Konferensi II PWI Lhokseumawe: Enam Kandidat, Taruhan Marwah Profesi

SIWAH RIMBA

- Redaksi

Kamis, 29 Januari 2026 - 11:10 WIB

50216 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lhokseumawe — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Lhokseumawe akan menggelar Konferensi ke II pada 3 Februari 2026. Agenda pemilihan ketua baru ini tak sekadar rutinitas organisasi, melainkan ujian serius bagi arah, integritas, dan masa depan profesi wartawan di daerah.

Ketua PWI Lhokseumawe, Sayuti Achmad, menyebut konferensi kali ini berlangsung di tengah situasi pers lokal yang kian kompleks: banjir informasi, longgarnya standar profesi, serta menjamurnya praktik jurnalistik tanpa kompetensi.
“Ini bukan sekadar memilih ketua. Ini soal menjaga PWI tetap menjadi benteng etika dan kualitas pers,” kata Sayuti.

Saat ini, PWI Lhokseumawe memiliki 38 anggota. Dari jumlah tersebut, enam orang dinyatakan memenuhi syarat administratif dan kompetensi untuk maju sebagai calon ketua. Mereka adalah Sugito Tasan, Sayuti Achmad, Fachrizal Salim, Haiqal Alfikri, Iskandar, dan Jamaluddin.
Lima kandidat telah mengantongi Sertifikasi Madya Dewan Pers, sementara satu kandidat memiliki Sertifikasi Utama—level tertinggi dalam standar kompetensi wartawan.
“Secara kualitas, stok pemimpin ada. Tinggal soal keberanian menjaga garis etik,” ujar Sayuti, pemegang Sertifikasi Utama.

Sayuti menegaskan, PWI bukan organisasi elitis, bukan pula ruang kekuasaan yang diwariskan. Keberadaannya, kata dia, hanya bermakna jika mampu berdiri tegak sebagai penjaga independensi pers.
“Kalau PWI kehilangan fungsi etik, maka organisasi ini tak lebih dari papan nama,” tegasnya.

Ia juga menyoroti fenomena menjamurnya wartawan baru yang bekerja tanpa pemahaman dasar jurnalistik. Kondisi ini, menurutnya, bukan sekadar masalah internal pers, tetapi telah memengaruhi kepercayaan publik dan relasi dengan pemerintah.
“Banyak yang masih perlu dibina. Tapi PWI juga harus tegas: tidak semua yang mengaku wartawan layak berlindung di bawah bendera PWI,” ujarnya.

Untuk menjaga standar profesi, PWI Lhokseumawe tercatat telah menggelar tiga kali Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Namun, Sayuti mengingatkan, sertifikasi tanpa integritas hanya akan melahirkan formalitas kosong.

Baca Juga :  Ucapan Terima Kasih : Ketua Umum DPP IWO Indonesia Sambangi Kapolres BANYUASIN

Dalam relasinya dengan pemerintah, Sayuti menegaskan garis batas yang jelas. PWI, katanya, bukan alat legitimasi kekuasaan, tetapi juga tidak berdiri sebagai oposisi serampangan.
“Kemitraan yang sehat itu kritis, objektif, dan berjarak. Bukan akomodatif,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Konferensi II PWI Lhokseumawe, Iskandar, ST, memastikan seluruh tahapan konferensi telah berjalan sesuai mekanisme organisasi. SK Panitia telah ditetapkan oleh PWI Provinsi Aceh, dan pendaftaran calon ketua resmi dibuka.
“Pendaftaran dibuka mulai 28 hingga 31 Januari 2026, pada jam kerja,” ujar Iskandar.

Ia berharap konferensi ini tidak sekadar melahirkan ketua baru, tetapi juga kepemimpinan yang berani menertibkan internal, memperkuat pembinaan, dan mengembalikan PWI sebagai rujukan utama profesionalisme wartawan di Lhokseumawe.

[Siwah Rimba]

Berita Terkait

SDN 6 Syamtalira Bayu Hidupkan Tradisi Jumat Religius, Siswa Dilatih Berani dan Berakhlak
Hardiknas di SMAN 1 Meurah Mulia: Pendidikan Tak Lagi Sekadar Seremoni, Kreativitas Siswa Meledak di Panggung Bakat
Cot Girek Membara: Buruh PTPN IV Tagih Nyali Pemerintah dan Aparat
Seragam Rp120 Ribu di Balik Dalih “Ikhlas”: Jadup Tanjong Geulumpang Diselimuti Tanda Tanya
Dua Kali Diperpanjang, Kursi Pucuk Perseroda Aceh Utara Tetap Sepi—Alarm Krisis Kepercayaan?
Warga Gampong Tanjong Glumpang Bantah Isu Dugaan Pungli Dana Jadup
Jadup Dipalak: Bantuan Bencana Berubah Jadi “Upeti” di Baktiya
Hardiknas Tanpa Basa-basi: Dua Sekolah di Geureudong Pase Tinggalkan Seremoni Kosong, Pilih Makna

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:34 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Duka atas Gugurnya Anggota POM TNI Saat Bantu Penangkapan Terduga Bandar Narkoba di Bireuen

Senin, 27 Juli 2026 - 14:42 WIB

BPBD Subulussalam Minta Warga Bersabar, Bantuan Rumah Pascabencana Masih Tertahan di Tahap Pertama

Senin, 27 Juli 2026 - 13:23 WIB

852 Motor untuk Imum Gampong Digelontorkan, Keberhasilan Program Kini Dipertaruhkan

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:57 WIB

Pegadaian Syariah dan Serikat Pekerja Bersama Rumah Zakat Gelar Khitanan Massal untuk 16 Anak di Banda Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:26 WIB

Klarifikasi Sekda Bongkar Simpang Siur Informasi, Terduga Kasus Sabu Dipastikan Bukan ASN Pemkab Gayo Lues

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:39 WIB

Dari Informasi Warga hingga Penangkapan ASN, Polisi Telusuri Dugaan Jaringan Peredaran Sabu di Gayo Lues

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:56 WIB

Dua Mantan Petani Ganja Gayo Lues Bersaksi di Hadapan Kepala BNN RI, Program Alih Komoditas Jadi Sorotan Puncak HANI

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:29 WIB

Kritik Pejabat Tak Boleh Berhenti di Media Sosial, Bukti Harus Bicara

Berita Terbaru