Pantau Persediaan Bahan Pokok, Pj Bupati Aceh Utara Tinjau Pasar Krueng Geukueh

REDAKSI 2

- Redaksi

Jumat, 8 Maret 2024 - 11:46 WIB

50327 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH UTARA – Penjabat Bupati Aceh Utara Dr Mahyuzar, MSi, memantau persediaan bahan kebutuhan pokok masyarakat di pasar Keude Krueng Geukueh Kecamatan Dewantara, Jumat, 8 Maret 2024. Kegiatan itu dilakukan untuk menjamin ketersediaan bahan pokok di pasaran menjelang hari meugang dan masuknya bulan puasa Ramadhan 1445 H.

Pada kesempatan itu Pj Bupati Mahyuzar meninjau langsung kios-kios dan lapak penjual di pasar basah Keude Krtueng Geukueh. Mahyuzar juga mendatangi beberapa unit toko sembako dan grosir kelontong yang ada di pasar kecamatan itu. Mahyuzar turut berdialog langsung dengan penjual, pembeli, dan pemilik toko untuk memastikan ketersediaan barang-barang yang dibutuhkan masyarakat.
Dalam pemantauan itu, Pj Bupati Mahyuzar turut didampingi oleh Plt Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan UKM Kabupaten Aceh Utara Cut Zullinda, AP, SSos, MSi, Sekretaris Kecamatan Dewantara Muhammad Nurkhazi, SIP, Kabid Perdagangan Irwandi, SST, dan pejabat Muspika Dewantara.

“Kita secara khusus meninjau ke pasar Keude Krueng Geukueh untuk melihat kecukupan persediaan barang-barang pokok yang dibutuhkan masyarakat. Sekarang menjelang hari meugang dan menyambut bulan Ramadhan biasanya harga bahan pokok di pasaran melonjak naik, Alhamdulillah hari ini sudah kita tinjau langsung, meskipun ada fluktuasi kenaikan harga beberapa item barang tapi masih dalam batas-batas yang wajar dan normal,” ungkap Mahyuzar.

Usai meninjau pasar Keude Krueng Geukueh, Pj Bupati Mahyuzar kemudian juga meninjau pelaksanaan pasar murah yang digelar oleh Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan UKM di halaman Meunasah Gampong Tambon Tunong Kecamatan Dewantara, lokasinya tidak jauh dari pusat pasar Krueng Geukueh.
Mahyuzar melihat antusiasme masyarakat untuk membeli barang-barang di pasar murah, di mana harganya telah disubsidi oleh Pemkab Aceh Utara sehingga bisa dibeli dengan harga yang lebih murah dibanding harga pasaran.

Plt Kepala Dinas Perdaginkop dan UKM Aceh Utara Cut Zullinda, AP, SSos, MSi, mengatakan pihaknya menyediakan lima jenis bahan pokok penting (Bapokting) yang dapat ditebus masyarakat dengan harga lebih murah dibanding harga pasar. Jenis bahan pokok yang disediakan, yakni beras premium dengan harga Rp.50.000 untuk ukuran sak 5 kg, gula pasir Rp.27.000 per 2 kg, minyak goreng Rp.30.000 per 2 liter, tepung terigu Rp.13.000 per 2 kg, dan telur Rp.47.000 per papan (30 butir).
“Harga bahan pokok yang dijual di sini lebih murah dibanding harga pasar, karena harganya telah disubsidi oleh Pemkab Aceh Utara, yaitu beras, gula, minyak goreng, dan tepung terigu disubsidi masing-masing Rp.5.000 per kg, sedangkan telur disubsidi Rp.10.000 per papan,” kata Zullinda.

Baca Juga :  Konferensi II PWI Lhokseumawe: Enam Kandidat, Taruhan Marwah Profesi

Dijelaskan, pelaksanaan pasar murah telah berlangsung selama empat hari, yakni sejak hari pertama di Kecamatan Muara Batu pada Selasa, 5 Maret 2024. Selanjutnya pada Rabu (6 Maret 20240 di Nisam Antara, Kamis (7 Maret 2024) di Lapang, dan Jumat (8 Maret 20240 di Dewantara. “Terakhir besok Sabtu (9 Maret 2024) akan berlangsung di Kecamatan Lhoksukon,” jelas Zullinda.
Penjabat Bupati Aceh Utara Dr Mahyuzar, MSi, secara terpisah menyampaikan maaf kepada masyarakat karena pasar murah kali ini hanya bisa digelar di lima kecamatan. Hal ini memang tidak sebanding dengan luas Aceh Utara yang mencapai 27 kecamatan. Indikator ini dipilih berdasar pada tingkat inflasi kecamatan, kawasan terluar Aceh Utara, dan belum dilaksanakan pasar murah sebelum-sebelumnya.

“Kita sudah mengupayakan agar pasar murah ini bisa menjangkau masyarakat di banyak kecamatan, bahkan juga untuk semua kecamatan, akan tetapi anggaran yang tersedia sangat terbatas. Mudah-mudahan pada pasar murah berikutnya bisa menjangkau ke kecamatan-kecamatan lainnya,” ungkap Mahyuzar.

Berita Terkait

Dapur MBG Rampung, Siswa Geureudong Pase Masih Menanti: Program Gizi Tertahan Tanpa Kepastian
Selamat Milad Samudra Pasai 800
SDN 6 Syamtalira Bayu Hidupkan Tradisi Jumat Religius, Siswa Dilatih Berani dan Berakhlak
Hardiknas di SMAN 1 Meurah Mulia: Pendidikan Tak Lagi Sekadar Seremoni, Kreativitas Siswa Meledak di Panggung Bakat
Cot Girek Membara: Buruh PTPN IV Tagih Nyali Pemerintah dan Aparat
Seragam Rp120 Ribu di Balik Dalih “Ikhlas”: Jadup Tanjong Geulumpang Diselimuti Tanda Tanya
Dua Kali Diperpanjang, Kursi Pucuk Perseroda Aceh Utara Tetap Sepi—Alarm Krisis Kepercayaan?
Warga Gampong Tanjong Glumpang Bantah Isu Dugaan Pungli Dana Jadup

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:30 WIB

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Patroli TNI Perkuat Keamanan Wilayah Plampang dan Sekitarnya

Minggu, 1 November 2026 - 20:24 WIB

Cegah Konflik Meluas Pascakekerasan, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Perangkat Desa Turun Tangan Mediasi Warga

Minggu, 1 November 2026 - 20:16 WIB

Dari Kebersihan Selokan hingga Kelestarian Hutan, Babinsa Kodim Sumbawa Ajak Warga Jaga Alam

Minggu, 1 November 2026 - 01:38 WIB

Deteksi Dini dan Pencegahan Gangguan Keamanan, Tiga Satuan TNI Gelar Patroli Malam di Wilayah Sumbawa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Patroli Malam Jadi Komitmen Koramil Utan dalam Menjaga Stabilitas Wilayah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Unit Intel Kodim 1607/sumbawa Dan BNNP NTB Gerebek Dugaan Peredaran Sabu, Sepasang Kekasih Diciduk Dengan Barang Bukti 107,53 Gram!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Meriahkan Turnamen Sepak Bola Mini di Moyo Luar, Peltu Andri Mohar Tunjukkan Dukungan TNI terhadap Olahraga Masyarakat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Sinergi TNI dan Masyarakat Jadi Fondasi Pencegahan Narkoba di Wilayah Alas

Berita Terbaru