Membangun Fondasi Baru: BNNK Gayo Lues Meraih Penghargaan Berkat Pemberdayaan Ekonomi

REDAKSI

- Redaksi

Sabtu, 13 September 2025 - 20:46 WIB

50527 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Dalam kegiatan Commander Wish yang diselenggarakan di GOR Balai Besar Rehabilitasi BNN, Lido, Jawa Barat, BNNK Gayo Lues menorehkan prestasi signifikan. Pada Kamis, 11 September 2025, Kepala BNNK Gayo Lues, Fauzul Iman S.T., M.Si, menerima penghargaan langsung dari Kepala BNN RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto S.H., S.I.K., M.Si. Penghargaan ini menjadi simbol keberhasilan dari sebuah mahakarya program yang terstruktur rapi: Grand Design Alternative Development (GDAD).

Alih-alih hanya berfokus pada pendekatan represif, program ini menciptakan arsitektur sosial-ekonomi yang kokoh, menggantikan tanaman ganja dengan komoditas pertanian yang berkelanjutan. Di Gayo Lues, program ini berhasil membangun fondasi ekonomi baru berbasis kopi, membuktikan bahwa pendekatan humanis dan pemberdayaan adalah kunci dalam mengatasi masalah narkotika.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam arahannya, Kepala BNN RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto, menggarisbawahi tiga pilar utama yang menjadi pondasi kepemimpinannya: integritas, sinergitas, dan soliditas. Ia menekankan bahwa untuk mewujudkan visi Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba), setiap elemen BNN harus bergerak seirama, seperti sebuah tim konstruksi yang solid.

Baca Juga :  Pleno Pengurus PWI Pusat Batalkan Pemberhentian Ketua Umum

Komjen Suyudi juga memaparkan tiga misi strategis yang menjadi peta jalan BNN ke depan: pertama, peningkatan keamanan melalui kebijakan P4GN yang lebih berkualitas:

kedua, pemulihan & rehabilitasi yang lebih efektif bagi penyalahguna narkoba; dan ketiga, transformasi kelembagaan yang proaktif dan kolaboratif melalui transformasi digital, selaras dengan visi Indonesia Emas 2045. Strategi yang ia sebut sebagai War on Drugs for Humanity ini menunjukkan komitmen BNN untuk bertindak tegas terhadap para bandar, namun tetap mengedepankan pendekatan humanis bagi penyalahguna.

Kepala BNNK Gayo Lues, Fauzul Iman, memaparkan secara rinci tahapan pembangunan program GDAD, yang ia analogikan sebagai sebuah proyek konstruksi jangka panjang. Tahap Fondasi (2016-2018) berfokus pada pembangunan kepercayaan dengan pemangku kepentingan dan masyarakat.

Tahap Konstruksi Awal (2018) dimulai dengan penanaman perdana kopi di lahan seluas 100 hektar, memberdayakan 100 petani mantan penanam ganja. Proyek ini diperluas secara masif pada tahap Perluasan (2019-2022), mencapai total 2.120 hektar yang dikelola oleh 2.110 petani. Program ini tidak hanya berfokus pada produksi, tetapi juga membangun infrastruktur pemasaran pada tahap Finishing & Pemasaran Global (2022-2023).

Baca Juga :  Transjakarta Minta Maaf Penumpang Tunanetra Jatuh ke Got

Pembentukan Koperasi Kopi Merah Putih Gayo Lues Bersinar membuka jalan bagi biji kopi arabika Gayo untuk diekspor ke mancanegara, bahkan menembus pasar global seperti Starbucks.

Puncaknya, pada 2023, 1.007 petani mendapatkan sertifikasi dari Sustainable Development Service, menjamin kualitas produk untuk pasar ekspor.

Proyek terus berlanjut pada tahap Pemeliharaan & Pengembangan (2024), dengan fokus pada pembibitan, pengembangan agrowisata, dan kebun percontohan.

Program GDAD kini telah bertransformasi dari sekadar solusi alih profesi menjadi arsitektur ekonomi yang kokoh.

Keberhasilannya tidak hanya meningkatkan pendapatan per kapita masyarakat, tetapi juga menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Gayo Lues. Ini adalah bukti nyata bahwa pendekatan humanis yang terstruktur dan terperinci dapat membangun masa depan yang lebih baik, satu pondasi pada satu waktu. []

Berita Terkait

Di Tengah Tugas Kenegaraan, Haji Uma Tuntaskan Magister Cumlaude dan Diwisuda Bersama Putranya
Duka Mendalam Menyelimuti PWI, Zulmansyah Sekedang Berpulang di Tengah Pengabdian
Kasasi Di Tengah Kewajiban Transparansi: Saat Penjaga Hukum Dipertanyakan Komitmennya
Ramai di Medsos Soal Untung Mitra MBG, BGN Buka Data Sebenarnya
HPN 2026 Banten Sukses Digelar, Panitia Sampaikan Apresiasi kepada Seluruh Mitra dan Pemangku Kepentingan
HPN Banten 2026, PWI Pusat Salurkan 3.000 Paket Sembako Lewat Bakti Sosial
Jelang HPN dan Piala Dunia 2026, Insan Pers Perkuat Kebersamaan Lewat Sepak Bola
Tokoh Pers Senior Ikut Retret Bela Negara Wartawan PWI

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 11:36 WIB

Berawal dari Laporan Warga, Sarang Sabu di Labangka Digulung Polisi, Satu Pelaku Ditangkap

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:05 WIB

‎Merawat Tradisi Samawa, Babinsa Ikut Sukseskan Festival Melala Minyak di Bendungan Beringin Sila

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:01 WIB

Dekat dengan Rakyat, Koramil Moyo Hulu Turun Langsung Jaga Keamanan Lingkungan

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:59 WIB

‎Dandim 1607/Sumbawa Tegaskan Komitmen Pengabdian Melalui Sertijab Danramil Jajaran

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:26 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Bhayangkari Lombok Utara Jadikan Donor Darah sebagai Wujud Kemanusiaan dan Deteksi Dini Kesehatan

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:05 WIB

TNI dan Warga Bersatu Bangun Asa, Progres Jembatan Armco Kapasari 1 Capai 13 Persen

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:02 WIB

‎Koramil 1607-12/Moyo Hilir Dukung Sosialisasi Panduan Gladi Posko dan Gladi Lapang Penanggulangan Bencana di Moyo Utara

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:44 WIB

Skandal Deportasi Fiktif Imigrasi Mataram Sampai Ke KPK

Berita Terbaru