Ketua PWI Batam Dinilai Arogan, Aliansi LSM ORMAS Peduli Kepri Desak Klarifikasi dan Tindakan Konkret

KABIRO BATAM

- Redaksi

Minggu, 15 Juni 2025 - 21:23 WIB

50180 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam – Pernyataan kontroversial Ketua PWI Batam, M Kahfi Ashari, terkait wartawan yang belum mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) sebagai “preman” memicu reaksi keras dari Aliansi LSM ORMAS Peduli Kepri. Mereka menilai pernyataan tersebut tidak hanya tidak berdasar tetapi juga arogan dan berpotensi merusak citra PWI.

Ketua Aliansi LSM ORMAS Peduli Kepri, Ismail Ratusimbangan, menyatakan bahwa pernyataan M Kahfi Ashari tidak sesuai dengan Peraturan Dewan Pers Nomor 1 Tahun 2010. “Peraturan tersebut tidak menyebutkan bahwa wartawan yang belum UKW tidak boleh dilayani oleh narasumber,” kata Ismail dalam sebuah pernyataan yang tegas.

Baca Juga :  Mak Gawat,???. Lokasi Praktek Perjudian Mesin Galper Diduga Tidak Punya Izin Di Bukit Senyum.

Ismail juga menyoroti perilaku M Kahfi Ashari yang dinilai arogan dalam beberapa kesempatan, termasuk dalam grup WhatsApp dan acara Solidaritas Wartawan Batam. “Dia menggunakan bahasa yang tidak pantas dan menantang, seperti ‘ayo main kita’,” ungkap Ismail, menambahkan bahwa perilaku tersebut tidak sesuai dengan standar profesionalisme yang diharapkan dari seorang ketua organisasi wartawan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aliansi LSM ORMAS Peduli Kepri mendesak M Kahfi Ashari untuk memberikan klarifikasi dan meminta maaf atas pernyataannya. Mereka juga meminta PWI Batam untuk mengambil tindakan konkret untuk memperbaiki situasi dan menjaga profesionalisme organisasi. “Jika tidak ada respons yang memadai, kami akan mempertimbangkan langkah hukum,” kata Ismail, menegaskan keseriusan Aliansi dalam menangani kasus ini.

Baca Juga :  Kapolresta Barelang Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan Wakapolresta Barelang

Kritik terhadap M Kahfi Ashari bukan hanya datang dari Aliansi LSM ORMAS Peduli Kepri tetapi juga dari kalangan wartawan lainnya yang merasa prihatin dengan sikap dan pernyataan yang dianggap merusak citra profesi wartawan. “Kita semua berharap PWI Batam dapat menjadi contoh yang baik bagi organisasi wartawan lainnya,” kata Ismail, menutup pernyataannya dengan harapan untuk perbaikan di masa depan. [ALBAB]

Berita Terkait

Helo
Genggaman Judi Liar Di Batam: Kota Industri Diguncang’Jackpot’Ilegal, !
Polres Barelang Infeksi Mendadak Di Pasar Jodoh Tos 3000 Ada Apa,?. 
Dalam rangka menyambut peringatan HUT ke-80 Korps Marinir.
POLDA KEPRI TERIMA KUNJUNGAN IRJEN. POL. IBNU SUHAENDRA:
Reskrim Polsek Sekupang Berhasil Bongkar Kasus Pencurian Dengan Pemberatan di Wilayah Patam Lestari
Kapolresta Barelang Sambut Silaturahmi Pewarta Foto Indonesia Kepri, Dorong Sinergi Positif Dunia Jurnalistik dan Kepolisian
Satreskrim Polsek Sekupang Berhasil Bongkar Kasus Pencurian Dengan Pemberatan di Wilayah Patam Lestari

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:35 WIB

Gebrakan Ketua RT 04 Sungai Pasir, Gandeng PT Solnet Bangun Gapura dan Dorong Penataan Wilayah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:55 WIB

Bupati Karimun Diminta Tinjau Legalitas Operasional Mayatama Solusindo, Dugaan Kelengkapan Perizinan Jadi Sorotan

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:49 WIB

Usaha Tanpa Izin Dipertanyakan, Pemkab Karimun Didesak Bertindak terhadap Dugaan Operasional ISP yang Belum Transparan

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:09 WIB

Hak Jawab Disampaikan Terkait Pemberitaan Penggunaan Anggaran di Lingkungan Imigrasi Karimun

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:34 WIB

Bupati Karimun Terima Kunjungan Tim Verifikasi dan Variasi Program Sekolah Nasional Terintegrasi

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:25 WIB

APH Diminta Periksa Sejumlah Kegiatan dan Anggaran Imigrasi Karimun Tahun 2025

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:43 WIB

Kanwil DJBC Khusus Kepri Bersama KPPBC TMP B Karimun Lakukan Pemusnahan  Barang Hasil Penindakan

Senin, 18 Mei 2026 - 12:57 WIB

Jaringan Lelet

Berita Terbaru