Home / DOMPU / NTB

Nasabah Diminta “Merendah dan Turunkan Ego Harus Pahami Kondisi Pegawai,” Pernyataan Kepala BRI Unit Monta Menuai Sorotan ‎

REDAKSI NTB

- Redaksi

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:49 WIB

5062 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎‎Dompu, NTB, oposisinews86.com, (18 Juni 2026) – Pernyataan Kepala Unit BRI Monta, terkait pola komunikasi antara nasabah di Desa Woko, Kecamatan Pajo, dengan pihak bank menuai sorotan publik. Ucapan yang menyinggung sikap nasabah dalam proses pengajuan layanan, khususnya saat komunikasi di luar jam kerja, dinilai tidak mencerminkan standar pelayanan perbankan yang profesional.

‎Saat dikonfirmasi media ini, pada Kamis (18/6/2026), Syukur membenarkan adanya pernyataan dari pihaknya yang menyinggung komunikasi nasabah terkait menelfon pegawai di hari libur.

‎Menanggapi keluhan sejumlah nasabah yang belum mendapatkan kepastian atas pengajuan kredit mereka, Syukur menyampaikan pernyataan yang kemudian menjadi perhatian publik.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎“Terus menurut bapak kalau tidak dilayani nanti ibunya yang rugi, berarti benar dong, terus di mana tempatnya salah?” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya.

‎Pernyataan tersebut menuai kritik karena dinilai menempatkan nasabah pada posisi yang seolah harus menerima kondisi pelayanan yang tidak optimal hanya karena kebutuhan layanan berada di luar jam kerja operasional.

‎Syukur juga menekankan pentingnya pemahaman terhadap kondisi mantri saat terjadi komunikasi di luar jam kerja atau hari libur.

‎“Mohon maaf, jadi sebaiknya etikanya itu ketika mau menelfon harus tunggu emosinya sudah tenang dan suasana pegawai sudah tenang. Permasalahannya kita kan tidak tahu apakah pegawai lagi sedang kumpul dengan keluarganya. Saya saja kalau menelfon pimpinan saya, sekali kalau tidak diangkat tidak menelfon berkali-kali,” ujarnya.

Baca Juga :  Brimob Polda NTB Salurkan Bantuan Kemanusiaan Untuk Korban Kebakaran Di Kecamatan Alas

‎Pernyataan tersebut kembali menuai sorotan karena sebagian pihak menilai etika komunikasi tidak dapat dijadikan alasan untuk mengaburkan kepastian layanan maupun proses pengajuan kredit yang berjalan sesuai prosedur perbankan.

‎Lebih lanjut, Syukur menambahkan bahwa hubungan antara nasabah dan pihak bank membutuhkan sikap saling memahami.

‎“Karena kita sebagai nasabah misalkan bapak sebagai bank kan kita juga harus merendah dan turunkan ego, mungkin pak putra pada saat itu emosinya lagi tidak stabil karena satu bulan terakir urus bapaknya yang lagi sakit,” ungkapnya.

‎Pernyataan “posisinya kita butuh” menjadi salah satu bagian yang paling disorot publik. Sejumlah nasabah menilai pernyataan tersebut tidak mencerminkan semangat pelayanan prima yang seharusnya menjadi prinsip dasar lembaga jasa keuangan.

‎Mereka mempertanyakan apakah kebutuhan nasabah terhadap layanan perbankan dapat dijadikan alasan untuk membenarkan pelayanan yang tidak profesional.

‎Dalam prinsip layanan perbankan, nasabah berhak memperoleh pelayanan yang adil, transparan, profesional, dan non-diskriminatif. Hubungan bank dan nasabah merupakan hubungan jasa keuangan yang diatur oleh ketentuan perbankan serta perlindungan konsumen.

Baca Juga :  ‎Dandim 1607/Sumbawa Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Malam Takbiran 2025 ‎

‎Karena itu, pernyataan yang mengesankan bahwa nasabah harus “merendah” atau menyesuaikan diri dengan kondisi tertentu dinilai berpotensi menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat.

‎Kepercayaan publik terhadap lembaga keuangan tidak hanya ditentukan oleh penyaluran kredit, tetapi juga oleh kualitas pelayanan serta sikap yang menghormati hak dan martabat nasabah.

‎Publik kini menunggu langkah dan sikap tegas dari Pimpinan BRI Cabang Dompu atas pernyataan yang disampaikan Kepala Unit BRI Monta tersebut. Selain itu, perhatian juga tertuju pada jajaran manajemen perbankan yang lebih tinggi serta lembaga pengawas sektor jasa keuangan untuk memastikan bahwa standar pelayanan kepada nasabah tetap berjalan sesuai prinsip profesionalisme, perlindungan konsumen, dan etika pelayanan perbankan.

‎Masyarakat berharap persoalan ini tidak hanya berhenti pada polemik pernyataan semata, tetapi menjadi bahan evaluasi agar kepercayaan publik terhadap institusi perbankan tetap terjaga. Pasalnya, pelayanan yang profesional, objektif, dan bebas dari pertimbangan personal merupakan fondasi utama dalam hubungan antara bank dan nasabah. (Fr)

Berita Terkait

Gudang Tabung Oksigen RSUD Sumbawa Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp10 Miliar
Kepemimpinan Sukiman Kamaluddin Diyakini Perkuat Daya Juang PKB Sumbawa, Jahuddin Denis: Lanjutkan Prestasi H. Ilham Mustami
Polresta dan Kajari Mataram Satu Suara ‘Tahan’ Koruptor Masker
Kantor Imigrasi Klas 1 TPI Mataram Rekayasa Deportasi WNA Australia
Kejati Akui Dalami Keterlibatan Penyelenggara MXGP terkait TPPU
Sudah Lunas dan Pernah Cair Lagi, Kini Ditolak karena “SLIK Merah”: Begini Tanggapan Kepala Unit BRI Monta Dompu
Kapolda NTB Di Protes NGO Akibat Korupsi Mantan Adik Gubernur
NGO Sumbawa Kritisi Kapolda NTB Soal Kasus Adik Mantan Gubernur

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:36 WIB

‎Menemani Malam Warga dengan Rasa Aman, Koramil Ropang Gelar Patroli ‎

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:08 WIB

‎Koramil 1607-12/Moyo Hilir Dukung Simulasi TTX Penguatan Koordinasi Penanggulangan Bencana di Kecamatan Moyo Utara

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:06 WIB

‎Babinsa Koramil 1607-09/Utan Dampingi dan Kawal Penyaluran Bantuan Pangan kepada Masyarakat Desa Jorok

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:02 WIB

Babinsa Desa Jaya Makmur Dampingi Penyaluran BLT Tiga Bulan untuk 9 KK Lansia di Labangka

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:19 WIB

Patroli Malam sebagai Wujud Pengabdian, Koramil 1607-06/Lape Lopok Perkuat Keamanan dan Kebersamaan

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:52 WIB

‎Babinsa Siaga Pengamanan Kunjungan Delegasi AS dalam Program Pengelolaan Air Berkelanjutan di Sumbawa ‎

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:49 WIB

‎Babinsa Desa Pungkit Hadiri dan Dukung Rapat Koordinasi Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu ‎

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:46 WIB

‎Kehadiran Kodim 1607/Sumbawa Perkuat Semangat Kebersamaan dalam Festival Malala

Berita Terbaru