Mengukir Jejak Budaya Inklusif: PWI Pusat Siapkan Anugerah Kebudayaan 2026

REDAKSI

- Redaksi

Rabu, 22 Oktober 2025 - 20:16 WIB

50573 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Arsitektur kolaboratif antara pers dan pemerintah daerah kembali dibangun Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat melalui gelaran Sosialisasi Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2026.

Ajang penghargaan ini dirancang sebagai pilar strategis untuk mengapresiasi dan mendorong “Pemajuan Kebudayaan Daerah yang Inklusif dan Berkelanjutan, Berbasis Media dan Pers,” sebuah cetak biru yang akan diresmikan pada puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Provinsi Banten, 6–9 Februari mendatang.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rapat koordinasi virtual pada Rabu (22/10/2025) menjadi fondasi awal sosialisasi ini. Dipimpin oleh Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, yang juga didaulat sebagai Ketua Panitia HPN 2026, bersama Direktur Anugerah Seni dan Kebudayaan, Yusuf Susilo Hartono.

Forum daring ini dihadiri oleh para pemangku kepentingan utama, termasuk Ketua PWI Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia, serta perwakilan Diskominfotik dari berbagai wilayah, menegaskan jangkauan struktur yang masif.

Zulmansyah Sekedang menyambut kembalinya program ini dengan rasa syukur, melihatnya sebagai program unggulan yang memiliki daya ungkit signifikan bagi seluruh pihak. “Setelah sempat terhenti, Anugerah Kebudayaan ini kembali kita gelar.

Baca Juga :  Terpilihnya Akhmad Munir, PWI Menatap Babak Baru

Harapannya, kegiatan ini bisa terus menjadi program unggulan PWI Pusat karena sangat bermanfaat bagi semua pihak,” ujarnya, sembari mendorong struktur pengurus PWI daerah untuk secara aktif mensosialisasikan program ini kepada mitra strategis, utamanya para bupati dan wali kota, yang diyakininya memiliki kontribusi substansial dalam memajukan budaya lokal.

Blueprint Penghargaan: Dari Kepala Daerah hingga Komunitas. Yusuf Susilo Hartono, selaku arsitek utama di balik Anugerah ini, memaparkan secara terperinci desain penghargaan.

Penghargaan ini dirancang untuk menyasar tiga entitas kunci dalam ekosistem kebudayaan:

– Kepala Daerah (Bupati/Wali Kota): Diperuntukkan bagi kepala daerah aktif yang tidak terjerat masalah hukum, dengan fokus pada rekam jejak mereka dalam pengembangan kebudayaan.

Peserta diminta mendaftarkan satu karya atau kegiatan budaya yang presisi dan relevan dengan tema, didukung proposal yang tidak boleh dirancang menggunakan Artificial Intelligence (AI) dan video pendukung.

Baca Juga :  Haji Uma Surati Kementerian ATR/BPN Terkait Sengketa Lahan HGU PT Satya Agung di Aceh Utara

– Wartawan dan Komunitas: Ditujukan bagi wartawan lintas organisasi yang menunjukkan keaktifan dalam berkesenian dan berkebudayaan bersama komunitasnya.

Kriteria utamanya mencakup pengalaman berkarya seni atau budaya minimal 10 tahun, yang harus dibuktikan dengan portofolio, biodata, tautan berita, dokumentasi, serta identitas diri dan kartu pers yang valid.
Tujuan fundamental dari Anugerah Kebudayaan ini adalah merangsang penguatan kebudayaan daerah serta komunitas penggiat budaya melalui skema sinergi yang harmonis antara media dan pers.

“Tujuannya untuk mendorong penguatan kebudayaan daerah dan komunitas pemaju kebudayaan melalui sinergi media dan pers,” tegas Yusuf, menekankan fungsi media sebagai katalis dan dokumentator pergerakan budaya.

Jendela pendaftaran Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2026 telah dibuka, terhitung mulai 21 Oktober hingga 21 November 2025. Seluruh dokumen pendaftaran wajib dikirimkan melalui surel khusus: AK-PWI-HPN2026@gmail.com.

Program ini bukan sekadar seremoni penghargaan, melainkan investasi struktural PWI Pusat dalam memastikan kebudayaan daerah terangkat, terdokumentasi, dan berkelanjutan, dengan pers sebagai tiang penyangganya. []

Berita Terkait

Duka Mendalam Menyelimuti PWI, Zulmansyah Sekedang Berpulang di Tengah Pengabdian
Kasasi Di Tengah Kewajiban Transparansi: Saat Penjaga Hukum Dipertanyakan Komitmennya
Ramai di Medsos Soal Untung Mitra MBG, BGN Buka Data Sebenarnya
HPN 2026 Banten Sukses Digelar, Panitia Sampaikan Apresiasi kepada Seluruh Mitra dan Pemangku Kepentingan
HPN Banten 2026, PWI Pusat Salurkan 3.000 Paket Sembako Lewat Bakti Sosial
Jelang HPN dan Piala Dunia 2026, Insan Pers Perkuat Kebersamaan Lewat Sepak Bola
Tokoh Pers Senior Ikut Retret Bela Negara Wartawan PWI
MK Tegaskan Tafsir Baru Perlindungan Wartawan, Permohonan Ikatan Wartawan Hukum Dikabulkan Sebagian

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 21:41 WIB

Tingkatkan Kamtibmas, Koramil 1607-09/Utan Gencarkan Patroli di Wilayah Binaan

Sabtu, 25 April 2026 - 21:37 WIB

Tak Kenal Waktu, Koramil Alas Gencarkan Patroli Demi Keamanan Masyarakat

Jumat, 24 April 2026 - 20:05 WIB

Langkah Nyata Cegah Kenakalan Remaja, Danramil Empang Pimpin Sosialisasi di Sekolah

Jumat, 24 April 2026 - 19:36 WIB

Cegah Banjir dan Longsor, Persit KCK Dim 1607/Sumbawa Gencarkan Penghijauan

Jumat, 24 April 2026 - 19:27 WIB

‎Kompak Bersama Babinsa, Warga Penyaring Bersihkan Lapangan Sepak Bola

Jumat, 24 April 2026 - 19:03 WIB

Kompak Jaga Kamtibmas, Sinergitas Babinsa dan Muspika Lantung Dapat Apresiasi

Jumat, 24 April 2026 - 08:54 WIB

Tak Beri Ruang! Satresnarkoba Polres Sumbawa Ringkus 4 Pelaku Narkoba

Kamis, 23 April 2026 - 21:37 WIB

‎Tingkatkan Keamanan Wilayah, Koramil 1607-03/Ropang Gelar Patroli Malam Rutin

Berita Terbaru