PJ. Bupati Tulungagung Heru Suseno Berharap: 4 Ribuan Tenaga Honorer pada Tahun 2027 Diangkat Sebagai ASN.

REDAKSI

- Redaksi

Selasa, 25 Juni 2024 - 12:40 WIB

50489 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Kaperwil Oposisi-News86 Provinsi Jawa Timur, Hartanto.

JAWA TIMUR – Sebanyak 4 ribuan tenaga honorer Kabupaten Tulungagung masih belum jelas nasibnya. Sebab, Pemkab Tulungagung masih berharap seluruh tenaga honorer tersebut diangkat sebagai ASN pada tahun 2027.

Pj. Bupati Tulungagung, Heru Suseno mengatakan saat ini ada sekitar 4 ribu tenaga honorer di lingkup Pemkab Tulungagung. Mereka tersebar di berbagai instansi.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini (honorer) masih 4 ribuan,” kata Heru Suseno selepas pembukaan Orientasi P3K Kabupaten Tulungagung angkatan 2023, Senin (24/6/2024) di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bingso.

Baca Juga :  Luar Biasa, Aipda. Hendra Demi Sang Bayi, Rela Lepas Baju Seragam Demi Evakuasi Jasad Yang Dibuang Di DAS Mujur.

Heru jelaskan, pihaknya akan mengurangi jumlah honorer secara bertahap sampai 2027.

Pengurangan dilakukan dengan mengangkat honorer melalui jalur rekruitmen P3K (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) dan rekruitmen CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil).

“Tahun ini ada sekitar 594 rekruitmen P3K dan CPNS, sehingga tahun ini sisa sekitar 3.400 an honorer terbanyak di Dinas Pendidikan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tulungagung, Soeroto katakan, dari 596 formasi yang diajukan, seluruhnya disetujui oleh pemerintah pusat.

“Ada tenaga kesehatan, tenaga pendidikan, 75 CPNS dan sisanya tenaga teknis,” jelasnya.

Baca Juga :  Salah Satu Kader PKB Tulungagung Laporkan Mantan Sekjend PKB

Kebutuhan tenaga P3K akan sepenuhnya diisi oleh tengah honorer. Sedang CPNS akan diambil dari fresh graduate (baru lulus) dari perguruan tinggi.

Rekruitmen tenaga P3K untuk mengurangi tenaga honorer di Kabupaten Tulungagung. Meski demikian, honorer yang bisa mengikuti rekruitmen P3K setidaknya harus mengabdi sebagai tenaga honorer selama 2 tanun.

“Pemerintah, untuk mengurangi tenaga honorer ya ini, dengan mengadakan rekruitmen tiap tahun,” jelasnya.

Disinggung pelaksanaan waktu dan tempat ujian, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada Pihak Badan Kepegawaian Nasional (BKN). []

Berita Terkait

Empat Pimpinan DPRD Tulungagung Dipanggil KPK, Penelusuran Dugaan Pemerasan Gatut Sunu Masuki Babak Baru
Dugaan Pengadaan LKS di MIN 1 Trenggalek Kian Menggantung, Keterangan Sekolah dan Komite Berbeda, DPRD Minta Audit Menyeluruh
Anggota DPRD Tulungagung Sutomo Mengundurkan Diri, Proses PAW Menuju Penggantian oleh Peraih Suara Terbanyak Kedua
Segenap keluarga besar Media Oposisi News 86 Provinsi Jawa Timur serta seluruh mitra kerja mengucapkan:
Warga Desa Ketanon Terima Bantuan Sembako Dengan Tertib 
Akhirnya Setelah 1,5 Tahun Rusak,Jembatan Junjung Tulungagung Segera Di Perbaiki.
Akibat Sarpras Dan Supplier 18 SPPG di Tulungagung Dihentikan Operasi, BGN Ungkap Permasalahan.
PPPK Paruh Waktu Menjerit, Gaji Rp300 Ribu Sebulan Jadi Sorotan DPRD Tulungagung

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:34 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Duka atas Gugurnya Anggota POM TNI Saat Bantu Penangkapan Terduga Bandar Narkoba di Bireuen

Senin, 27 Juli 2026 - 14:42 WIB

BPBD Subulussalam Minta Warga Bersabar, Bantuan Rumah Pascabencana Masih Tertahan di Tahap Pertama

Senin, 27 Juli 2026 - 13:23 WIB

852 Motor untuk Imum Gampong Digelontorkan, Keberhasilan Program Kini Dipertaruhkan

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:57 WIB

Pegadaian Syariah dan Serikat Pekerja Bersama Rumah Zakat Gelar Khitanan Massal untuk 16 Anak di Banda Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:26 WIB

Klarifikasi Sekda Bongkar Simpang Siur Informasi, Terduga Kasus Sabu Dipastikan Bukan ASN Pemkab Gayo Lues

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:39 WIB

Dari Informasi Warga hingga Penangkapan ASN, Polisi Telusuri Dugaan Jaringan Peredaran Sabu di Gayo Lues

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:56 WIB

Dua Mantan Petani Ganja Gayo Lues Bersaksi di Hadapan Kepala BNN RI, Program Alih Komoditas Jadi Sorotan Puncak HANI

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:29 WIB

Kritik Pejabat Tak Boleh Berhenti di Media Sosial, Bukti Harus Bicara

Berita Terbaru