Warga Terpaksa Tutup Jalan Menuju TPA Ada Apa,???.

KORWIL JAWA TIMUR

- Redaksi

Selasa, 10 Desember 2024 - 18:32 WIB

50232 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BELITAR – Blogade akses jalan yang menuju KE tempat pembuangan akhir ( TPA ), warga dusun Tegalrejo, Desa Pagerewojo,Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar.Selasa (10/12/2024).

Dengan aksi warga Dusun Tegalrejo menutup akses jalan menggunakn Spanduk SEBELUM bertulisan, JANGAN BUANG SAMPAH DI TPA SINI SEBELUM JALAN DARI BALAI DESA KE BARAT MENUJU TPA DIBANGUN.

Sugiono sebagai Perwakilan Warga Dusun Tegalrejo Desa Pagereojo mengatakan, aksi penutupan akses jalan itu menyikapi tuntutan Masyarakat Desa Pagereojo secara umum serta Masyarakat Dusun Tegalrejo khususnya

Kata Sugiono mengingat di Dusun Tehalrejo menjadi lokasi tempat Pembuangan Akhir ( TPS ) yang dampaknya negatip di lingkungan.

“Dampak negatip keberadakan TPA di lingkungan antara lain, Banyak lalat di pemukiman, bau busuk menyegat, serta kondisi jalan menuju TPS rusak parah.
Jelasnya.

“Terkait aksi menutup akses jalan ke TPA ini sebenarnya Warga minta Jalan Desa menuju TPA di perbaiki” Katanya.

Selain untuk katanya, Lalulintas Truk pengangkut sampah jalan tersebut juga untuk akses lalulalang warga Masyarakat juga anak sekolah.

Bayangkan saja, kerusakan jalan tersebut sudah satu Tahun belum juga perbaikan sama sekali dan bahkan jalan yang rusak parah tersebut sekitar 700 Meter.

Baca Juga :  Luar Biasa, Aipda. Hendra Demi Sang Bayi, Rela Lepas Baju Seragam Demi Evakuasi Jasad Yang Dibuang Di DAS Mujur.

Padahal Masyarakat sudah mengadukan masalah kerusakan jalan ke pihak Pemerintah desa.

“Masyarakat mengadu ke Desa, sampai sekarang tidak ada tindak lanjut, sekarang sudah memasuki musim hujan kondisi jalan semakin rusak sehingga mungkin Masyarakat sudah tidak sabar” Ujarnya.

Penutupan akses jalan ke TPA ini sebagai bentuk aspirasi Masyarakat karena belum ada respon dari pihak pemerintah Desa.sebab makin lama makin parah rusaknya. [MUJANI]

Berita Terkait

21 Kepala SMP Digeser, Dua Sekolah Masih Kosong: Rotasi Kepala Sekolah Jangan Berhenti pada Sekadar Tukar Kursi
RAPBD 2027 dan Perubahan APBD 2026 Tulungagung Disorot: Pendapatan Turun, Belanja Naik, Publik Menanti Bukti Manfaat Anggaran
RSUD Campurdarat Matangkan Layanan CT-Scan, Akses Diagnosis Warga Tulungagung Selatan Diproyeksikan Lebih Dekat
Dugaan Tata Kelola KPRI Sejahtera Mengemuka, Pengurus Persilakan Audit dan Buka Ruang Klarifikasi Semua Pihak
Anak Tak Boleh Hanya Menjadi Penonton, Tulungagung Dorong Generasi Muda Masuk Panggung Pembangunan
Ujian Seleksi Perangkat Desa Tawangsari Digelar Terbuka, Integritas dan Kompetensi Jadi Penentu
Empat Pimpinan DPRD Tulungagung Dipanggil KPK, Penelusuran Dugaan Pemerasan Gatut Sunu Masuki Babak Baru
Dugaan Pengadaan LKS di MIN 1 Trenggalek Kian Menggantung, Keterangan Sekolah dan Komite Berbeda, DPRD Minta Audit Menyeluruh

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 08:27 WIB

‎Perkuat Kehadiran di Wilayah Binaan, Babinsa Jorok Dampingi Bantuan Pangan ‎

Rabu, 16 September 2026 - 08:19 WIB

Dari Lunyuk Ode, Semangat Qur’ani Tumbuhkan Generasi Berintegritas dan Berakhlak Mulia

Selasa, 15 September 2026 - 20:16 WIB

‎Jelang Musim Tanam, Babinsa Kakiang Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Karhutla

Selasa, 15 September 2026 - 20:05 WIB

Mencegah Sebelum Menjadi Bencana, Koramil 1607-07/Lunyuk Edukasi Warga tentang Risiko Kebakaran

Selasa, 15 September 2026 - 20:00 WIB

‎Babinsa Labuhan Ijuk Hadir di Tengah Musdes, Dukung Pembangunan Desa Berbasis Kebutuhan Masyarakat ‎

Selasa, 15 September 2026 - 19:55 WIB

Dari Kebijakan ke Masyarakat, Babinsa Kalimango Kawal 577 KK Terima Bantuan Beras

Selasa, 15 September 2026 - 19:42 WIB

Beras untuk Ketahanan Keluarga, Babinsa Baru Perkuat Sinergi dalam Penyaluran Bantuan Pangan Bapanas

Selasa, 15 September 2026 - 19:35 WIB

Danposramil Lape-Lopok Hadiri Penutupan Turnamen Kades Cup II Desa Pungkit

Berita Terbaru