Bupati Karimun Diminta Tindak Tegas Gudang Besi Tua yang Diduga Belum Mengantongi Izin Lengkap

SAJIRUN SARAGIH

- Redaksi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:17 WIB

50194 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karimun, Kepulauan Riau|Oposisi News 86 — Dugaan beroperasinya sebuah gudang penimbunan besi tua dan sisa material (scrap) tanpa kelengkapan perizinan di Kabupaten Karimun menuai sorotan.

Sejumlah warga meminta Pemerintah Kabupaten Karimun melalui organisasi perangkat daerah terkait segera melakukan penertiban apabila terbukti usaha tersebut tidak memenuhi ketentuan perizinan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Permintaan itu muncul setelah adanya informasi bahwa gudang yang diduga dikelola oleh seorang pengusaha yang dikenal dengan sapaan Akok belum memiliki izin lingkungan maupun dokumen perizinan lain yang menjadi syarat utama menjalankan usaha penimbunan dan pengelolaan barang bekas logam.

Berdasarkan ketentuan perizinan berusaha berbasis risiko, kegiatan perdagangan besar barang bekas dan sisa-sisa tak terpakai (scrap) maupun pemulihan material logam wajib memenuhi sejumlah persyaratan administrasi dan teknis.

Pelaku usaha harus memiliki Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) yang sesuai, Nomor Induk Berusaha (NIB), serta persetujuan lingkungan sesuai tingkat risiko usahanya, seperti Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan (SPPL), UKL-UPL, atau Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).

Selain itu, lokasi usaha juga harus sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) serta memenuhi ketentuan teknis lainnya yang ditetapkan pemerintah daerah. Persyaratan tersebut dimaksudkan untuk memastikan aktivitas usaha tidak menimbulkan pencemaran lingkungan maupun gangguan terhadap masyarakat sekitar.

Baca Juga :  Kapolda Kepri Serahkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran Di Pasar Second Batu Merah.

Upaya konfirmasi kepada pihak yang diduga sebagai pengelola gudang telah dilakukan melalui sambungan telepon. Namun hingga berita ini disusun, nomor yang dihubungi tidak dapat tersambung sehingga belum diperoleh penjelasan mengenai legalitas usaha maupun dokumen perizinan yang dimiliki.

Secara terpisah, Kepala Bidang Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karimun, Erianto, S.P., M.M., saat dikonfirmasi melalui aplikasi WhatsApp pada Jumat (3/7/2026), memberikan keterangan singkat terkait hasil pengecekan yang dilakukan petugas.

“Gudang Akok dah dicek teman, tak ada izin,” tulisnya dalam pesan balasan.
Pernyataan tersebut memunculkan harapan masyarakat agar instansi yang berwenang tidak berhenti pada tahap pemeriksaan, melainkan menindaklanjutinya sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Sebab, apabila benar sebuah kegiatan usaha dijalankan tanpa izin, maka hal tersebut berpotensi melanggar ketentuan administrasi maupun aturan perlindungan lingkungan hidup.

Salah seorang warga Karimun yang ditemui di kawasan Newton Poros, Jumat, meminta identitasnya tidak dipublikasikan. Ia menilai pemerintah daerah harus menunjukkan ketegasan terhadap setiap bentuk usaha yang beroperasi tanpa legalitas.

Menurutnya, penegakan aturan harus dilakukan secara adil tanpa membedakan pelaku usaha. Seluruh pengusaha yang telah memenuhi kewajiban mengurus perizinan juga berhak memperoleh kepastian hukum dan perlakuan yang sama dari pemerintah.

Baca Juga :  Kajari Karimun Gelar Kegiatan Upacara Ziarah Dan Tabur Bunga di TMP Tanjung Batu dalam Rangka HUT HBA ke-64 dan HUT IAD-ke XXlV

“Kalau memang tidak memiliki izin, seharusnya dinas terkait bersama pemerintah daerah segera mengambil tindakan tegas. Bila perlu usaha tersebut ditutup sampai seluruh persyaratan dipenuhi sesuai aturan,” ujarnya.

