Langsa|Oposisi News 86 – kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah yang aktif mengembangkan potensi wisata olahraga berbasis alam melalui penyelenggaraan Langsa Open Boat Race Festival 2026 yang resmi ditutup di kawasan Danau Tasik Biru, Hutan Kota Langsa, Minggu, 17 Mei 2026.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga air, tetapi juga dinilai mampu menghadirkan dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang turut meramaikan kawasan festival.
Sebanyak 42 pembalap dari berbagai kabupaten dan kota di Aceh ambil bagian dalam perlombaan yang memperebutkan Piala Walikota Langsa itu. Antusiasme peserta dan masyarakat terlihat tinggi sejak hari pertama pelaksanaan.
Ribuan pengunjung memadati area Hutan Kota Langsa untuk menyaksikan secara langsung ketangkasan para pembalap memacu boat di lintasan Danau Tasik Biru yang selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kota Langsa.
Penutupan kegiatan turut dihadiri sejumlah unsur pemerintah daerah dan tokoh masyarakat, di antaranya Sekretaris Daerah Kota Langsa Dra. Suhartini, Ketua KONI Langsa Saifullah, Ketua Baitul Mal Kota Langsa Muamar Qausar, unsur Forkopimda, pimpinan organisasi perangkat daerah, pihak perusahaan pendukung kegiatan, serta tamu undangan lainnya. Kehadiran berbagai unsur tersebut dinilai menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan olahraga air sekaligus penguatan sektor pariwisata daerah.

Pada kategori 340 cc atau 11 PK, pembalap asal Kota Langsa M. Hidayatullah berhasil keluar sebagai juara pertama setelah mampu mencatatkan performa terbaik sepanjang perlombaan. Posisi kedua diraih Imran yang juga berasal dari Kota Langsa, sementara posisi ketiga ditempati Syahrul Kadri dari Aceh Timur. Persaingan di kelas tersebut berlangsung cukup ketat karena sejumlah peserta tampil agresif sejak babak penyisihan hingga final.
Sementara itu, pada kelas 160 cc atau 5,5 PK, Muksalmina dari Kota Langsa berhasil menempati posisi pertama. Irfandi menyusul di posisi kedua dan Syahrul Kadri kembali masuk podium pada urutan ketiga.
Konsistensi sejumlah pembalap dalam menjaga performa selama dua hari perlombaan mendapat apresiasi dari panitia maupun penonton yang memadati arena.
Panitia penyelenggara juga menetapkan beberapa nama sebagai pembalap terbaik dalam ajang tersebut, yakni Ardiansyah dari Kota Langsa, Saumul Akram dari Aceh Timur, serta Surya Ramadhan dari Kota Langsa. Penilaian dilakukan berdasarkan kemampuan teknis, konsistensi performa, sportivitas, serta kontribusi dalam menjaga suasana kompetisi yang aman dan tertib selama kegiatan berlangsung.
Selain menerima trofi dan piagam penghargaan, para pemenang juga memperoleh bonus uang tunai yang berasal dari dukungan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kota Langsa dan perusahaan sponsor yang ikut berpartisipasi dalam menyukseskan festival tahunan tersebut.
Dukungan sponsor dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan event olahraga daerah agar terus berkembang dan mampu menarik partisipasi yang lebih luas pada masa mendatang.
Dalam laporan panitia, Direktur Utama PT Pekola Hj. T. Ratna Laila Sari menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan, mulai dari pemerintah daerah, sponsor, pelaku UMKM, hingga para peserta yang bertanding dengan menjunjung tinggi nilai sportivitas.
Ia menilai penyelenggaraan boat race untuk kedua kalinya di kawasan Ruang Terbuka Hijau Hutan Kota Langsa menunjukkan adanya peningkatan minat masyarakat terhadap olahraga air di Aceh.
Menurutnya, kawasan Hutan Kota Langsa memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi pusat kegiatan olahraga air dan wisata keluarga karena didukung kondisi alam yang memadai serta akses yang relatif mudah dijangkau masyarakat.
Keberadaan event semacam ini juga diyakini mampu memperkuat citra daerah sebagai destinasi wisata alternatif di wilayah timur Aceh.
Pemerintah Kota Langsa sendiri menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pelaksanaan boat race pada masa mendatang. Walikota Langsa Jeffry Sentana Putra menyebutkan bahwa pemerintah daerah berencana kembali menggelar perlombaan serupa di kawasan Sungai Lueng pada Agustus 2026 dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.
Rencana tersebut diharapkan dapat semakin memperluas ruang pembinaan atlet olahraga air sekaligus menjadi hiburan rakyat yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Langsa.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur Forkopimda, DPRK Langsa, pihak perusahaan, sponsor, pelaku UMKM, serta masyarakat yang dinilai telah bersama-sama menjaga kelancaran dan kemeriahan festival. Dukungan lintas sektor disebut menjadi modal penting agar kegiatan serupa dapat terus berkembang sebagai agenda tahunan daerah yang memberi manfaat luas bagi masyarakat.
Langsa Open Boat Race Festival 2026 terselenggara atas dukungan sejumlah sponsor dan mitra, di antaranya PTPN IV Regional VI, PT Djarum 76 Apple Royal, PT Capella Dinamika Nusantara, Honda Adista, PT Pegadaian Cabang Langsa, PT BPRS Serambi Mekkah Langsa, dan Viar Motor Indonesia.

Kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat tersebut dinilai menjadi contoh sinergi dalam membangun kegiatan olahraga yang tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi lokal serta pengembangan sektor pariwisata daerah secara berkelanjutan. [Rizal]









































