Desa Sumberarum Gelar Kegiatan Sosialisasi Tentang Bahaya Narkoba.

KORWIL JAWA TIMUR

- Redaksi

Senin, 16 Desember 2024 - 19:05 WIB

50249 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BLITAR – Desa Sumberarum Kecamatan Wates Kabupaten Blitar menggelar Sosialisasi tentang bahanya Narkoba

Kegiatan berlasung di Pendopo Balai Desa Sumberarum Kecamatan Wates Kabupaten Blitar di mulai Pukul 08.00. WIB hingga selesai, Minggu (15/12/2024).

Kegiatan Sosialisasi bahaya Narkoba di buka oleh, Kepala Desa Sumberarum Agus Widodo. Beliau menyampaikan, bahwa Narkoba adalah obat obatan yang di larang oleh pemerintah.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Narkoba dilarang oleh Pemerintah karena membahayakan bukan hanya merusak kesehatan, namun Narkoba juga akan menghilangkan nyawa anak Generasi depan bangsa” Ucapnya.

Baca Juga :  Apakah PDIP, Golkar, Gerindra Dan PPP Pilih Layangkan Gugatan Sengketa Hasil Pil Wali Blitar Ke MK.

Untuk menjaga dan mengawasi anak Generasi kita, Kami berpesan kepada orang Tua tentunya untuk mengawasi dan menjaga anak anaknya agar tidak terjerumus ke lingkungan yang membawa anak – anak kita ke dunia Narkoba.

Kegiatan Sosialisasi tentang bahaya Narkoba di Desa Sumberarum tersebut juga di ikuti oleh para remaja serta orang tua sebagai bentuk kewaspadaan terhadap bahaya Narkoba.

Babinkamtibmas, Bripka. Yudha menjelaskan, tentang bahaya Narkoba untuk Generasi penerus bangsa.

Narkoba saat ini peredaranya sangat mengawatirkan, bukan di kalangan Remaja tapi sudah merebah ke Anak anak.

Baca Juga :  Bupati Tulungagung Resmikan Klinik UIN Satu

Selain itu katanya, ada beberapa jenis Narkoba dan sangsi sangsi Hukum bagi pengguna dan pengedar tersebut sangatlah berat. Untuk itu, kegiatan Sosialisasi ini di gelar, hakekatnya untuk memberikan edukasi tentang bahaya Narkoba sama artinya dengan menyelamatkan nyawa anak bangsa.

Dengan adanya Sosialisasi Bahaya Narkoba ini lanjutnya, agar para remaja dan orang tua bisa mengawasi anak-anak nya agar tidak terjerumus lebih dalam Narkoba.

“Sehingga nantinya, orang tua dari remaja tersebut bisa tahu untuk hidup sehat tanpa Narkoba” Pungkasnya. [MUJANI]

Berita Terkait

Empat Pimpinan DPRD Tulungagung Dipanggil KPK, Penelusuran Dugaan Pemerasan Gatut Sunu Masuki Babak Baru
Dugaan Pengadaan LKS di MIN 1 Trenggalek Kian Menggantung, Keterangan Sekolah dan Komite Berbeda, DPRD Minta Audit Menyeluruh
Anggota DPRD Tulungagung Sutomo Mengundurkan Diri, Proses PAW Menuju Penggantian oleh Peraih Suara Terbanyak Kedua
Segenap keluarga besar Media Oposisi News 86 Provinsi Jawa Timur serta seluruh mitra kerja mengucapkan:
Warga Desa Ketanon Terima Bantuan Sembako Dengan Tertib 
Akhirnya Setelah 1,5 Tahun Rusak,Jembatan Junjung Tulungagung Segera Di Perbaiki.
Akibat Sarpras Dan Supplier 18 SPPG di Tulungagung Dihentikan Operasi, BGN Ungkap Permasalahan.
PPPK Paruh Waktu Menjerit, Gaji Rp300 Ribu Sebulan Jadi Sorotan DPRD Tulungagung

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:34 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Duka atas Gugurnya Anggota POM TNI Saat Bantu Penangkapan Terduga Bandar Narkoba di Bireuen

Senin, 27 Juli 2026 - 14:42 WIB

BPBD Subulussalam Minta Warga Bersabar, Bantuan Rumah Pascabencana Masih Tertahan di Tahap Pertama

Senin, 27 Juli 2026 - 13:23 WIB

852 Motor untuk Imum Gampong Digelontorkan, Keberhasilan Program Kini Dipertaruhkan

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:57 WIB

Pegadaian Syariah dan Serikat Pekerja Bersama Rumah Zakat Gelar Khitanan Massal untuk 16 Anak di Banda Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:26 WIB

Klarifikasi Sekda Bongkar Simpang Siur Informasi, Terduga Kasus Sabu Dipastikan Bukan ASN Pemkab Gayo Lues

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:39 WIB

Dari Informasi Warga hingga Penangkapan ASN, Polisi Telusuri Dugaan Jaringan Peredaran Sabu di Gayo Lues

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:56 WIB

Dua Mantan Petani Ganja Gayo Lues Bersaksi di Hadapan Kepala BNN RI, Program Alih Komoditas Jadi Sorotan Puncak HANI

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:29 WIB

Kritik Pejabat Tak Boleh Berhenti di Media Sosial, Bukti Harus Bicara

Berita Terbaru