhatian masyarakat luas karena dugaan korupsi di tingkat desa memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat setempat.

Baca Juga :  Terobos Lampu Merah, Tabrak Pasutri Di Polisi Blitar.

Langkah Kejaksaan Negeri Tulungagung dalam mengusut tuntas dugaan korupsi ini diharapkan berjalan transparan dan adil.
Masyarakat menanti tindakan tegas terhadap pelaku yang terbukti bersalah, sehingga memberikan efek jera dan menjadi peringatan bagi perangkat desa lainnya di Tulungagung. [HARTANTO]

Berita Terkait

Empat Pimpinan DPRD Tulungagung Dipanggil KPK, Penelusuran Dugaan Pemerasan Gatut Sunu Masuki Babak Baru
Dugaan Pengadaan LKS di MIN 1 Trenggalek Kian Menggantung, Keterangan Sekolah dan Komite Berbeda, DPRD Minta Audit Menyeluruh
Anggota DPRD Tulungagung Sutomo Mengundurkan Diri, Proses PAW Menuju Penggantian oleh Peraih Suara Terbanyak Kedua
Segenap keluarga besar Media Oposisi News 86 Provinsi Jawa Timur serta seluruh mitra kerja mengucapkan:
Warga Desa Ketanon Terima Bantuan Sembako Dengan Tertib 
Akhirnya Setelah 1,5 Tahun Rusak,Jembatan Junjung Tulungagung Segera Di Perbaiki.
Akibat Sarpras Dan Supplier 18 SPPG di Tulungagung Dihentikan Operasi, BGN Ungkap Permasalahan.
PPPK Paruh Waktu Menjerit, Gaji Rp300 Ribu Sebulan Jadi Sorotan DPRD Tulungagung

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:34 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Duka atas Gugurnya Anggota POM TNI Saat Bantu Penangkapan Terduga Bandar Narkoba di Bireuen

Senin, 27 Juli 2026 - 14:42 WIB

BPBD Subulussalam Minta Warga Bersabar, Bantuan Rumah Pascabencana Masih Tertahan di Tahap Pertama

Senin, 27 Juli 2026 - 13:23 WIB

852 Motor untuk Imum Gampong Digelontorkan, Keberhasilan Program Kini Dipertaruhkan

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:57 WIB

Pegadaian Syariah dan Serikat Pekerja Bersama Rumah Zakat Gelar Khitanan Massal untuk 16 Anak di Banda Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:26 WIB

Klarifikasi Sekda Bongkar Simpang Siur Informasi, Terduga Kasus Sabu Dipastikan Bukan ASN Pemkab Gayo Lues

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:39 WIB

Dari Informasi Warga hingga Penangkapan ASN, Polisi Telusuri Dugaan Jaringan Peredaran Sabu di Gayo Lues

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:56 WIB

Dua Mantan Petani Ganja Gayo Lues Bersaksi di Hadapan Kepala BNN RI, Program Alih Komoditas Jadi Sorotan Puncak HANI

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:29 WIB

Kritik Pejabat Tak Boleh Berhenti di Media Sosial, Bukti Harus Bicara

Berita Terbaru