KSOP Bima Disorot, Penjadwalan Kapal Diduga Tak Adil dan Untungkan Kelompok Tertentu

REDAKSI NTB

- Redaksi

Sabtu, 19 April 2025 - 11:40 WIB

50866 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bima|NTB, (19 April 2025),– Sejumlah pelaku usaha lokal di Kabupaten Bima mengeluhkan praktik pengaturan antrian kapal yang dinilai tidak adil di Dermaga KSOP Pelabuhan Bima, Jalan RE Martadinata, Tanjung, Kecamatan Rasanae Barat. Pola penjadwalan kapal yang diterapkan belakangan ini disebut merugikan para pengusaha lokal karena mengarah pada dominasi oleh pihak tertentu.

Kapal-kapal berkapasitas besar dari satu pengirim (shipper) dijadwalkan sandar secara berurutan, sementara kapal dari pengirim lainnya harus menunggu dalam ketidakpastian. Situasi ini memunculkan dugaan adanya penguasaan akses dermaga oleh kelompok tertentu, yang secara langsung berdampak pada kelancaran distribusi barang, khususnya jagung—salah satu komoditas utama Provinsi Nusa Tenggara Barat.

“Akses dermaga harus adil. Tidak seharusnya satu pihak memonopoli jalur distribusi yang seharusnya terbuka untuk semua,” ungkap salah satu pelaku usaha yang enggan disebutkan namanya, Sabtu (19/4/2025).

Ia mengaku pengiriman barang miliknya telah tertunda beberapa kali karena kapal dari pengirim lain terus-menerus mendapatkan prioritas sandar.

Para pelaku usaha mendesak Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Bima untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem antrian kapal yang berlaku saat ini. Mereka menilai sistem tersebut tidak transparan, tidak akuntabel, dan berpotensi melanggar prinsip keadilan dalam pemanfaatan fasilitas negara.

“Kami menuntut pengelolaan pelabuhan yang lebih adil dan tidak berpihak. Sistem yang ada sekarang justru memberi keuntungan lebih pada pihak tertentu yang menguasai akses dermaga,” tambahnya.

Baca Juga :  Tokoh Masyarakat Mengadu ke Bupati, Jalan Usar–Prode SP II Rusak Parah, Petani Menjerit Saat Musim Panen

Ketimpangan ini tidak hanya berdampak pada pelaku usaha lokal, namun juga berpotensi mengganggu stabilitas harga dan distribusi komoditas penting di wilayah NTB. Jika tidak segera dibenahi, kondisi ini dapat memicu krisis pasokan di tingkat lokal maupun regional.

Pelaku usaha berharap adanya sistem rotasi kapal yang terstruktur, terbuka, dan dapat diawasi bersama oleh semua pemangku kepentingan. Langkah ini dianggap penting untuk menjaga iklim usaha yang sehat, menjamin persaingan yang adil, dan memastikan kelancaran distribusi barang ke berbagai wilayah.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak KSOP Bima belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan yang disampaikan para pelaku usaha. (An)

Berita Terkait

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Patroli TNI Perkuat Keamanan Wilayah Plampang dan Sekitarnya
Cegah Konflik Meluas Pascakekerasan, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Perangkat Desa Turun Tangan Mediasi Warga
Dari Kebersihan Selokan hingga Kelestarian Hutan, Babinsa Kodim Sumbawa Ajak Warga Jaga Alam
Deteksi Dini dan Pencegahan Gangguan Keamanan, Tiga Satuan TNI Gelar Patroli Malam di Wilayah Sumbawa
Patroli Malam Jadi Komitmen Koramil Utan dalam Menjaga Stabilitas Wilayah
Dekat dengan Rakyat, Koramil Moyo Hilir Perkuat Pembinaan Teritorial
Unit Intel Kodim 1607/sumbawa Dan BNNP NTB Gerebek Dugaan Peredaran Sabu, Sepasang Kekasih Diciduk Dengan Barang Bukti 107,53 Gram!
Meriahkan Turnamen Sepak Bola Mini di Moyo Luar, Peltu Andri Mohar Tunjukkan Dukungan TNI terhadap Olahraga Masyarakat

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:30 WIB

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Patroli TNI Perkuat Keamanan Wilayah Plampang dan Sekitarnya

Minggu, 1 November 2026 - 20:24 WIB

Cegah Konflik Meluas Pascakekerasan, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Perangkat Desa Turun Tangan Mediasi Warga

Minggu, 1 November 2026 - 20:16 WIB

Dari Kebersihan Selokan hingga Kelestarian Hutan, Babinsa Kodim Sumbawa Ajak Warga Jaga Alam

Minggu, 1 November 2026 - 01:38 WIB

Deteksi Dini dan Pencegahan Gangguan Keamanan, Tiga Satuan TNI Gelar Patroli Malam di Wilayah Sumbawa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Patroli Malam Jadi Komitmen Koramil Utan dalam Menjaga Stabilitas Wilayah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Unit Intel Kodim 1607/sumbawa Dan BNNP NTB Gerebek Dugaan Peredaran Sabu, Sepasang Kekasih Diciduk Dengan Barang Bukti 107,53 Gram!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Meriahkan Turnamen Sepak Bola Mini di Moyo Luar, Peltu Andri Mohar Tunjukkan Dukungan TNI terhadap Olahraga Masyarakat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Sinergi TNI dan Masyarakat Jadi Fondasi Pencegahan Narkoba di Wilayah Alas

Berita Terbaru