Sumbawa Besar — Komandan Kodim 1607/Sumbawa, Letkol Kav Basofi Cahyowibowo, S.T., bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada pelaksanaan Upacara Bendera 17-an bulan Mei 2026 yang berlangsung di lapangan Makodim 1607/Sumbawa, Senin (18/05/2026).
Upacara yang berlangsung khidmat tersebut diikuti oleh seluruh prajurit TNI dan ASN Kodim 1607/Sumbawa beserta jajaran Koramil di wilayah teritorial Kodim 1607/Sumbawa. Kegiatan rutin bulanan itu menjadi sarana memperkuat disiplin, loyalitas, jiwa korsa, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) yang menyoroti dinamika geopolitik dunia yang saat ini berdampak terhadap berbagai aspek kehidupan nasional. Oleh karena itu, seluruh prajurit diminta untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi ancaman yang dapat memengaruhi stabilitas nasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, prajurit TNI AD juga diingatkan agar mewaspadai potensi bencana kebakaran memasuki musim kemarau, sekaligus mendukung berbagai program pembangunan infrastruktur yang dijalankan TNI AD dalam membantu masyarakat.
“Seluruh anggota diminta bijak menghadapi setiap persoalan dan mengedepankan solusi yang dapat membantu memecahkan permasalahan masyarakat,” demikian amanat KSAD yang dibacakan oleh Inspektur Upacara.
Dalam amanat tersebut juga ditegaskan bahwa TNI AD terus beradaptasi menghadapi percepatan perubahan global, regional dan nasional yang sangat dinamis. Ancaman krisis energi dunia hingga prediksi kemarau panjang dan kekeringan ekstrem pada Juni 2026 menjadi perhatian serius yang harus diantisipasi bersama oleh seluruh elemen bangsa.
KSAD turut mengapresiasi berbagai langkah efisiensi yang telah dilakukan satuan jajaran TNI AD melalui optimalisasi penggunaan fasilitas kantor dan pangkalan, termasuk penghematan energi seperti penggunaan BBM, listrik, gas dan air secara bijak.
Di akhir amanat, seluruh prajurit dan ASN TNI AD kembali diingatkan agar menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga maupun mencoreng nama baik institusi TNI AD.
Pelaksanaan upacara berlangsung tertib, aman dan lancar serta menjadi momentum untuk memperkuat semangat profesionalisme, kedisiplinan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung tugas pengabdian di wilayah Kabupaten Sumbawa.









































