Bau Amis Reklamasi Ilegal? KSOP Karimun dan PT KMS Terendus Rapat Tertutup di Hotel

REDAKSI

- Redaksi

Kamis, 24 Juli 2025 - 20:35 WIB

50450 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karimun/Kepri – Pertemuan tertutup antara sejumlah staf dari Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjung Balai Karimun dengan perwakilan PT Karimun Marine Shipyard (KMS) di Hotel Aston pada Kamis, 24 Juli 2025, memicu dugaan kuat adanya pembahasan terkait kegiatan reklamasi lahan PT KMS yang diduga ilegal.

Pertemuan ini berlangsung di tengah sorotan tajam masyarakat mengenai proyek perluasan lahan di Jalan PT Mutiara RT 02/RW 02 Desa Pangke, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, yang kabarnya belum mengantongi perizinan lengkap, termasuk Surat Izin Kerja Reklamasi (SIKR) dari Kementerian Perhubungan dan rekomendasi dari KSOP Kelas I Karimun.

Dari pantauan di lokasi sekitar pukul 10:00 WIB, seorang pengurus PT KMS terlihat mengantarkan salah satu pejabat KSOP Karimun bidang Lalu Lintas ke Hotel Aston, tempat staf KSOP lainnya sudah menunggu. Setelah kedatangan pejabat tersebut, rombongan staf KSOP langsung menuju lantai atas hotel untuk menggelar pertemuan dengan pihak PT KMS.

Saat dikonfirmasi, pengurus PT KMS yang bertubuh tinggi dan plontos itu berdalih hanya sebagai agen dan pengantar. “Saya tak tahu, saya hanya mengantarkan saja,” ujarnya singkat, menghindari pertanyaan awak media mengenai agenda rapat.

Namun, seorang staf KSOP Kelas I Tanjung Balai Karimun yang dicegat awak media mengakui adanya rapat perjanjian dengan PT KMS. Ketika disinggung apakah rapat tersebut membahas soal lahan reklamasi, staf tersebut berkelit, “Kalau soal itu saya tidak tahu, Bang.” Jawaban ini justru semakin menguatkan dugaan bahwa ada agenda tersembunyi yang ingin dirahasiakan dari publik.

Dugaan kuat mengarah pada pembahasan upaya “mengamankan” proyek reklamasi yang menurut informasi masyarakat, ditujukan untuk pembangunan kawasan industri galangan kapal.

Baca Juga :  Warga Minta Pertanggung Jawaban Deplover Perumahan Cipta Alam Property, Terkait Banjir.

Kecurigaan ini diperkuat dengan tidak adanya papan informasi resmi di lokasi proyek reklamasi yang menjelaskan peruntukan lahan maupun pihak pelaksana. “Yang kami dengar, katanya mau dibuat kawasan galangan kapal, tapi enggak ada keterangan apa-apa di lokasi,” ungkap seorang warga.

Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi melalui WhatsApp kepada Putu Sumadi selaku Humas KSOP Kelas I Tanjung Balai Karimun belum membuahkan hasil.

Keheningan dari pihak KSOP ini justru menimbulkan berbagai spekulasi dan asumsi negatif di tengah masyarakat, memperkuat persepsi adanya indikasi “main mata” antara pihak berwenang dengan pengembang proyek reklamasi yang bermasalah.

Publik menuntut transparansi dan penjelasan segera dari KSOP Karimun terkait dugaan pertemuan terselubung ini dan status perizinan reklamasi PT KMS. [SAJIRUN, S]

Berita Terkait

Lelah
Gempar Akan  Hadir Di  Kabupaten Karimun
Gempar Akan Hadir di Kabupaten Karimun
Pemberian Dana Hibah Ke Intansi Vertikal Tidak Boleh Tiap Tahun
Pemberian Dana Hibah Ke Intan Vertikal Tidak Boleh Tiap Tahun
Banyak Pihak Nunggu Hasil Razia Gabungan Di Toko Mawar 66
Tim gabungan (Balai Pom, Karantina, Disperindag, Bea Cukai, Anggota Polres,) Rajia Toko Mawar 66
Selamat siang

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:34 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Duka atas Gugurnya Anggota POM TNI Saat Bantu Penangkapan Terduga Bandar Narkoba di Bireuen

Senin, 27 Juli 2026 - 14:42 WIB

BPBD Subulussalam Minta Warga Bersabar, Bantuan Rumah Pascabencana Masih Tertahan di Tahap Pertama

Senin, 27 Juli 2026 - 13:23 WIB

852 Motor untuk Imum Gampong Digelontorkan, Keberhasilan Program Kini Dipertaruhkan

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:57 WIB

Pegadaian Syariah dan Serikat Pekerja Bersama Rumah Zakat Gelar Khitanan Massal untuk 16 Anak di Banda Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:26 WIB

Klarifikasi Sekda Bongkar Simpang Siur Informasi, Terduga Kasus Sabu Dipastikan Bukan ASN Pemkab Gayo Lues

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:39 WIB

Dari Informasi Warga hingga Penangkapan ASN, Polisi Telusuri Dugaan Jaringan Peredaran Sabu di Gayo Lues

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:56 WIB

Dua Mantan Petani Ganja Gayo Lues Bersaksi di Hadapan Kepala BNN RI, Program Alih Komoditas Jadi Sorotan Puncak HANI

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:29 WIB

Kritik Pejabat Tak Boleh Berhenti di Media Sosial, Bukti Harus Bicara

Berita Terbaru