Pj Bupati Aceh Utara Apresiasi Wisuda Perdana Dayah Madinah Lhoksukon

REDAKSI 2

- Redaksi

Minggu, 4 Februari 2024 - 18:48 WIB

50524 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Utara Dr Mahyuzar, MSi, mengapresiasi acara wisuda alumni perdana Dayah Madinatud Diniyah Nafisatul Huda (Madinah) Lhoksukon yang digelar di Dayah Kupi, Simpang Cibrek, Minggu, 4 Febuari 2024. Acara wisuda 16 santri dari total 114 santri ini dibuka oleh Waled Munir selaku pimpinan dayah tersebut.

Dalam acara wisuda perdana itu turut dihadiri Pj Sekda Aceh Utara Dayan Albar, SSos, MAP, dalam hal ini mewakili Pj Bupati Mahyuzar, Plt. Kadis Pendidikan Dayah Aceh Utara Ir Mirza Gunawan, MAP, dan sejumlah tokoh ulama serta masyarakat.

Dayan Albar pada awal sambutannya menyampaikan Pj Bupati Mahyuzar menyampaikan apresiasi atas dilaksanakannya kegiatan Milad ke-7 Dayah Madinah Lhoksukon. Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Utara maupun atas nama pribadi mengucapkan
selamat dan sukses kepada anak-anak santri Dayah Madinatuddiniyah Nafisatul Huda yang hari ini di wisuda.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Disampaikan Dayan, hal ini menandakan santri-santri telah melampaui satu tahapan pendidikan yang akan menjadi tonggak penting untuk menuju ke level pendidikan berikutnya. Pelaksanaan wisuda santri Dayah Madinatud Diniyah Nafisatul Huda pada hari ini, merupakan kebanggaan tersendiri bagi kami di jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Utara. Dayah ini merupakan salah satu dayah terpadu moderen yang ada di Kabupaten Aceh Utara.

Baca Juga :  Tanam 9000 Manggrove, Kodim 0103/Aceh Utara Laksanakan Secara Serentak Dengan Kasad.

“Saya sangat optimis keberadaan Dayah
Madinatuddiniyah Nafisatul Huda akan memberikan dampak positif yang luar biasa terhadap pendidikan religius dan implementasi syariat Islam di Kabupaten Aceh Utara khususnya. Sebab, pendidikan tidak hanya ditilik dari kemampuan menguasai Iptek saja, akan tetapi juga perbaikan akhlak dan Imtaq sangat diperlukan demi masa depan generasi muda kita,” kata Dayan.

Menurutnya, hal inilah yang akan menjadi pondasi pembentukan karakter anak didik yang bersendi nilai-nilai qur’ani. Dalam upaya mencapai keberhasilan pendidikan agama itulah maka saya memandang bahwa peran Dayah menjadi sangat penting dan strategis. Dayah sebagai bagian integral sistem pendidikan kita, dituntut untuk secara terus menerus mengembangkan Dayah sebagai lembaga penyelenggara pendidikan agama, juga pendidikan umum.

Baca Juga :  Dari Banjir ke Meja Rapat: Pemulihan Pertanian Aceh Utara Jalan di Tempat

“Untuk itu, kita harapkan Dayah Terpadu sebagai lembaga pendidikan, hendaknya terus menerus melakukan penyempurnaan kurikulum (isi pendidikan) yang sesuai dengan aspirasi masyarakat dan misi keislaman. Karena itulah, pemberian materi pendidikan yang konkret, aktual dan relevan, seperti pemberian materi bahasa asing (Bahasa Inggris), ilmu komputer, dan ketrampilan hidup lainnya, menjadi kebutuhan substantif yang penting,” kata Dayan.

Kata dia, dayah terpadu sebagai lembaga pendidikan keagamaan, juga perlu membenahi secara terus menerus kualitas manajemennya. Paradigma lama dalam pengelolaan Dayah yang terkesan mengabaikan sistem manajemen moderen, saya kira perlu kita ubah.

“Secara pribadi, saya merasa amat sangat bangga dengan pelaksanaan wisuda pada hari ini, keberhasilan anak-anak kami pada hari ini bagaikan memetik hasil kebun yang telah lama ditanam, sungguh kebanggaan yang sangat luar biasa untuk saya secara pribadi. Saya yakin, para unsur Pimpinan Dayah pun tidak luput berbahagia dengan keberhasilan anak-anak kami pada hari
ini,” demikian disampaikan Dayan. []

Berita Terkait

Selamat Milad Samudra Pasai 800
SDN 6 Syamtalira Bayu Hidupkan Tradisi Jumat Religius, Siswa Dilatih Berani dan Berakhlak
Hardiknas di SMAN 1 Meurah Mulia: Pendidikan Tak Lagi Sekadar Seremoni, Kreativitas Siswa Meledak di Panggung Bakat
Cot Girek Membara: Buruh PTPN IV Tagih Nyali Pemerintah dan Aparat
Seragam Rp120 Ribu di Balik Dalih “Ikhlas”: Jadup Tanjong Geulumpang Diselimuti Tanda Tanya
Dua Kali Diperpanjang, Kursi Pucuk Perseroda Aceh Utara Tetap Sepi—Alarm Krisis Kepercayaan?
Warga Gampong Tanjong Glumpang Bantah Isu Dugaan Pungli Dana Jadup
Jadup Dipalak: Bantuan Bencana Berubah Jadi “Upeti” di Baktiya

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 08:27 WIB

‎Perkuat Kehadiran di Wilayah Binaan, Babinsa Jorok Dampingi Bantuan Pangan ‎

Rabu, 16 September 2026 - 08:19 WIB

Dari Lunyuk Ode, Semangat Qur’ani Tumbuhkan Generasi Berintegritas dan Berakhlak Mulia

Selasa, 15 September 2026 - 20:16 WIB

‎Jelang Musim Tanam, Babinsa Kakiang Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Karhutla

Selasa, 15 September 2026 - 20:05 WIB

Mencegah Sebelum Menjadi Bencana, Koramil 1607-07/Lunyuk Edukasi Warga tentang Risiko Kebakaran

Selasa, 15 September 2026 - 20:00 WIB

‎Babinsa Labuhan Ijuk Hadir di Tengah Musdes, Dukung Pembangunan Desa Berbasis Kebutuhan Masyarakat ‎

Selasa, 15 September 2026 - 19:55 WIB

Dari Kebijakan ke Masyarakat, Babinsa Kalimango Kawal 577 KK Terima Bantuan Beras

Selasa, 15 September 2026 - 19:42 WIB

Beras untuk Ketahanan Keluarga, Babinsa Baru Perkuat Sinergi dalam Penyaluran Bantuan Pangan Bapanas

Selasa, 15 September 2026 - 19:35 WIB

Danposramil Lape-Lopok Hadiri Penutupan Turnamen Kades Cup II Desa Pungkit

Berita Terbaru