Aliansi Pers Turun ke Lapangan, Rehab Rekon Pascabanjir Aceh Mulai Diawasi

REDAKSI

- Redaksi

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:37 WIB

50457 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh — Lambannya penanganan pascabanjir Aceh 26 November 2025 mulai mendapat sorotan serius. Aliansi Pers Kawal Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Rehab Rekon) Pascabanjir Aceh menyatakan akan turun langsung ke lapangan untuk melakukan observasi dan investigasi independen di sejumlah wilayah terdampak.

Ketua Aliansi Pers Kawal Rehab Rekon, Masri, mengatakan investigasi lapangan akan berlangsung mulai 26 Januari hingga 15 Februari 2026, mencakup Aceh Timur, Aceh Tamiang, Aceh Utara, Pidie Jaya, dan Bener Meriah. Langkah ini diambil menyusul banyaknya aduan warga terkait penanganan pascabencana yang dinilai belum menyentuh kebutuhan mendasar korban.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menerima berbagai keluhan dari korban terdampak. Itu menjadi dasar bagi kami untuk turun langsung memastikan apa yang benar-benar terjadi di lapangan,” ujar Masri, Jumat, 22 Januari 2026.

Baca Juga :  APDESI Apresiasi Bupati Aceh Utara, Publikasi Desa Jadi Kunci Transparansi

Masri menyebutkan, lebih dari 100 wartawan yang tergabung dalam Aliansi Pers akan dikerahkan pada tahap awal investigasi. Mereka akan memverifikasi langsung kondisi pengungsi, mekanisme pendataan korban, hingga realisasi pembangunan hunian sementara yang hingga kini masih menjadi tanda tanya di sejumlah daerah.

“Investigasi ini bukan seremonial. Kami ingin melihat apakah data korban akurat, apakah bantuan tepat sasaran, dan apakah negara benar-benar hadir setelah banjir surut,” ujarnya.

Selain itu, Aliansi Pers juga akan menelusuri pemenuhan kebutuhan dasar korban banjir, mulai dari ketersediaan makanan, air bersih, hingga akses layanan kesehatan.
Temuan lapangan, kata Masri, akan menjadi tolok ukur keseriusan pemerintah dalam menjalankan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Baca Juga :  Peringati Hari Jadi Polwan ke-76, Kapolres Aceh Utara: Jangan Sakiti Hati Masyarakat

Masri menegaskan, proses observasi dan investigasi akan dilakukan secara profesional, akuntabel, dan imparsial. Hasilnya tidak akan berhenti pada pemberitaan, melainkan akan dirumuskan dalam rekomendasi resmi kepada instansi terkait.

“Setelah dikaji, hasil investigasi akan kami publikasikan dan kami sampaikan sebagai rekomendasi. Publik berhak tahu sejauh mana pemulihan pascabencana benar-benar dijalankan,” kata Masri.

Aliansi Pers menilai pengawasan publik mutlak diperlukan agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabanjir Aceh tidak berhenti pada laporan administratif, tetapi benar-benar memulihkan kehidupan warga terdampak. (SR)

Berita Terkait

SDN 6 Syamtalira Bayu Hidupkan Tradisi Jumat Religius, Siswa Dilatih Berani dan Berakhlak
Hardiknas di SMAN 1 Meurah Mulia: Pendidikan Tak Lagi Sekadar Seremoni, Kreativitas Siswa Meledak di Panggung Bakat
Cot Girek Membara: Buruh PTPN IV Tagih Nyali Pemerintah dan Aparat
Seragam Rp120 Ribu di Balik Dalih “Ikhlas”: Jadup Tanjong Geulumpang Diselimuti Tanda Tanya
Dua Kali Diperpanjang, Kursi Pucuk Perseroda Aceh Utara Tetap Sepi—Alarm Krisis Kepercayaan?
Warga Gampong Tanjong Glumpang Bantah Isu Dugaan Pungli Dana Jadup
Jadup Dipalak: Bantuan Bencana Berubah Jadi “Upeti” di Baktiya
Hardiknas Tanpa Basa-basi: Dua Sekolah di Geureudong Pase Tinggalkan Seremoni Kosong, Pilih Makna

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:34 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Duka atas Gugurnya Anggota POM TNI Saat Bantu Penangkapan Terduga Bandar Narkoba di Bireuen

Senin, 27 Juli 2026 - 14:42 WIB

BPBD Subulussalam Minta Warga Bersabar, Bantuan Rumah Pascabencana Masih Tertahan di Tahap Pertama

Senin, 27 Juli 2026 - 13:23 WIB

852 Motor untuk Imum Gampong Digelontorkan, Keberhasilan Program Kini Dipertaruhkan

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:57 WIB

Pegadaian Syariah dan Serikat Pekerja Bersama Rumah Zakat Gelar Khitanan Massal untuk 16 Anak di Banda Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:26 WIB

Klarifikasi Sekda Bongkar Simpang Siur Informasi, Terduga Kasus Sabu Dipastikan Bukan ASN Pemkab Gayo Lues

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:39 WIB

Dari Informasi Warga hingga Penangkapan ASN, Polisi Telusuri Dugaan Jaringan Peredaran Sabu di Gayo Lues

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:56 WIB

Dua Mantan Petani Ganja Gayo Lues Bersaksi di Hadapan Kepala BNN RI, Program Alih Komoditas Jadi Sorotan Puncak HANI

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:29 WIB

Kritik Pejabat Tak Boleh Berhenti di Media Sosial, Bukti Harus Bicara

Berita Terbaru