Diduga Kasus Korupsi Penerimaan Guru Bantu Disdikpora Kampar terkesan Lamban dan Jalan di Tempat.

REDAKSI

- Redaksi

Jumat, 10 Mei 2024 - 13:30 WIB

50684 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Kaperwil Provinsi Riau, Jefrizal.

 

Kampar – Diduga Korupsi Penerimaan Guru Bantu di Disdikpora Kabupaten Kampar yang di tangani oleh Kejari Kampar, akhir – akhir ini kembali jadi dipertanyakan, bagaimana tidak, Lambannya penanganan Kasus penerimaan guru bantu di Disdikpora Kampar yang di tangani oleh Kejaksaan Negeri Kampar yang terkesan jalan di tempat.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padahal Kasus ini Sudah banyak yang di Periksa sebelumnya seperti Mantan Kadisdikpora Kampar, Muhammad Yasir, Mantan Sekda, Yusri dan Kadisdikpora Kampar saat ini, Aidil juga pernah di periksa terkait kasus penerimaan Guru Bantu ini.

Untuk memastikan Kasus Guru Bantu ini, Wartawan mencoba Konfirmasi Kepala Kejaksaan Negeri Kampar Bapak Sapta Putra, S.H., M.Hum lewat WhatsApp pribadinya, Rabu(08/05/2024).

Mulai Pesan singkat WhatsApp sampai telpon di layangkan, tak ada jawaban sama sekali dan Akhirnya Wartawan mencari ke kantornya, namun tak bisa ditemui.

Baca Juga :  Pemkab Meranti Ingatkan PPK Jaga Netralitas

Selanjutnya Wartawan Langsung mengkonfirmasi Ke anggota Penyidik Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Aris di Kantor Kejari Kampar.

“Terkait kasus Korupsi Penerimaan Guru Bantu di Disdikpora Kampar, Silahkan Konfirmasi langsung Ke Kasi Pidsus,” Katanya dengan Singkat

Selanjutnya Wartawan Konfirmasi Kasi Pidsus, Marthalius Lewat pesan WhatsApp namun tetap tak ada jawaban, dan susah untuk di temui.

Adapun proses sebelumnya, Adanya dugaan korupsi dana penerimaan guru bantu di Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kampar dibidik Kejari Kampar. Bantuan bersumber dari bantuan keuangan (Benkeu) Provinsi Riau Tahun 2021 ini senilai Rp16.535.000.000 milyar.

“Kejari Kampar saat ini tengah mendalami dugaan korupsi penerima guru bantu Provinsi di Kabupaten Kampar pada tahun 2021,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kampar Arif Budiman melalui Kasi Intel Rendy Winata, Rabu (15/03/2023).

Dalam perkara ini kata Rendy, sejumlah pihak telah diperiksa secara maraton dan masih terus berlanjut. Ia juga mengaku saat ini pihaknya telah meningkatkan status perkara tersebut.

Baca Juga :  Ini Pesan Plt. Bupati Meranti Di Saat Peringati Hari Raya Umat Buddha.

“Sudah kita tingkatkan statusnya dari penyelidikan ke penyidikan, saat ini masih perkaranya terus berjalan,” terang Mantan Kasi Intel Kejari Serolangun Provinsi Jambi itu.

“Dari hasil penyelidikan ditemukan dalam pelaksanaan penerimaan guru bantu tidak sesuai dengan prosedur dan diduga kuat dipungut biaya,” katanya.

Dijelaskannya, guru bantu merupakan guru non PNS yang diseleksi pada tahun 2005-2007 dan diverifikasi oleh Provinsi riau. Untuk Kabupaten Kampar modus operandi dilakukan dengan cara menyisipkan/mengganti guru bantu yang telah mengundurkan diri karena alasan diterima P3K atau PNS serta karena meninggal dunia.

“Sehingga yang seharusnya tidak ada penerimaan atau pergantian guru bantu karena tidak adanya seleksi atau penerimaan secara resmi yang dilakukan oleh panitia seleksi yang berwenang,” ungkap Rendy. []

Berita Terkait

Dugaan Perizinan dan Asal Kayu Galangan Kapal di Serapung Disorot, Warga Desak Transparansi
Dugaan Pemukulan Anak Yatim di Areal Perkebunan Pelalawan Disorot, Seruan Hentikan Praktik “Hukum Rimba” Menguat
Humas PT Essa Indah Timber Bantah Dugaan Penebangan Pohon Bernilai Konservasi, Tokoh Masyarakat Siap Tempuh Jalur Hukum
Dugaan Penebangan Pohon Bernilai Konservasi di Area Kerja PT Essa Indah Timber Disorot, Aparat Diminta Usut Tuntas dan Buka Dokumen Perizinan
Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan dan Keselamatan Kerja Mencuat di PT Indosawit, Desakan Pengawasan Menguat
Pukul 14.00 WIB Kantor Desa Sari Makmur Masih Terkunci, Warga Pertanyakan Disiplin Pelayanan Publik
GRIB Jaya Indonesia Rayakan HUT ke-15 dengan Penanaman 10.000 Pohon Mangrove dan Bakti Sosial di Kepulauan Meranti
STOP PERSS WARTAWAN MEDIA OPOSISI NEWS 86.COM

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:05 WIB

‎Gotong Royong Bersihkan Pantai Ai Limung, Wujud Nyata Kemanunggalan TNI dan Rakyat ‎

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:38 WIB

Perkuat Pelayanan Air Bersih, Dandim 1607/Sumbawa Dukung Kebijakan Penyesuaian Tarif Perumda Batulanteh

Rabu, 1 Juli 2026 - 12:05 WIB

Tim Inafis Turun Tangan Usai Penemuan ABK Meninggal di Perairan Gilimas

Rabu, 1 Juli 2026 - 07:05 WIB

Kodim 1607/Sumbawa Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Melalui Penyiapan Satuan Perbantuan Triwulan II TA 2026

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:53 WIB

Kasdim 1607/Sumbawa: Data Akurat Kunci Keberhasilan Pembangunan Ekonomi Nasional

Senin, 29 Juni 2026 - 16:58 WIB

‎Kebersamaan TNI dan Rakyat Terwujud dalam Pembangunan Masjid Baiturrahman

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:53 WIB

Anggota Posramil 02/Plampang Gelar Patroli Malam Demi Jaga Keamanan Wilayah

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:54 WIB

Cegah Gangguan Sejak Dini, Patroli Rutin TNI Disambut Positif Masyarakat

Berita Terbaru