Meretas Asa di ‘Negeri Seribu Bukit’: Yayasan Nurhayati Sahali Usulkan ‘Sekolah Kopi GDAD’ ke Presiden Prabowo

REDAKSI

- Redaksi

Selasa, 21 Oktober 2025 - 10:34 WIB

50724 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nurhayati Sahali

GAYO LUES, Aceh — Di tengah gempita program pemberantasan narkoba, sebuah usulan strategis nan ambisius datang dari jantung daerah penghasil ganja terbaik di Indonesia, Gayo Lues.

Ketua Yayasan Nurhayati Sahali (YNS), Nurhayati, secara resmi mengajukan proposal pendirian “Sekolah Kopi GDAD” kepada Presiden Prabowo Subianto, meyakini inisiatif ini adalah kunci bagi percepatan pertumbuhan ekonomi daerah dan mewujudkan salah satu janji dalam Asta Cita Presiden.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Usulan ini disampaikan bertepatan dengan suksesnya kolaborasi tahunan antara YNS—yang menaungi institusi pendidikan dari TK hingga SMA—dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Gayo Lues dalam kegiatan edukasi antinarkotika.

Sinergi GDAD: Mengubah Ladang Ganja Menjadi Kebun Kopi Berkelanjutan
Apresiasi tinggi dilayangkan Nurhayati kepada BNN Kabupaten Gayo Lues atas implementasi program Grand Design Alternative Development (GDAD).

Program ini, yang bertujuan mengalihkan mata pencaharian masyarakat dari menanam ganja ke komoditas alternatif, dinilai telah menemukan momentum dan komoditas yang tepat: Kopi.

“Pilihan Budidaya Kopi pada program GDAD sangat tepat. Sejak zaman Belanda, kopi telah menjadi tanaman rakyat di sini, namun belum dikelola secara masif dan terintegrasi,” ungkap Nurhayati dalam suratnya bertanggal 20 Oktober 2025.

Baca Juga :  Hari Libur,Kasat Sabhara Tetap Lakukan Patroli Guantibmas Serta Memonitor Situasi keamanan Di Wilayah Hukum Polres Galus

Yayasan Nurhayati Sahali sendiri telah aktif dalam program pengabdian masyarakat di Kecamatan Pining, salah satu lokasi strategis yang dulunya dikenal sebagai daerah penghasil ganja. Melalui inisiatif ini, yayasan melihat langsung kebutuhan mendesak masyarakat akan alternatif peluang ekonomi yang stabil dan berkelanjutan.

Sekolah Kopi: Inkubator Generasi Emas Kopi Gayo Lues

Untuk memastikan program GDAD Kopi ini tak hanya sekadar alih tanam, namun benar-benar memberikan multiplier effect dan added value yang maksimal, YNS mengusulkan dan siap bersinergi penuh dengan BNN RI untuk mendirikan Sekolah Kopi GDAD.

Sekolah Kopi ini didesain sebagai lembaga pendidikan terstruktur yang mengajarkan pemuda-pemudi Gayo Lues seluruh rantai nilai komoditas kopi. Kurikulumnya dirancang holistik, mencakup:

– Pra-Tanam: Perencanaan dan manajemen lahan, pemilihan bibit unggul, dan praktik konservasi.

– Budidaya: Teknik tanam modern, pemeliharaan berkelanjutan (organik/ramah lingkungan), dan kontrol kualitas.

– Pasca-Panen: Proses pemetikan, pengolahan (basah, kering, natural, honey), hingga standardisasi mutu.

– Hilirisasi Produk: Pengenalan mesin sangrai (roasting), teknik penyeduhan (brewing), pemasaran digital, hingga manajemen bisnis kopi.

“Di Sekolah Kopi ini, pemuda diajarkan mulai dari perencanaan sebelum penanaman hingga hilirisasi produk. Kami yakin, dengan bekal ilmu dan praktik yang komprehensif, Kopi GDAD akan menembus pasar global,” tegas Nurhayati.

