Langsa |Oposisi News 86 — Suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan menyelimuti kawasan Lapangan Merdeka Kota Langsa pada Minggu pagi, 17 Mei 2026. Ribuan warga dari berbagai penjuru kota memadati area Car Free Day (CFD) sejak pagi hari untuk menikmati ruang publik yang kembali hidup setelah sempat terhenti akibat musibah banjir yang melanda sejumlah wilayah beberapa waktu lalu.

Wajah-wajah ceria tampak menghiasi kawasan pusat kota itu. Anak-anak bermain dengan riang, para orang tua berjalan santai bersama keluarga, sementara kelompok masyarakat dari berbagai usia mengikuti senam sehat yang berlangsung meriah di tengah lapangan. Kehadiran masyarakat dalam jumlah besar menjadi gambaran kuat bahwa ruang publik yang sehat dan terbuka masih menjadi kebutuhan penting bagi warga perkotaan.
Atmosfer kebersamaan begitu terasa di sepanjang kawasan CFD. Tidak hanya menjadi tempat berolahraga, kegiatan tersebut juga berubah menjadi ruang interaksi sosial yang mempertemukan masyarakat dari berbagai kalangan. Di tengah hiruk-pikuk aktivitas pagi, warga tampak menikmati suasana yang sederhana namun penuh makna, saling menyapa, bercengkerama, dan menghabiskan waktu bersama keluarga.
Kembalinya aktivitas Car Free Day di Kota Langsa dinilai membawa energi positif bagi masyarakat, terutama setelah masa-masa sulit pascabanjir yang sempat memengaruhi aktivitas sosial dan ekonomi warga. Kehadiran ruang publik yang aktif diyakini mampu membangkitkan optimisme masyarakat sekaligus memperkuat kembali hubungan sosial antarwarga.
Program CFD yang merupakan bagian dari 22 Program Unggulan Pemerintahan Langsa Juara di bawah kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota Langsa Jeffry–Haikal itu kini perlahan berkembang bukan hanya sebagai agenda olahraga mingguan, melainkan juga sebagai simbol kebangkitan kehidupan sosial masyarakat kota.
Walikota Langsa, Jeffry Sentana S Putra, turut hadir dan berbaur bersama masyarakat. Kehadirannya disambut hangat warga yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bersalaman, berbincang santai, hingga menyampaikan berbagai harapan terkait pembangunan kota. Suasana akrab tanpa sekat terlihat sepanjang kegiatan berlangsung.
Dalam keterangannya di sela kegiatan, Jeffry menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Langsa berkomitmen menjadikan Car Free Day sebagai agenda rutin setiap hari Ahad guna mendorong pola hidup sehat sekaligus memperkuat semangat kebersamaan masyarakat.
Menurut dia, kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada aktivitas olahraga seperti senam sehat dan jalan santai, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan ruang publik yang mampu mempererat hubungan sosial antarwarga di tengah kehidupan perkotaan yang semakin dinamis.
Ia menilai tingginya antusiasme masyarakat dalam CFD kali ini menjadi pertanda tumbuhnya kembali semangat dan optimisme warga setelah melewati masa sulit akibat bencana banjir.
Pemerintah, kata dia, ingin memastikan masyarakat memiliki ruang yang nyaman untuk kembali beraktivitas, berinteraksi, dan menikmati suasana kota secara bersama-sama.
Selain menjadi pusat aktivitas olahraga dan rekreasi keluarga, kawasan CFD juga memberi dampak positif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Puluhan stan usaha masyarakat tampak berjajar di sekitar lokasi kegiatan dan ramai dikunjungi warga.
Beragam produk lokal mulai dari kuliner tradisional, minuman segar, makanan ringan, hingga hasil kreativitas masyarakat turut meramaikan suasana. Kehadiran UMKM dalam kegiatan tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam menggerakkan kembali roda ekonomi masyarakat secara perlahan.
Tidak sedikit warga yang memanfaatkan momentum CFD untuk berburu jajanan sambil menikmati hiburan yang tersedia. Alunan musik live yang mengisi suasana pagi menambah semarak kegiatan, berpadu dengan semangat masyarakat yang mengikuti senam bersama dan berbagai aktivitas lainnya.
Kawasan Lapangan Merdeka yang biasanya dipenuhi kendaraan bermotor berubah menjadi ruang publik yang lebih ramah bagi pejalan kaki dan keluarga. Anak-anak dapat bermain dengan leluasa, masyarakat dapat berolahraga dengan nyaman, sementara pelaku UMKM memperoleh ruang promosi yang lebih terbuka.
Pemerintah Kota Langsa berharap kegiatan Car Free Day dapat terus menjadi wadah positif bagi masyarakat sekaligus memperkuat identitas kota sebagai daerah yang aktif membangun kehidupan sosial yang sehat, inklusif, dan harmonis.
Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat perkotaan, ruang publik seperti CFD dinilai memiliki peran penting dalam menjaga kualitas hidup masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah ingin menghadirkan ruang bersama yang tidak hanya menyehatkan secara fisik, tetapi juga menguatkan rasa persaudaraan dan kepedulian sosial antarwarga.

Semangat kebersamaan yang terlihat sepanjang kegiatan menjadi cerminan bahwa masyarakat Kota Langsa memiliki kekuatan sosial yang besar untuk bangkit dan bergerak bersama menuju kehidupan kota yang lebih baik. [Rizal]









































