Gawat’ 82 Kepala Desa Gelar Aksi Demo Dan Serahkan Stempel Sebagai Bentuk Protes Belum Dibayarnya Gaji Dan Honor Perangkat Desa, Kok Bisa Dan Perlu Dipertanyakan,???.

KABIRO SUBULUSSALAM- ACEH SINGKIL

- Redaksi

Rabu, 11 Desember 2024 - 18:30 WIB

50986 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam- Hari ini, Pemerintah Kota Subulussalam diguncang oleh gelombang protes besar-besaran setelah 82 Kepala Desa se-Kota Subulussalam menyerahkan stempel pemerintahan desa mereka kepada Penjabat (Pj) Wali Kota Subulussalam, Azhari S.Pd, M.Si. Langkah ini diambil sebagai bentuk protes keras terhadap belum terbayarnya gaji dan honor perangkat desa selama tujuh bulan, Rabu (11/12/2024).

Ratusan perangkat desa dari seluruh desa yang tergabung dalam aksi ini berkumpul di depan Kantor Wali Kota dan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Subulussalam, menuntut pemerintah untuk segera membayar hak mereka yang telah tertunda. Hingga saat ini, Pemko Subulussalam baru mampu membayarkan lima bulan gaji, sementara dua bulan sisanya masih belum jelas nasibnya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tuntut Pemeriksaan Anggaran oleh Tim Audit dari Presiden

Dalam aksi tersebut, orator yang juga Kepala Desa Sikalondang, Zulpan, menyampaikan tuntutan agar Presiden Prabowo Subianto mengirimkan tim audit independen untuk memeriksa pengelolaan anggaran di Pemko Subulussalam. Seruan ini mencerminkan kekecewaan dan ketidakpercayaan terhadap manajemen keuangan daerah, yang dinilai tidak transparan dan tidak adil.

“Sampai kapan kami harus menunggu? Hak kami diabaikan, sementara proyek-proyek besar yang anggarannya miliaran rupiah justru mendapat prioritas,” ujar Zulpan dengan nada tinggi. Ia juga mengecam ketidakadilan yang terjadi, “Kenapa proyek oknum tertentu yang nilainya miliaran bisa dibayar, sementara gaji kami tak kunjung dipedulikan?”

Baca Juga :  Pengurus DPD SWI Kota Subulussalam Mengajak Warga Aceh Doakan Mualem

Sorotan LPKPur: “Ini Pengkhianatan terhadap Rakyat”

Protes ini juga mendapat sorotan keras dari Ketua Lembaga Pemantau Kebijakan Publik untuk Rakyat (LPKPur), Hasbi B Meraxa. Dalam pernyataannya, Hasbi menganggap tindakan pemerintah yang menunda pembayaran gaji perangkat desa sebagai bentuk pengkhianatan terhadap amanah rakyat. Menurutnya, perangkat desa adalah ujung tombak pelayanan publik yang seharusnya dihargai, bukan dibiarkan terlantar tanpa kepastian.

“Ketika hak-hak rakyat, terutama perangkat desa yang berada di garis depan pelayanan publik, diabaikan, maka itu adalah bentuk pengkhianatan terhadap amanah yang telah diberikan oleh rakyat,” tegas Hasbi.

Hasbi juga meminta agar pemerintah segera menyelesaikan masalah ini sebelum dampaknya lebih besar, baik terhadap stabilitas sosial maupun pelayanan publik di Subulussalam.

Diskusi Memanas antara Pj Wali Kota dan Perwakilan Kepala Desa

Meskipun Pj Wali Kota Subulussalam, Azhari S.Pd, M.Si, telah mengundang perwakilan kepala desa untuk berdialog, suasana pertemuan menjadi tegang. Para Kepala Desa menyampaikan berbagai keluhan terkait pembayaran gaji yang belum dipenuhi, sementara Pemko Subulussalam mengklaim adanya defisit anggaran yang menghambat pembayaran penuh.

“Saya paham bahwa ini adalah situasi yang sulit, namun kami berharap kalian bisa bersabar. Tahun ini sebagian besar anggaran telah digunakan untuk membayar kekurangan gaji tahun lalu,” jelas Azhari dalam pertemuan tersebut.

