Tester Menentukan Harga, Dugaan Manipulasi Alat tester di Gudang Jagung Sumbawa Rugikan petani

REDAKSI NTB

- Redaksi

Rabu, 15 April 2026 - 13:19 WIB

50680 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumbawa Besar, oposisinews86.com, (15 April 2026),— Di tengah aktivitas panen jagung, kegelisahan muncul di kalangan petani di Sumbawa. Sorotan bukan lagi pada hasil panen, melainkan pada alat pengujian kadar air (tester) yang menjadi penentu harga di gudang.

Sejumlah petani menilai persoalan di lapangan bukan sekadar perbedaan hasil, melainkan adanya dugaan manipulasi pada alat tester yang digunakan. Kondisi ini dinilai berdampak langsung pada harga yang diterima petani.

“Masalahnya bukan kami tidak bisa melihat, tapi kami mempertanyakan apakah alat tester yang digunakan benar-benar sesuai dengan kondisi barang,” ujar salah satu petani yang enggan disebutkan namanya kepada media ini, Rabu (15/4/2026).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam praktiknya, hasil pengujian dari alat tester menjadi acuan utama dalam penentuan harga. Namun, petani menyebut adanya situasi di mana angka yang muncul dari alat tester menimbulkan keraguan karena tidak mencerminkan kondisi jagung yang dibawa.

Baca Juga :  Brimob Sumbawa Laksanakan Sholat Idul Adha dan Pemotongan Hewan Qurban

*Dalam sejumlah kasus di lapangan, muncul indikasi bahwa alat tester yang digunakan tidak sepenuhnya netral, sehingga memunculkan dugaan adanya manipulasi dalam penggunaannya. Hal ini menjadi sorotan karena alat tester tersebut memegang peran krusial dalam menentukan nilai jual hasil panen.*

“Yang jadi pertanyaan, apakah alat testernya benar-benar apa adanya, atau sudah disesuaikan? Karena dampaknya langsung ke harga yang kami terima,” ungkap petani lainnya.

Tester memiliki peran penting dalam menentukan harga jagung. Ketika angka yang muncul menunjukkan kadar air lebih tinggi, harga yang diterima petani akan menurun. Dalam kondisi ini, keakuratan dan kejujuran penggunaan alat tester menjadi hal yang sangat menentukan.

Petani menilai bahwa persoalan utama bukan hanya pada angka yang muncul, tetapi pada kepercayaan terhadap alat tester itu sendiri. Ketika alat tester diragukan, maka seluruh proses penentuan harga ikut dipertanyakan.

Baca Juga :  Semangat Kebersamaan, Babinsa Dete Gaungkan Budaya Gotong Royong untuk Adipura

“Kalau alat tester nya tidak bisa dipercaya, bagaimana kami bisa yakin dengan harga yang diberikan,” kata seorang petani.

Kondisi ini menunjukkan adanya potensi ketimpangan dalam proses penentuan harga di gudang. Di satu sisi, alat tester sepenuhnya berada dalam kendali gudang. Di sisi lain, petani tidak memiliki ruang untuk memastikan apakah alat tester tersebut digunakan secara objektif.

Petani berharap adanya pengawasan terhadap penggunaan alat tester di gudang agar tidak terjadi penyimpangan. Selain itu, transparansi dalam penggunaan alat tester dinilai penting untuk menjaga kepercayaan dalam transaksi.

“Yang kami minta sederhana, alat tester jangan dimanipulasi. Kalau alat tester nya jujur, kami juga bisa menerima hasilnya,” tegasnya.

Dengan meningkatnya perhatian terhadap persoalan ini, diharapkan adanya perbaikan dalam penggunaan alat tester di lapangan sehingga lebih transparan, adil, dan tidak merugikan petani. (Af)

Berita Terkait

Mutya Gustina: “Viral Dulu Baru Bertindak?” Dugaan Kasus Anak Panti Asal KSB di Bali Jadi Alarm Keras Perlindungan Anak
Meski Hadir Usai Acara Berlangsung, Kehadiran Kasat Lantas Polres Sumbawa Tetap Menjadi Kehormatan Besar bagi Keluarga Mempelai
Satlantas Polres Sumbawa Tingkatkan Keselamatan Berlalu Lintas, Kapolres Bekali Pengemudi Ojek Online dengan Pelatihan PPGD dan Salurkan Bansos
‎Bupati Sumbawa Hentikan Tambang Emas Ilegal di Lantung, Green Bulaeng Desak Polisi Pasang Police Line dan Usut Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi
Ayahwa Ketuk Pintu Kemensos, Desak Percepatan Pemulihan Banjir dan Akses Pendidikan di Aceh Utara
‎ ‎Sinergi Babinsa dan Pemerintah Desa Sampe Siapkan Perayaan HUT ke-81 RI ‎
Bupati Sumbawa Bersama Forkopimda Sidak Tambang Rakyat di Lantung, Tegaskan Tak Ada Lagi Aktivitas Tanpa Legalitas
Dituduh Tanpa Bukti Terkait Narkoba, IRT Klaim Diintimidasi Kades Kukin, Polisi Sebut Informasi Masih Sebatas Isu

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:34 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Duka atas Gugurnya Anggota POM TNI Saat Bantu Penangkapan Terduga Bandar Narkoba di Bireuen

Senin, 27 Juli 2026 - 14:42 WIB

BPBD Subulussalam Minta Warga Bersabar, Bantuan Rumah Pascabencana Masih Tertahan di Tahap Pertama

Senin, 27 Juli 2026 - 13:23 WIB

852 Motor untuk Imum Gampong Digelontorkan, Keberhasilan Program Kini Dipertaruhkan

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:57 WIB

Pegadaian Syariah dan Serikat Pekerja Bersama Rumah Zakat Gelar Khitanan Massal untuk 16 Anak di Banda Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:26 WIB

Klarifikasi Sekda Bongkar Simpang Siur Informasi, Terduga Kasus Sabu Dipastikan Bukan ASN Pemkab Gayo Lues

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:39 WIB

Dari Informasi Warga hingga Penangkapan ASN, Polisi Telusuri Dugaan Jaringan Peredaran Sabu di Gayo Lues

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:56 WIB

Dua Mantan Petani Ganja Gayo Lues Bersaksi di Hadapan Kepala BNN RI, Program Alih Komoditas Jadi Sorotan Puncak HANI

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:29 WIB

Kritik Pejabat Tak Boleh Berhenti di Media Sosial, Bukti Harus Bicara

Berita Terbaru