Gayo Lues/Oposisi News 86 — Pemerintah Kabupaten Gayo Lues melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM menetapkan pelaksanaan Operasi Pasar Murah di 11 kecamatan sebagai langkah konkret menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang dan selama bulan Ramadhan 1447 Hijriah.
Kebijakan ini dituangkan dalam surat pemberitahuan pelaksanaan Operasi Pasar Murah Nomor 510/136/III/2026 tertanggal 2 Maret 2026.
Pelaksanaan kegiatan dijadwalkan berlangsung selama sebelas hari, dimulai pada 4 Maret 2026 hingga 14 Maret 2026, dengan pola bergilir di seluruh kecamatan di wilayah Kabupaten Gayo Lues.
Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk kehadiran negara dalam memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah potensi fluktuasi harga kebutuhan pokok.
Kegiatan perdana digelar pada Rabu, 4 Maret 2026 di Kecamatan Blangkejeren, berlokasi di Pasar Terpadu Blangkejeren.
Selanjutnya Kamis, 5 Maret 2026 kegiatan dilaksanakan di Kecamatan Kutapanjang di Pasar Kutapanjang.
Pada Jumat, 6 Maret 2026 Operasi Pasar Murah berlangsung di Kecamatan Pantan Cuaca, tepatnya di halaman Kantor Camat Pantan Cuaca.
Kegiatan berlanjut Sabtu, 7 Maret 2026 di Kecamatan Blangpegayon di halaman Kantor Camat Blangpegayon.
Minggu, 8 Maret 2026 giliran Kecamatan Pining, dengan lokasi di Kampung Uring.
Senin, 9 Maret 2026 kegiatan dilaksanakan di Kecamatan Dabun Gelang di Pasar Persiapan Sangir.
Selasa, 10 Maret 2026 Operasi Pasar Murah digelar di Kecamatan Rikit Gaib di Pasar Rikit Gaib. Rabu, 11 Maret 2026 kegiatan berlangsung di Kecamatan Tripe Jaya di Kampung Rerebe.
Kamis, 12 Maret 2026 dilaksanakan di Kecamatan Blangjerango di Kampung Peparik Dekat. Jumat, 13 Maret 2026 kegiatan menyasar Kecamatan Putri Betung di Pasar Marpunge.
Rangkaian kegiatan ditutup pada Sabtu, 14 Maret 2026 di Kecamatan Terangun di Pasar Terangun.
Operasi Pasar Murah merupakan instrumen intervensi pasar yang secara normatif bertujuan menekan potensi kenaikan harga komoditas strategis, menjaga ketersediaan pasokan, serta memberikan akses kepada masyarakat untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Kebijakan ini juga menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah yang sejalan dengan arahan pemerintah pusat dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Pemerintah daerah menegaskan bahwa pelaksanaan kegiatan ini tetap memperhatikan prinsip ketertiban, transparansi, serta distribusi yang merata agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat luas.
Selain itu, koordinasi lintas sektor dilakukan untuk memastikan kelancaran distribusi barang, pengawasan kualitas komoditas, serta ketepatan sasaran penerima manfaat.
Dengan menjangkau seluruh kecamatan, pemerintah berharap tidak terjadi kesenjangan harga antarwilayah. Stabilitas harga bahan pokok dinilai memiliki dampak langsung terhadap ketenangan sosial, terutama dalam momentum bulan suci Ramadhan yang identik dengan meningkatnya kebutuhan konsumsi rumah tangga.
Langkah ini sekaligus mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam menjalankan fungsi pelayanan publik secara proaktif. Di tengah dinamika ekonomi yang terus bergerak, intervensi yang terukur dan berbasis kebutuhan masyarakat menjadi kunci menjaga keseimbangan antara mekanisme pasar dan perlindungan daya beli warga.
Melalui pelaksanaan Operasi Pasar Murah ini, Pemerintah Kabupaten Gayo Lues berharap masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga wajar, serta menjalankan ibadah Ramadhan dalam suasana yang lebih tenang, tanpa dibayangi kekhawatiran terhadap lonjakan harga dan keterbatasan pasokan barang.
[Redaksi Oposisi News 86]









































