Tester Menentukan Harga, Dugaan Manipulasi Alat tester di Gudang Jagung Sumbawa Rugikan petani

REDAKSI NTB

- Redaksi

Rabu, 15 April 2026 - 13:19 WIB

50572 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumbawa Besar, oposisinews86.com, (15 April 2026),— Di tengah aktivitas panen jagung, kegelisahan muncul di kalangan petani di Sumbawa. Sorotan bukan lagi pada hasil panen, melainkan pada alat pengujian kadar air (tester) yang menjadi penentu harga di gudang.

Sejumlah petani menilai persoalan di lapangan bukan sekadar perbedaan hasil, melainkan adanya dugaan manipulasi pada alat tester yang digunakan. Kondisi ini dinilai berdampak langsung pada harga yang diterima petani.

“Masalahnya bukan kami tidak bisa melihat, tapi kami mempertanyakan apakah alat tester yang digunakan benar-benar sesuai dengan kondisi barang,” ujar salah satu petani yang enggan disebutkan namanya kepada media ini, Rabu (15/4/2026).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam praktiknya, hasil pengujian dari alat tester menjadi acuan utama dalam penentuan harga. Namun, petani menyebut adanya situasi di mana angka yang muncul dari alat tester menimbulkan keraguan karena tidak mencerminkan kondisi jagung yang dibawa.

Baca Juga :  Somasi Bergulir, Dugaan Kelalaian SMS Finance Picu Tuntutan Hukum

*Dalam sejumlah kasus di lapangan, muncul indikasi bahwa alat tester yang digunakan tidak sepenuhnya netral, sehingga memunculkan dugaan adanya manipulasi dalam penggunaannya. Hal ini menjadi sorotan karena alat tester tersebut memegang peran krusial dalam menentukan nilai jual hasil panen.*

“Yang jadi pertanyaan, apakah alat testernya benar-benar apa adanya, atau sudah disesuaikan? Karena dampaknya langsung ke harga yang kami terima,” ungkap petani lainnya.

Tester memiliki peran penting dalam menentukan harga jagung. Ketika angka yang muncul menunjukkan kadar air lebih tinggi, harga yang diterima petani akan menurun. Dalam kondisi ini, keakuratan dan kejujuran penggunaan alat tester menjadi hal yang sangat menentukan.

Petani menilai bahwa persoalan utama bukan hanya pada angka yang muncul, tetapi pada kepercayaan terhadap alat tester itu sendiri. Ketika alat tester diragukan, maka seluruh proses penentuan harga ikut dipertanyakan.

Baca Juga :  ‎TMMD ke-125 Kodim 1607/Sumbawa Resmi Ditutup, Wujud Kemanunggalan TNI dan Rakyat

“Kalau alat tester nya tidak bisa dipercaya, bagaimana kami bisa yakin dengan harga yang diberikan,” kata seorang petani.

Kondisi ini menunjukkan adanya potensi ketimpangan dalam proses penentuan harga di gudang. Di satu sisi, alat tester sepenuhnya berada dalam kendali gudang. Di sisi lain, petani tidak memiliki ruang untuk memastikan apakah alat tester tersebut digunakan secara objektif.

Petani berharap adanya pengawasan terhadap penggunaan alat tester di gudang agar tidak terjadi penyimpangan. Selain itu, transparansi dalam penggunaan alat tester dinilai penting untuk menjaga kepercayaan dalam transaksi.

“Yang kami minta sederhana, alat tester jangan dimanipulasi. Kalau alat tester nya jujur, kami juga bisa menerima hasilnya,” tegasnya.

Dengan meningkatnya perhatian terhadap persoalan ini, diharapkan adanya perbaikan dalam penggunaan alat tester di lapangan sehingga lebih transparan, adil, dan tidak merugikan petani. (Af)

Berita Terkait

Di Tengah Tugas Kenegaraan, Haji Uma Tuntaskan Magister Cumlaude dan Diwisuda Bersama Putranya
Dekat dengan Rakyat, Koramil Moyo Hulu Turun Langsung Jaga Keamanan Lingkungan
Akses dan Ekonomi Warga Segera Meningkat, Pembangunan Jembatan Garuda Kian Pesat
Aksi Besar PPS Dimulai 2 Juni, Pelabuhan Poto Tano Terancam Lumpuh Total
‎Dandim 1607/Sumbawa Bersama Forkopimda Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila di Sumbawa
‎Koramil 1607-12/Moyo Hilir Tingkatkan Pengawasan Wilayah Melalui Patroli Malam Rutin
TNI dan Warga Gotong Royong Siapkan Pembangunan Dua Jembatan Armco di Dusun Kapassari
Komsos Humanis Babinsa Pukat, Bangun Kepedulian Warga terhadap Kebersihan dan Kamtibmas

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:35 WIB

Gebrakan Ketua RT 04 Sungai Pasir, Gandeng PT Solnet Bangun Gapura dan Dorong Penataan Wilayah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:55 WIB

Bupati Karimun Diminta Tinjau Legalitas Operasional Mayatama Solusindo, Dugaan Kelengkapan Perizinan Jadi Sorotan

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:49 WIB

Usaha Tanpa Izin Dipertanyakan, Pemkab Karimun Didesak Bertindak terhadap Dugaan Operasional ISP yang Belum Transparan

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:09 WIB

Hak Jawab Disampaikan Terkait Pemberitaan Penggunaan Anggaran di Lingkungan Imigrasi Karimun

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:34 WIB

Bupati Karimun Terima Kunjungan Tim Verifikasi dan Variasi Program Sekolah Nasional Terintegrasi

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:25 WIB

APH Diminta Periksa Sejumlah Kegiatan dan Anggaran Imigrasi Karimun Tahun 2025

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:43 WIB

Kanwil DJBC Khusus Kepri Bersama KPPBC TMP B Karimun Lakukan Pemusnahan  Barang Hasil Penindakan

Senin, 18 Mei 2026 - 12:57 WIB

Jaringan Lelet

Berita Terbaru