Ketua Umum LMCM Provinsi Riau Klarifikasi Pemberitaan Terkait Penyerobotan Lahan Mangrove.

REDAKSI

- Redaksi

Rabu, 5 Juni 2024 - 19:20 WIB

50348 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yang Bertempat di Desa Batang Meranti Pulau Berbau Oleh Perusahaan Asal Tembilahan.

Laporan: Kabiro Oposisi-News86 Meranti, Yudi Yustira.

Meranti – Ketua umum Dewan pimpinan pusat Laskar Melayu Cendikiawan Muda (LMCM) Propinsi riau yang juga sebagai pengurus baching plant di area Kelompok Mangrove Meranti lestari Angkat bicara setelah beberapa waktu lalu diberitakan terkait penyerobotan dan perusakan mangrove.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini mendapat sanggahan dari
Jefrizal yang merupakan Putra kelahiran Centai pulau Merbau itu.

Menurutnya, bahwa pelaksanaan Baching plant adalah bentuk investasi dirinya untuk pembangunan pulau Merbau yang selama ini sangat minim atas pembangunan dan tergolong daerah Termiskin, terluar dan terbelakang.

“Saat ini sudah saatnya masyarakat Pulau Merbau kompak, bersatu, untuk mewujudkan pulau Merbau yang terdepan, maju dan cerdas,” Kata Jefrizal.

Menurutnya, pelaksana baching plant tersebut menggunakan Lahan kelompok mangrove Meranti lestari dan sudah mendapat persetujuan untuk kegunaan pinjam pakai sekitar setahun, kemudian didukung oleh aparat pemerintah dan tokoh kecamatan masa itu.

Baca Juga :  Meranti Raih Peringkat 8 pada MTQ Provinsi Riau 2024

Terkait administrasi tentunya kita juga memaklumi posisi Meranti sebagai pulau mangrove untuk banyak aturan dan regulasi dilaksanakan, untuk itu dirinya sudah memasukkan permohonan Pinjam pakai lahan dengan UPT Dinas LHK dan kehutanan kepulauan Meranti.

Kemudian keterangan penyesuaian tata ruang di dinas PUPR serta Mendaftarkan ke dinas penanaman modal satu pintu sebagai langkah menjalani regulasi hukum yang ada.

Untuk itu ia mengharap kepada pihak-pihak lain yang memberitakan berlebihan itu agar kembali sadar akan efek negatif yang ditimbulkan pulau Merbau akibat ada isu-isu yang membuat soalah-olah ada pro kontra.

Padahal, seluruh masyarakat Pulau Merbau mendukung penuh kegiatan itu dan hal ini sudah ratusan tahun berlalu Pulau Merbau menanti pembangunan nasional.

“Sangat layak rasanya hari ini untuk tetap mendukung dan bersama berfikir maju cerdas dan bearwah demi pulau Merbau keluar dari Zona Miskin, terbelakang dan terisolasi,” Sebut Jefrizal lagi.

Baca Juga :  Kapolres Meranti Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Lancang Kuning 2024.

Adapun terkait penghijauan dilokasi tersebut kata Afrizal, Dirinya juga sudah melakukan penanaman mangrove sepanjang bibir pantai sebagai bentuk prihatinya untuk menjaga Ekosistim tanaman bakau tetap tumbuh dan subur.

Tambahnya , bahwa kegiatan penanaman mangrove adalah Kegiatan rutin Organisasi LMCM yang ia pimpin, dan sejauh ini setiap tahun melaksanakan kegiatan penghijauan dan penanaman mangrove Se Meranti dan sangat menjaga kelestarian Lingkungan itu.

Terkait kegiatan baching plant itu, bahwa itu adalah investasi pribadi dan tidak ada sangkut paut sama perusahaan dan menurutnya, siapapun perusahaan dan darimanapun yang dapat pelelangan kegiatan Jalan itu hendaklah tetap menggunakan jasa baching plant itu, dan sifatnya juga tidak memaksa. Jadi tidak perlu ada spekulasi dan pemikiran negatif atas pelaksanaan itu.

“Kita mengajak untuk semua bekerja sama demi terlaksananya kegiatan jalan Pulau Merbau dan memaklumi posisi pelaksana baching plant yang ia buat,” Tutupnya. []

Berita Terkait

Dugaan Perizinan dan Asal Kayu Galangan Kapal di Serapung Disorot, Warga Desak Transparansi
Dugaan Pemukulan Anak Yatim di Areal Perkebunan Pelalawan Disorot, Seruan Hentikan Praktik “Hukum Rimba” Menguat
Humas PT Essa Indah Timber Bantah Dugaan Penebangan Pohon Bernilai Konservasi, Tokoh Masyarakat Siap Tempuh Jalur Hukum
Dugaan Penebangan Pohon Bernilai Konservasi di Area Kerja PT Essa Indah Timber Disorot, Aparat Diminta Usut Tuntas dan Buka Dokumen Perizinan
Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan dan Keselamatan Kerja Mencuat di PT Indosawit, Desakan Pengawasan Menguat
Pukul 14.00 WIB Kantor Desa Sari Makmur Masih Terkunci, Warga Pertanyakan Disiplin Pelayanan Publik
GRIB Jaya Indonesia Rayakan HUT ke-15 dengan Penanaman 10.000 Pohon Mangrove dan Bakti Sosial di Kepulauan Meranti
STOP PERSS WARTAWAN MEDIA OPOSISI NEWS 86.COM

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:05 WIB

‎Gotong Royong Bersihkan Pantai Ai Limung, Wujud Nyata Kemanunggalan TNI dan Rakyat ‎

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:38 WIB

Perkuat Pelayanan Air Bersih, Dandim 1607/Sumbawa Dukung Kebijakan Penyesuaian Tarif Perumda Batulanteh

Rabu, 1 Juli 2026 - 12:05 WIB

Tim Inafis Turun Tangan Usai Penemuan ABK Meninggal di Perairan Gilimas

Rabu, 1 Juli 2026 - 07:05 WIB

Kodim 1607/Sumbawa Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Melalui Penyiapan Satuan Perbantuan Triwulan II TA 2026

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:53 WIB

Kasdim 1607/Sumbawa: Data Akurat Kunci Keberhasilan Pembangunan Ekonomi Nasional

Senin, 29 Juni 2026 - 16:58 WIB

‎Kebersamaan TNI dan Rakyat Terwujud dalam Pembangunan Masjid Baiturrahman

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:53 WIB

Anggota Posramil 02/Plampang Gelar Patroli Malam Demi Jaga Keamanan Wilayah

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:54 WIB

Cegah Gangguan Sejak Dini, Patroli Rutin TNI Disambut Positif Masyarakat

Berita Terbaru