Baca Juga :  Kapolres Gayo Lues Kunjungi Kediaman Pribadi Purnawirawan Polri, AKP Purn. Ramli Syarif.

Visi Ekonomi: Menopang Asta Cita dan Pertumbuhan 8 Persen

Lebih dari sekadar program sosial, usulan Sekolah Kopi GDAD ini adalah visi ekonomi yang berorientasi pada penciptaan kesejahteraan massal.

Target Multiefek:

– Peningkatan Kesejahteraan: Memberikan pendapatan yang jauh lebih stabil dan legal bagi masyarakat, menggantikan risiko bertanam ganja.

– Penciptaan Lapangan Kerja: Sekolah ini akan menelurkan petani, roaster, barista, dan wirausahawan kopi baru.

– Penumbuhan Industri Kreatif: Memicu munculnya kedai kopi lokal, industri pengolahan, dan ekowisata berbasis kopi di Gayo Lues.

“Melalui GDAD dan SEKOLAH KOPI, kami yakin kontribusi untuk meningkat 8% pertumbuhan ekonomi akan dapat terwujud, sebagaimana tertuang pada Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” tandasnya optimistis.

Peningkatan pertumbuhan ini selaras dengan salah satu misi Asta Cita, yaitu Melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri, serta Membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.

Pesan ini diakhiri dengan harapan besar agar Presiden Prabowo Subianto berkenan hadir untuk meresmikan langsung Sekolah Kopi GDAD, menandai dimulainya era baru Gayo Lues yang Bersinar (Bersih Narkoba) dan Sejahtera. []

Berita Terkait

Harimau Sumatera Muncul Berulang di Blangpegayon, Warga Cemas dan Pertanyakan Kesiapan Mitigasi Satwa Liar
Apresiasi Institusi dan Dukungan Profesi, Kapolres Gayo Lues Ganjar Personel Berprestasi dan Terima Penghargaan IDI
Residivis Pencurian Dibekuk di Blangkejeren, Polisi Tegaskan Penegakan Hukum dan Imbau Kewaspadaan Warga
Mantan Direktur RSUD di Gayo Lues, dr. Taufiq Ririansyah Tanjung, Wafat di Medan
Kunjungan Wamen Koperasi RI di Gayo Lues Tegaskan Percepatan Koperasi Desa sebagai Pilar Kemandirian Ekonomi Rakyat
Negara Hadir di Gayo Lues, Kunjungan Wakil Menteri Koperasi Tegaskan Arah Penguatan Koperasi dan UMKM Berbasis Desa
Pengukuhan Urang Tue Kampung Porang Periode 2025–2031 Diharapkan Perkuat Tata Kelola Adat dan Pemerintahan Kampung
Silaturahmi Lebaran Menguatkan Etos Kerja dan Disiplin Aparatur

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:35 WIB

Gebrakan Ketua RT 04 Sungai Pasir, Gandeng PT Solnet Bangun Gapura dan Dorong Penataan Wilayah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:55 WIB

Bupati Karimun Diminta Tinjau Legalitas Operasional Mayatama Solusindo, Dugaan Kelengkapan Perizinan Jadi Sorotan

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:49 WIB

Usaha Tanpa Izin Dipertanyakan, Pemkab Karimun Didesak Bertindak terhadap Dugaan Operasional ISP yang Belum Transparan

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:09 WIB

Hak Jawab Disampaikan Terkait Pemberitaan Penggunaan Anggaran di Lingkungan Imigrasi Karimun

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:34 WIB

Bupati Karimun Terima Kunjungan Tim Verifikasi dan Variasi Program Sekolah Nasional Terintegrasi

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:25 WIB

APH Diminta Periksa Sejumlah Kegiatan dan Anggaran Imigrasi Karimun Tahun 2025

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:43 WIB

Kanwil DJBC Khusus Kepri Bersama KPPBC TMP B Karimun Lakukan Pemusnahan  Barang Hasil Penindakan

Senin, 18 Mei 2026 - 12:57 WIB

Jaringan Lelet

Berita Terbaru