Harapan di Tengah Kekeringan, Warga Alue Bili Geulumpang Menunggu Solusi Pemerintah

REDAKSI

- Redaksi

Sabtu, 4 April 2026 - 13:55 WIB

50136 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara|Oposisi News 86 – Krisis air bersih yang berkepanjangan melanda masyarakat Desa Alue Bili Geulumpang, Kecamatan Baktiya, Sabtu 4/4/2026.
Sudah memasuki lima bulan, suplai air dari PDAM tidak kunjung normal, sehingga warga kesulitan memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.

Ironisnya, dalam kurun waktu tersebut, air hanya mengalir sekitar dua kali saja. Dari empat dusun yang ada di desa tersebut, hanya satu dusun yang sesekali mendapatkan aliran air, itupun tidak stabil. Sementara tiga dusun lainnya hampir tidak pernah merasakan air bersih selama lima bulan terakhir.

Kondisi ini semakin diperparah dengan musim kemarau yang sedang melanda, disertai suhu panas ekstrem. Sejumlah sumur warga dilaporkan mulai mengering, membuat masyarakat tidak memiliki alternatif sumber air yang memadai.

“Untuk kebutuhan sehari-hari saja kami sangat kesulitan. Air bersih sudah menjadi kebutuhan utama, tapi sampai sekarang belum ada solusi nyata,” ungkap salah seorang warga.

Meski jarak desa ke pusat kecamatan terbilang dekat, hanya sekitar satu kilometer, namun kondisi ini belum mendapatkan penanganan maksimal dari pihak terkait. Warga menilai, seharusnya pemerintah daerah lebih peka dan cepat merespons keluhan masyarakat.

Kekecewaan masyarakat juga semakin terasa, mengingat desa tersebut merupakan salah satu basis dukungan kuat pada pemilihan kepala daerah sebelumnya.

Baca Juga :  Murhaban Raih Juara II Naskah Terbaik Lomba Cerpen Nasional

Namun hingga kini, persoalan mendasar seperti air bersih belum juga terselesaikan.
Masyarakat berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait segera turun tangan untuk mencari solusi konkret, baik melalui perbaikan jaringan PDAM, distribusi air bersih, maupun langkah darurat lainnya.

“Harapan kami sederhana, pemerintah hadir dan memberikan solusi. Jangan sampai masyarakat terus-menerus menderita hanya untuk mendapatkan air bersih,” harap warga.

Situasi ini menjadi perhatian serius, mengingat air bersih merupakan kebutuhan vital yang menyangkut kesehatan dan kelangsungan hidup masyarakat.

Pemerintah diharapkan tidak tinggal diam dan segera mengambil langkah cepat serta tepat guna mengatasi krisis yang tengah terjadi. [Muhadar]

Berita Terkait

SDN 6 Syamtalira Bayu Hidupkan Tradisi Jumat Religius, Siswa Dilatih Berani dan Berakhlak
Hardiknas di SMAN 1 Meurah Mulia: Pendidikan Tak Lagi Sekadar Seremoni, Kreativitas Siswa Meledak di Panggung Bakat
Cot Girek Membara: Buruh PTPN IV Tagih Nyali Pemerintah dan Aparat
Seragam Rp120 Ribu di Balik Dalih “Ikhlas”: Jadup Tanjong Geulumpang Diselimuti Tanda Tanya
Dua Kali Diperpanjang, Kursi Pucuk Perseroda Aceh Utara Tetap Sepi—Alarm Krisis Kepercayaan?
Warga Gampong Tanjong Glumpang Bantah Isu Dugaan Pungli Dana Jadup
Jadup Dipalak: Bantuan Bencana Berubah Jadi “Upeti” di Baktiya
Hardiknas Tanpa Basa-basi: Dua Sekolah di Geureudong Pase Tinggalkan Seremoni Kosong, Pilih Makna

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:34 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Duka atas Gugurnya Anggota POM TNI Saat Bantu Penangkapan Terduga Bandar Narkoba di Bireuen

Senin, 27 Juli 2026 - 14:42 WIB

BPBD Subulussalam Minta Warga Bersabar, Bantuan Rumah Pascabencana Masih Tertahan di Tahap Pertama

Senin, 27 Juli 2026 - 13:23 WIB

852 Motor untuk Imum Gampong Digelontorkan, Keberhasilan Program Kini Dipertaruhkan

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:57 WIB

Pegadaian Syariah dan Serikat Pekerja Bersama Rumah Zakat Gelar Khitanan Massal untuk 16 Anak di Banda Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:26 WIB

Klarifikasi Sekda Bongkar Simpang Siur Informasi, Terduga Kasus Sabu Dipastikan Bukan ASN Pemkab Gayo Lues

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:39 WIB

Dari Informasi Warga hingga Penangkapan ASN, Polisi Telusuri Dugaan Jaringan Peredaran Sabu di Gayo Lues

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:56 WIB

Dua Mantan Petani Ganja Gayo Lues Bersaksi di Hadapan Kepala BNN RI, Program Alih Komoditas Jadi Sorotan Puncak HANI

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:29 WIB

Kritik Pejabat Tak Boleh Berhenti di Media Sosial, Bukti Harus Bicara

Berita Terbaru