Baca Juga :  Akibat Pekerjaan Bronjong Asal Jadi, Makam Umum Didesa Danau Tras Terancam

Namun, para Kepala Desa merasa tidak puas dengan penjelasan tersebut dan meminta agar pembayaran dua bulan yang masih tertunda segera dilunasi. Dalam situasi keuangan yang defisit, Azhari mengatakan bahwa Pemko hanya mampu membayar satu bulan lagi pada tahun 2024, meskipun demikian, para demonstran tetap menuntut agar seluruh gaji yang tertunda segera dibayar.

Aksi Berlanjut ke Gedung DPRK

Setelah pertemuan yang tidak memuaskan, ratusan perangkat desa dan Kepala Desa yang kecewa melanjutkan aksi mereka menuju Gedung DPRK Subulussalam untuk meminta dukungan legislatif dalam mempercepat penyelesaian masalah ini.

Tantangan Keuangan Pemko Subulussalam

Sebagai informasi, setelah terlantiknya Azhari S.Pd, M.Si sebagai Pj Wali Kota, ia dihadapkan dengan tantangan besar dalam mengelola keuangan Pemko Subulussalam yang defisit.
sebuah kondisi yang membebani anggaran daerah.

Dalam menghadapi situasi yang sulit ini, Pj Wali Kota Azhari berharap agar semua pihak dapat memahami kondisi keuangan yang terbatas dan memberikan waktu agar masalah ini dapat diselesaikan secara bertahap.

Aksi ini mencerminkan ketegangan antara pemerintah daerah dan perangkat desa yang harus segera diatasi untuk mencegah gangguan terhadap pelayanan publik dan menjaga stabilitas sosial di Subulussalam.

[ER.K]

Berita Terkait

Surat Mutasi ASN Diduga Palsu, BKPSDM Subulussalam Minta Aparat Usut Pelaku Penyebar Hoaks
Pokir DPRK Subulussalam: Antara Kepentingan Publik dan Bayang-Bayang Transaksi Politik
Bayang-Bayang Mafia Tanah di Lahan Transmigrasi Longkib, Negara Diuji Menegakkan Aturan
Sengketa Lahan Longkib Kian Membara, Dugaan Pemalsuan AJB hingga Tindak Pidana Lain Menguat, Penegakan Hukum Diuji
Sengketa 50 Hektar di Longkib Memanas, Nama Ketua Apkasindo Aceh Terseret, Dugaan Pelanggaran Regulasi Mengemuka
Janji yang Diuji Waktu, Kepemimpinan yang Ditagih Publik
Kanopi Ambruk, Integritas Proyek Dipertanyakan
Menjelang Idulfitri, Mantan Wali Kota dan Ketua DPRK Subulussalam Beri Perhatian kepada Rekan Media dan LSM

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:29 WIB

Pernyataan Sikap Camat Lantung di Depan Ribuan Massa: “Kalau Disuruh Memilih, Saya Tegas Tidak Menutup Tambang!”

Kamis, 17 September 2026 - 09:47 WIB

Ribuan Warga Turun ke Jalan! Aliansi Rakyat Tolak Penutupan Tambang Emas Lantung Desak Pemerintah Terbitkan IPR

Rabu, 16 September 2026 - 08:27 WIB

‎Perkuat Kehadiran di Wilayah Binaan, Babinsa Jorok Dampingi Bantuan Pangan ‎

Selasa, 15 September 2026 - 20:16 WIB

‎Jelang Musim Tanam, Babinsa Kakiang Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Karhutla

Selasa, 15 September 2026 - 20:13 WIB

Jaga Ketertiban Pawai Ta’aruf, Babinsa Plampang Hadir di Tengah Warga

Selasa, 15 September 2026 - 20:05 WIB

Mencegah Sebelum Menjadi Bencana, Koramil 1607-07/Lunyuk Edukasi Warga tentang Risiko Kebakaran

Selasa, 15 September 2026 - 20:00 WIB

‎Babinsa Labuhan Ijuk Hadir di Tengah Musdes, Dukung Pembangunan Desa Berbasis Kebutuhan Masyarakat ‎

Selasa, 15 September 2026 - 19:55 WIB

Dari Kebijakan ke Masyarakat, Babinsa Kalimango Kawal 577 KK Terima Bantuan Beras

Berita Terbaru