UMP 2026 Tulungagung Naik Signifikan,DPRD Ingatkan Resiko Tekanan Pada Pengusaha

REDAKSI

- Redaksi

Jumat, 2 Januari 2026 - 20:59 WIB

50155 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung – Kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026 yang cukup signifikan memunculkan dua perspektif kebijakan harapan peningkatan untuk kesejahteraan pekerja sekaligus kekhawatiran akan daya tahan dunia usaha.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)Kabupaten Tulungagung menegaskan pentingnya mengawal kebijakan tersebut agar tidak menimbulkan tekanan ekonomi baru di tingkat daerah.

Ketua Komisi B DPRD Tulungagung dari Fraksi Gerindra,Widodo Prasetyo, SP., MMA., menilai kenaikan UMP harus disikapi secara rasional dan proporsional. “Kenaikan ini cukup tinggi.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

DPRD mendukung karena merupakan keputusan pemerintah pusat dan provinsi untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja. Namun,kebijakan ini tidak boleh dilihat secara tunggal,ujar.

Widodo dalam wawancara eksklusif di Hotel Lojikka.Menurutnya, UMP di Tulungagung naik dari kisaran Rp2,4juta menjadi sekitar Rp 2,6juta pada tahun 2026. “Kenaikan ini cukup tinggi,”katanya,seraya menambahkan bahwa keluhan dari kalangan pengusaha merupakan sinyal penting yang tidak boleh diabaikan.

Baca Juga :  Pemdes Sragi Salurkan BLT Sebesar Rp. 300 Ribu Per Orang Kepada 30 Warga.

Banyak pelaku usaha,terutama usaha kecil dan menengah,masih menghadapi tekanan pendapatan yang belum sebanding dengan kenaikan biaya produksi,termasuk upah tenaga kerja.“Faktanya, pengusaha juga sedang berjuang. Dari sisi pendapatan, tidak semua sektor mengalami pertumbuhan.Ini realitas yang harus diakui,tegasWidodo.

Tanpa pengelolaan yang matang,kenaikan UMP berpotensi memicu langkah efisiensi tenaga kerja dan bahkan mengancam keberlangsungan usaha. Oleh karena itu, beliau mendorong adanya dialog terbuka antara pemerintah daerah, pengusaha, dan pekerja.Kolaborasi adalah kunci.

Baca Juga :  SMPN 1 Kedungwaru Gelar Peringatan Hari Lahir Pancasila.

Jika pengusaha dan pekerja tidak duduk bersama mencari jalan tengah, kebijakan ini bisa menimbulkan masalah baru, seperti pengurangan tenaga kerja atau stagnasi usaha,”lanjut Widodo.

DPRD Tulungagung menegaskan tanggungjawabnya untuk mengawal implementasi UMP agar tujuan kesejahteraan pekerja dapat tercapai tanpa mengorbankan stabilitas ekonomi daerah.Kebijakan upah, menurutnya, harus sejalan dengan penguatan iklim usaha dan perlindungan tenaga kerja.

Kenaikan UMP 2026,menjadi ujian bagi pemerintah daerah apakah mampu menyeimbangkan antara kepentingan buruh dan pengusaha,atau akan membuat ketimpangan baru ditengah pertumbuhan ekonomi yang mulai berjalan. [UMP 2026 Tulungagung Naik Signifikan,DPRD Ingatkan Resiko Tekanan Pada Pengusaha. [HARTANTO]

Berita Terkait

21 Kepala SMP Digeser, Dua Sekolah Masih Kosong: Rotasi Kepala Sekolah Jangan Berhenti pada Sekadar Tukar Kursi
RAPBD 2027 dan Perubahan APBD 2026 Tulungagung Disorot: Pendapatan Turun, Belanja Naik, Publik Menanti Bukti Manfaat Anggaran
RSUD Campurdarat Matangkan Layanan CT-Scan, Akses Diagnosis Warga Tulungagung Selatan Diproyeksikan Lebih Dekat
Dugaan Tata Kelola KPRI Sejahtera Mengemuka, Pengurus Persilakan Audit dan Buka Ruang Klarifikasi Semua Pihak
Anak Tak Boleh Hanya Menjadi Penonton, Tulungagung Dorong Generasi Muda Masuk Panggung Pembangunan
Ujian Seleksi Perangkat Desa Tawangsari Digelar Terbuka, Integritas dan Kompetensi Jadi Penentu
Empat Pimpinan DPRD Tulungagung Dipanggil KPK, Penelusuran Dugaan Pemerasan Gatut Sunu Masuki Babak Baru
Dugaan Pengadaan LKS di MIN 1 Trenggalek Kian Menggantung, Keterangan Sekolah dan Komite Berbeda, DPRD Minta Audit Menyeluruh

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 08:27 WIB

‎Perkuat Kehadiran di Wilayah Binaan, Babinsa Jorok Dampingi Bantuan Pangan ‎

Rabu, 16 September 2026 - 08:19 WIB

Dari Lunyuk Ode, Semangat Qur’ani Tumbuhkan Generasi Berintegritas dan Berakhlak Mulia

Selasa, 15 September 2026 - 20:16 WIB

‎Jelang Musim Tanam, Babinsa Kakiang Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Karhutla

Selasa, 15 September 2026 - 20:05 WIB

Mencegah Sebelum Menjadi Bencana, Koramil 1607-07/Lunyuk Edukasi Warga tentang Risiko Kebakaran

Selasa, 15 September 2026 - 20:00 WIB

‎Babinsa Labuhan Ijuk Hadir di Tengah Musdes, Dukung Pembangunan Desa Berbasis Kebutuhan Masyarakat ‎

Selasa, 15 September 2026 - 19:55 WIB

Dari Kebijakan ke Masyarakat, Babinsa Kalimango Kawal 577 KK Terima Bantuan Beras

Selasa, 15 September 2026 - 19:42 WIB

Beras untuk Ketahanan Keluarga, Babinsa Baru Perkuat Sinergi dalam Penyaluran Bantuan Pangan Bapanas

Selasa, 15 September 2026 - 19:35 WIB

Danposramil Lape-Lopok Hadiri Penutupan Turnamen Kades Cup II Desa Pungkit

Berita Terbaru