Pengamat tata kelola pemerintahan menilai kepastian perizinan merupakan bagian penting dalam menciptakan iklim investasi yang sehat. Di satu sisi, pemerintah berkewajiban memberikan kemudahan berusaha melalui sistem perizinan berbasis risiko. Di sisi lain, pelaku usaha juga memiliki kewajiban mematuhi seluruh persyaratan administrasi, lingkungan, dan tata ruang sebelum menjalankan kegiatan usahanya.

Apabila ditemukan pelanggaran, pemerintah daerah memiliki kewenangan memberikan sanksi administratif secara bertahap, mulai dari teguran tertulis, penghentian sementara kegiatan, hingga penutupan usaha sesuai ketentuan yang berlaku, bergantung pada tingkat pelanggaran dan hasil pemeriksaan di lapangan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola gudang belum memberikan tanggapan ataupun klarifikasi terkait dugaan belum lengkapnya perizinan tersebut. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi apabila yang bersangkutan ingin memberikan penjelasan, termasuk menunjukkan dokumen legalitas usaha yang dimiliki.

Dengan demikian, pemberitaan dapat disajikan secara berimbang sesuai prinsip-prinsip jurnalistik dan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. [Sajirun, S]

Berita Terkait

Kasus Planet Batam Masih Menyisakan Tanda Tanya, Ismail Desak Bareskrim Jelaskan Perkembangan Pengejaran Dua DPO
IRJEN POL SUHENDRI RESMI JADI KAPOLDA KEPRI, KOMJEN POL ASEP SAFRUDIN EMBAN AMANAH BARU SEBAGAI KABARESKRIM
Putusan PN Karimun Diminta Segera Dihormati, Ketua IKABSU Soroti Kewajiban Rp55,4 Juta dalam Perkara Pengelolaan Parkir
Toleransi Pembayaran Tak Berujung Pelunasan, PT Putra Dairi Karimun Tempuh Jalur Hukum
Bupati Karimun Hadiri Peringatan Hari Jantung Sedunia 2026
BUPATI KARIMUN PIMPIN UPACARA HUT KE-81 PMI, TEKANKAN SEMANGAT KOLABORASI DAN KEPEDULIAN KEMANUSIAAN
Buka STQ XVIII Kundur Utara, Bupati Karimun Tegaskan Al-Qur’an Harus Menjadi Pedoman Kehidupan
Dana CSR Desa Pongkar Dipertanyakan, Pemdes Diminta Buka Dokumen Pembangunan Kolam Renang

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 11:50 WIB

Pengembangan Kasus Pencurian Sapi di Labangka, Polsek Amankan Dua Terduga Pelaku Lain di Plampang!

Selasa, 3 November 2026 - 10:37 WIB

Polsek Labangka Gerak Cepat! Terduga Pencuri Sapi Nyaris Dihakimi Massa, Mobil Pickup Dirusak

Selasa, 3 November 2026 - 07:51 WIB

Melalui Patroli Malam, Koramil 1607-07/Lunyuk Perkuat Sinergi TNI dan Masyarakat Jaga Keamanan Lingkungan

Selasa, 3 November 2026 - 07:45 WIB

Peringati HUT PGRI dan Hari Guru Nasional, Babinsa Lunyuk Dorong Semangat Sportivitas Generasi Muda

Selasa, 3 November 2026 - 07:40 WIB

Bersama Masyarakat, Babinsa Dorong Desa Lebih Maju

Minggu, 1 November 2026 - 20:30 WIB

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Patroli TNI Perkuat Keamanan Wilayah Plampang dan Sekitarnya

Minggu, 1 November 2026 - 20:24 WIB

Cegah Konflik Meluas Pascakekerasan, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Perangkat Desa Turun Tangan Mediasi Warga

Minggu, 1 November 2026 - 20:16 WIB

Dari Kebersihan Selokan hingga Kelestarian Hutan, Babinsa Kodim Sumbawa Ajak Warga Jaga Alam

Berita Terbaru

NASIONAL

Bersama Masyarakat, Babinsa Dorong Desa Lebih Maju

Selasa, 3 Nov 2026 - 07:40 WIB